Tampilkan postingan dengan label Mazmur 13 - memfokuskan diri pada kebaikan Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mazmur 13 - memfokuskan diri pada kebaikan Allah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2026

Mazmur 13 - memfokuskan diri pada kebaikan Allah

Shalom... 
Firman Allah untuk kita 

Mazmur 13-6a
Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
Mazmur 13:6b
Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

Saudara saudari, dalam bacaan perikop ini dapat kita lihat bahwa Pemazmur merasa bahwa Allah tidak memperdulikan kehidupannya, namun satu hal yang pasti, meskipun kehidupan itu makin perih dan mengguncang Imanya terhadap Allah, pengakuan dan pujian pemazmur tidak berubah terhadap Allah. 

Dalam kehidupan kita, Penderitaan adalah merupakan bagian hidup manusia. Ketika kita mengalaminya, hanya Tuhan yang mau mengerti isi hati dan keluh kesah kita. 
Menanti di tengah ketidakpastian tentu sangat bisa menimbulkan keputusasaan. Namun demikian, sesungguhnya perkataan ataupun keyakinan seperti hal itu tidak berlaku bagi setiap orang percaya. Sebab Allah tidak pernah cuek ataupun tidak peduli terhadap umat-Nya. 
Memang segala bentuk kehidupan di dunia, baik sukacita dan penderitaan olrh Iman terkadang harus kita lalui dengan kepedihan dan air mata, tetapi mari kita mengingat dan percaya bahwa Allah pasti akan menjawab setiap doa dan permohonan kita. 

Oleh karena Itu, marilah kita belajar memfokuskan diri pada kebaikan Allah dalam hidup kita. 
Sebab dengan pengharapan yang benar akan Allah, Kuasa roh kudus akan memampukan kita agar tetap dapat bersorak-sorai memuji Allah sambil menanti jawaban doa dari Allah atas pergumulan hidup kita, seperti kata pemazmur: "kepada kasih setia-Mu aku percaya" 

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

theologi Lutheran

Bagian 2 - penjelasan tentang Pengakuan Iman Nicea

Tanggal pasti dan penulis pengakuan iman Athanasius tidak diketahui. Pengakuan ini mengambil namanya dari tradisi teologis Santo Athanasius....

what about theologi luther ?