Tampilkan postingan dengan label renungan harian luther. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan harian luther. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2026

khotbah persekutuan doa keluarga - pembenaran oleh Yesus Kristus

Hal yang perlu kita sadari adalah kasih karunia Allah dilimpahkan kepada kita jauh melampaui perbuatan dosa yang dilakukan oleh Adam (15-16). Kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal oleh Yesus Kristus Tuhan kita.

Mari kita renungkan bahwa kasih karunia Allah jauh melampaui segala hal yang dapat kita pikirkan. Janganlah ada kecurigaan kepada Allah yang telah melimpahkan kasih-Nya, dan biarlah kebenaran-Nya menuntun kita kepada hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

Teologi Lutheran tata Cara dalam Membaca Alkitab menurut Martin Luther

Teologi Lutheran tata Cara dalam Membaca Alkitab menurut Martin Luther

I. Pendahuluan
Workshop ini membahas pemikiran teologis Martin Luther, khususnya mengenai:
1. Reformasi Gereja
2. Otoritas Alkitab
3. Prinsip Sola Scriptura
4. Cara membaca Alkitab
5. Hubungan antara iman, keselamatan, dan etika Kristen
Luther tidak bermaksud mendirikan gereja baru, melainkan ingin memperbarui Gereja yang ia cintai agar kembali setia pada Injil.

II. Reformasi Gereja dan Kritik terhadap Tradisi
Luther mengkritik tradisi gereja yang tidak memiliki dasar Alkitab, antara lain:
1. Kewajiban selibat bagi imam
2. Penyalahgunaan kekuasaan oleh uskup
3. Ketidakjujuran dan keserakahan pemimpin gereja
Menurut Luther:
1. Tradisi gereja tidak boleh menggantikan otoritas Kitab Suci
2. Keselamatan tidak bergantung pada gereja atau pemimpinnya, melainkan pada firman Allah
Akibat kritik ini, Luther akhirnya dikucilkan (ekskomunikasi) oleh Paus.

III. Sola Scriptura: Alkitab sebagai Sumber Keselamatan
Prinsip utama Luther adalah Sola Scriptura, yang berarti:
Keselamatan dan anugerah hanya berasal dari Kitab Suci.
Implikasinya:
1. Gereja tidak menciptakan Alkitab
2. Alkitablah yang membentuk gereja
3. Otoritas gereja berasal dari firman Allah dan Yesus Kristus, bukan dari jabatan Paus

IV. Humanisme dan Kembali ke Sumber Asli
Pemikiran Luther dipengaruhi oleh gerakan humanisme, yang mendorong:
1. Kembali ke teks asli
2. Membaca sumber utama, bukan hanya komentar
Dalam konteks Alkitab:
1. Gereja sebelumnya hanya memakai terjemahan Latin
2. Luther menegaskan pentingnya membaca Alkitab dalam bahasa aslinya:
 Bahasa Ibrani (Perjanjian Lama)
 Bahasa Yunani (Perjanjian Baru)
Inilah dasar teologi biblika modern, yang hingga kini masih dipakai dalam studi teologi.

V. Penerjemahan Alkitab dan Bahasa Lokal
Penerjemahan Alkitab membawa dampak besar bagi budaya dan bahasa:
1. Dalam banyak bangsa Eropa, Alkitab adalah buku pertama yang ditulis dalam bahasa mereka
2. Bahasa tulis sering kali “dibentuk” demi menerjemahkan Alkitab
Hal ini juga terjadi pada:
1. Bahasa Jerman
2. Bahasa Finlandia
3. Bahasa Batak
Karena itu, Reformasi bukan hanya peristiwa teologis, tetapi juga peristiwa budaya dan linguistik.

VI. Kristus sebagai Kunci Membaca Alkitab
Menurut Luther, untuk menjawab pertanyaan: “Apa yang benar dalam Alkitab?”
Kita harus terlebih dahulu bertanya: “Bagaimana hal ini memuliakan Kristus?”
Prinsip utama:
1. Tujuan Alkitab adalah memuliakan Yesus Kristus
2. Alkitab tidak diberikan untuk:
 Membuat teori ilmiah
 Membuktikan sains
 Menjawab semua persoalan sejarah
3. Alkitab diberikan untuk:
 Menyatakan Kristus
 Memberi kepastian keselamatan
 Menyatakan kasih Allah

VII. Contoh: Kreasionisme dan Teori Evolusi
Ketika teori evolusi (Charles Darwin) muncul:
1. Sebagian orang Kristen mengembangkan doktrin kreasionisme
2. Tujuannya menentang teori evolusi dengan Alkitab
Menurut Luther:
1. Ini keliru, karena Alkitab dipakai untuk tujuan lain, bukan Kristus
2. Hal-hal seperti teori penciptaan bukan inti iman Kristen
3. Fokus iman adalah keselamatan dalam Kristus

VIII. Inspirasi Alkitab menurut Luther
Pandangan Luther tentang inspirasi Alkitab:
1. Bukan setiap kata diilhami secara literal
2. Yang diilhami adalah pesan dan kesaksiannya tentang Kristus
Karena itu:
1. Tidak semua kitab memiliki bobot teologis yang sama
2. Kitab yang paling membawa orang kepada Kristus lebih penting
Luther menilai bahwa:
1. Paulus lebih jelas membawa kepada Injil Kristus
2. Yakobus dianggap kurang tepat secara teologis dalam beberapa hal

IX. Perjanjian Lama dan Kristus
Menurut Luther:
• Perjanjian Lama harus dibaca dengan mencari Kristus di dalamnya
• Kadang diperlukan:
 Imajinasi teologis
 Bimbingan Roh Kudus
Tanpa Kristus, Alkitab hanya menjadi teks biasa.

X. Etika Kristen dan Keselamatan
Etika Kristen penting, tetapi:
• Bukan dasar keselamatan
• Keselamatan datang hanya dari Kristus
Pandangan Luther:
• Hukum Taurat Perjanjian Lama tidak mengikat orang Kristen
• Sepuluh Perintah Allah menjadi pedoman moral universal
• Gereja-gereja boleh memiliki tradisi hidup yang berbeda
Yang terpenting:
Kristus tetap menjadi pusat iman dan kehidupan Kristen.

XI. Kesimpulan workshop
Pokok utama teologi Luther:
1. Kristus adalah pusat Alkitab
2. Alkitab adalah dasar gereja
3. Keselamatan oleh anugerah, bukan hukum
4. Tidak ada gereja yang sempurna
5. Teologi dipelajari untuk memahami iman secara kritis dan jujur

Kamis, 19 Februari 2026

Ibadah yang sejati - Mazmur 50

Shalom.... 

Firman Allah untuk kita. 
Mazmur 50:15
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku."
Mazmur 50:16
Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: "Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,
Mazmur 50:17
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
Mazmur 50:18
Jika engkau melihat pencuri, maka engkau berkawan dengan dia, dan bergaul dengan orang berzinah.
Mazmur 50:19
Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat, dan pada lidahmu melekat tipu daya.
Mazmur 50:23
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya."

Saudara saudari, pada bacaan Firman Allah untuk kita pada hari ini dapat kita lihat bahwa Mazmur ini seperti teguran nabi mewakili Allah kepada umat-Nya. Sebab jikalau kita merenungkan ayat. 1-6 bunyinya seperti sastra gugatan (bdk. Yes. 1:4; Mik. 6:1-2). 
Allah menjadikan langit dan bumi sebagai saksi terhadap tuduhan Allah kepada manusia. Dan dasar tuduhan itu adalah ikatan perjanjian Allah dengan umat-Nya (5). Dimana umat Tuhan telah melakukan ibadah namun tanpa pengenalan yang benar. Sebab sesungguhnya, Allah tidak berkenan pada persembahan kurban mereka karena mereka telah salah mengerti Allah "tidak mengenal Allah dengan benar"(8-13). Mereka menganggap bahwa Allah membutuhkan kurban untuk memuaskan diri-Nya. Padahal semua yang mereka persembahkan adalah milik Allah. 
Dengan demikian, Yang Allah kehendaki sesungguhnya adalah hanya persembahan syukur (14-15). Mereka harus bersyukur oleh karena kebaikan dan pertolongan Tuhan. Persembahan kurban yang mereka persembahkan pasti akan diterima oleh Tuhan jikalau keluar dari hati yang bersyukur. Ibadah yang sejati akan keluar dari hati yang bersyukur karena atas segala kebaikan Tuhan. Ibadah sejati tidak terletak pada persembahan kurban atau persembahan uang/harta yang berlimpah, tetapi yang lebih utama sesungguhnya adalah perubahan hidup yang semakin kudus, semakin benar dan adil, menjadikan hidup hanya untuk kemuliaan Tuhan.

Sebab Firman ini juga menegaskan bahwa Allah menuntut setiap umat-Nya agar hidup serasi dengan kegiatan ibadah. Begitu banyak orang yang berlaku munafik seperti yang ditegur Tuhan dalam mazmur ini. Berbagai kegiatan kerohanian dapat menjadi tidak murni jikalau tidak sepadan dengan kehendak Allah, yang artinya kita melakukan ibadah hanya sebagai rutinitas, kepenuhan waktu ataupun untuk menipu orang lain agar kita terlihat kudus dan dapat dipuji.  Ingatlah bahwa Allah tidak akan pernah dapat ditipu. Dan Allah akan menghukum orang orang yang meski beribadah siang dan malam namun tetap saja melanggar perintah-Nya dan  tidak memiliki hidup yang berbeda dengan orang kafir (ayat 22-23). 
Lalu, bagaimanakah Ibadah yang benar?. Ibadah yang benar ialah ibadah yang di tuntun dan di kuasai oleh Kuasa Roh kudus yang mana Ibadah itu berlangsung hanya untuk kemuliaan Allah, Allah mencari kita, Allah memanggil kita, Allah mengumpulkan kita, menerangi kita dengan InjilNya dan menguduskan kita dan dalam kehidupan kita tiap tiap hari, benar benar hidup dipenuhi dengan perbuatan kebenaran dan keadilan, sikap hati yang tulus dan jujur, serta hubungan kemanusiaan yang yang suci dan saling mengasihi sesama, ketika kita beribadah kita Fokus hanya menerima suara Allah, lalu dalam kehidupan Nyata kita juga fokus hanya untuk melakukan kehendak Allah.

Oleh karena itu, marilah kita introspeksi diri, apakah kita termasuk umat yang setia atau tidak setia? Jika kita termasuk setia, mari pertahankan kesetiaan kita. Jika termasuk umat yang tidak setia, cepat bertobat, jangan sampai Allah 'menerkam' kita. 

sebagai umat yang dikasihi Tuhan, marilah kita belajar hidup sesuai dengan kerinduan-Nya, yakni hidup dengan penuh ucapan syukur yang tulus dan cara hidup yang benar.

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semuanya amin....

Senin, 16 Februari 2026

Analogi Hidup - MANUSIA TIDAK DAPAT HIDUP TANPA TUHAN

MANUSIA TIDAK DAPAT HIDUP TANPA TUHAN
The Proporsional :

Di saat Allah mau menciptakan ikan, Allah berfirman/berbicara kepada lautan di bumi. Ketika Allah ingin menciptakan pohon, Allah juga berfirman/berbicara kepada bumi. Lalu, ketika Allah mau menciptakan manusia, Allah berpaling kepada diri-Nya sendiri, dan berkata, Kej.1:26 "Baiklah Kita menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Kita_𝓘𝓶𝓪𝓰𝓸𝓭𝓮𝓼"

𝕂𝕖𝕟𝕪𝕒𝕥𝕒𝕒𝕟 𝕙𝕚𝕕𝕦𝕡
Jika Ikan keluar dari air, maka tidak lama ia akan mati, ketika akar pohon tidak menyatu dengan bumi/tanah maka ia juga akan mati. Demikianlah dengan Manusia, saat manusia terpisah dengan Tuhan Allah, maka ia akan mati (Yoh. 15:6).

Iblis telah berhasil membuat manusia terpisah dengan Allah, sebab manusia lama itu lebih memilih tawaran iblis dari pada taat akan perintah Allah. Keterpisahan itu membuat hidup manusia melarat dan sungguh menderita, terbelenggu oleh dosa. Lalu bagaimanakah Allah memandang manusia itu ?. 

Allah memindahkan manusia itu dari kemelaratan dan menempatkan kembali ke dalam kemuliaan Kristus. Allah tidak menganggap keterpisahan antara manusia dengan Allah menjadi masalah kecil, sebab dosa adalah masalah besar. Dengan demikian Ia harus menjadi manusia supaya hukum maut dapat terkalahkan dan manusia kembali berada di dalam kemuliaanNya. Kematian sang putera Allah membawa hidup baru bagi manusia, dan secara utuh Allah kembali mempersatukan manusia dengan DiriNya, tanpa sedikit pun dorongan dan inisiatif manusia. 
Yesus dengan jelas dan berterus terang mengatakan Yoh. 15:5 "Akulah pokok anggur dan Kamulah ranting-rantingnya" Segala ranting yang terpisah dengan pokok/dahan maka akan tetap mati. 

Manusia tidak dapat memisahkan diri dan meninggalkan Allah, sebab Allah adalah sumber kehidupan kita. Kita telah diciptakan olehNya untuk hidup dalam kemuliaanNya. Kita harus tetap terhubung dengdengan-Ny

Dan ingat, air tanpa ikan tetaplah air, tetapi ikan tanpa air bukanlah apa-apa. Tanah tanpa pohon tetaplah tanah, tetapi pohon tanpa tanah bukanlah apa-apa. Tuhan tanpa manusia tetaplah Tuhan, tetapi manusia tanpa Tuhan bukanlah apa-apa.

 𝓭𝓸𝓶𝓲𝓷𝓲 𝓶𝓪𝓷𝓮𝓽 𝓲𝓷 𝓪𝓮𝓽𝓮𝓻𝓷𝓾𝓶
#vdma

Rabu, 04 Februari 2026

Doa kamis pagi - Lutheran

Syalom!
Damai sejahtera Allah atas kita semua. Amen!

"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus." Demikianlah firman Tuhan.
(Galatia 3:26-27)

Marilah kita berdoa demikian:
Ya Tuhan Yesus, melalui kasih karunia-Mu yang memperbarui yang diberikan dalam Baptisan, Engkau telah menjadikan aku ciptaan baru melalui darah penebusan-Mu. 
Aku mengaku kepada-Mu, Engkau yang menyenyelidiki hati, bahwa di dalam diriku, yang ada dalam daging yang berdosa ini, berdiam segala macam pikiran jahat, keinginan jahat, dan hasrat berdosa. Kejahatan ini selalu ada padaku dan menodai upaya terbaikku untuk melakukan kehendak-Mu, itu mengganggu hati nuraniku dengan rasa bersalah dan malu. Pagi ini aku datang kepada-Mu ya Tuhan, untuk mengakui kelemahanku sendiri dan memohon kepada-Mu, demi penderitaan dan kematian-Mu, untuk mengampuni aku, untuk mengabaikan kekuranganku, dan untuk membantuku dalam perjuanganku sehari-hari melawan sifat berdosa yang lama. Jangan biarkan dagingku mengarahkan pikiran dan tindakanku.
Kuatkanlah aku dengan penuh kasih agar aku dapat setiap hari menanggalkan manusia lama dan segala sesuatu yang dilakukannya melawan aku, dan mengenakan manusia baru yang lahir dalam Baptisan dan diciptakan menurut gambar-Mu dalam kebenaran dan kekudusan. Jadikanlah aku semakin murni dalam keinginanku, semakin bersih dalam ucapanku, dan semakin suci dalam perbuatanku, sehingga aku tidak bercela di hadapan-Mu dan menjadi terang yang bersinar di dunia sampai Engkau memanggilku pulang dan kepada kesempurnaan. Demi nama-Mu yang kudus, yang memerintah bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah yang Esa, dulu sejak permulaan, kini dan selamanya. Amin. 

#Yohanes 15
#Mazmur 34
#Yes 49:1-26

(Doa Kamis Pagi_ diadaptasi dari Lutheran Book of Prayer_MINGGU PERTAMA)

Senin, 02 Februari 2026

Mazmur 32 - Mengakui dosa di hadapan Tuhan mendatangkan kebahagiaan dan kehidupan

Shalom... 

Firman Allah untuk kita
Mazmur 32:2
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
Mazmur 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.
Mazmur 32:11
Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!

Saudara saudari, Mazmur ini sangat unik, sebab pada saat yang sama ada pengakuan dosa, tetapi sekaligus pernyataan bahagia. Mazmur-mazmur "bahagia" (mis. Mzm. 1, 106, 112, 119, 128) yang pada umumnya  kebahagiaan karna memercayai atau menaati firman Tuhan. Namun mazmur ini justru menyatakan bahwa kebahagiaan sejati adalah karena anugerah Allah yang Maha Pengampun. Oleh karena itu, pemazmur menasihati para pembacanya agar setiap saat memelihara relasi yang baik dengan Tuhan secara intim dalam doa (ayat 6) dan dalam ketaatan pada firman-Nya (ayat 8-9). Dengan memelihara komunikasi yang baik dengan Tuhan, maka kita akan menimati hadirat-Nya dengan terus menerus (ayat 7, 11) dan dengan kesadaran bahwa Tuhan selalu senantiasa melingkupi kita, sehingga kita  akan terhindar dari pengaruh kefasikan dunia yang hanya menimbulkan murka Tuhan dan penghukuman-Nya. 

Pemazmur menggubah mazmur ini sebagai suatu bentuk doa pengakuan dosa sekaligus pernyataan bahagia karena pengampunan Tuhan. Bagi kita yang sadar telah melanggar firman Tuhan hendaklah kiranya dengan penuh kerendahan hati mari kita mengaku dosa di hadapan Tuhan, Sujud dan mohon pengampunan-Nya. Dan berkomitmen untuk hidup dalam persekutuan yang akrab lewat doa dan taat akan seluruh firman-Nya. 

Dengan mengakui dosa dosa kita di hadapan Tuhan, itu artinya kita mengakui bahwa Tuhan yang berotoritas untuk mengampuni dosa. Sebab pengampunan itu tidak dapat dibeli, hanya dapat diperoleh semata-mata oleh anugerah dan kasih setia Tuhan. 

Mazmur ini dimulai dengan pernyataan bahagia karena pe Mazmur telah beroleh pengampunan dari Tuhan (1-2). 
Oleh karena itu, jangan keras kepala, dan jangan juga berupaya untuk menyelesaikan sendiri masalah dosa atau bahkan mencoba menutup-nutupinya. Tidak ada gunanya, sebab dosa tidak akan selesai tanpa pengakuan di hadapan Allah, mari segera bereskan dosa, minta ampun kepada Tuhan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, akuilah dosa dosa mu dihadapan Tuhan, maka Tuhan akan menyucikan hatimu. Memberkati dan menuntun kita untuk selalu hidup dalam kerendahan hati dan pengharapan penuh kepada Tuhan. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua amin
.🙏

Kamis, 29 Januari 2026

Mazmur 28 - Tetap berjuang di dalam Iman

Shalom

Firman Allah untuk kita
Mazmur 28:6
Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar suara permohonanku.
Mazmur 28:7
TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.
Mazmur 28:8
TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!
Mazmur 28:9
Selamatkanlah kiranya umat-Mu dan berkatilah milik-Mu sendiri, gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selama-lamanya.

Saudara saudari, bagaimanakah berjuang dalam kuasa Iman?. 
Apakah ketika kejahatan semakin mengusik kita Iman itu semakin redup?. 

Jikalau kita perhatikan dan renungkan Firman ini. 
Sesungguhnya Pemazmur sedang dalam situasi yang sangat mirip. Ia tertekan karena sepertinya Tuhan berdiam diri dan membisu (ayat 1). Ia merasa dengan membisunya Tuhan, dirinya seperti sudah ditinggalkan untuk mati ("aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur"). Pemazmur merasa hampir terseret kepada perbuatan orang fasik (ayat 3).

Dalam bacaan ini, dapat kita memahami bahwa ada dua hal yang pemazmur lakukan untuk menghadapi situasi itu.
1. Ia tidak berhenti berdoa dan berharap, walaupun Tuhan belum menjawabnya. Pemazmur percaya bahwa hanya Tuhanlah sumber kekuatan dan kemenangan iman. Sebab itu, pemazmur mengarahkan doa-doanya ke takhta Allah di ruang maha kudus (ayat 2). Maka dalam pergumulan itu, ia tidak kehilangan keyakinan bahwa Tuhan pasti akan menjawab dan menolong dia (ayat 6-7).
2. Pemazmur juga memohon keadilan dari Tuhan agar orang orang yang jahat dihukum setimpal (ayat 4-5). Permohonan ini sangat realistis karena bila dibiarkan, kemunafikan mudah menjalar. Bahkan Pemazmur merasa bahwa ia bisa juga akan jatuh ke dalam dosa yang sama (ayat 3). Dengan sendirinya, hal itu akan menjadi kesaksian yang buruk bagi umat Tuhan (ayat 9). 

Oleh karena itu, mulailah dengan tetap bertekun dalam doa dan tidak berhenti berharap kepada Tuhan, sebab dalam Doa dan pengharapan itu, Tuhan akan menguatkan dan memampukan kita. Kitapun boleh meminta keadilan agar Tuhan menegakkannya, tetapi sebagai murid Kristus, kita juga harus mendoakan agar mereka bertobat. Terlebih, sebagai orang yang telah beroleh kasih karunia pembenaran, kita juga harus tetap belajar untuk berbuat baik bagi sesama kita, bukan hanya untuk yang baik bagi kita, melainkan juga untuk orang orang yang fasik kepada kita. 

Demikianlah Firman Allah, kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Rabu, 28 Januari 2026

Tuhan sumber kehidupan - Mazmur 27

Shalom

Firman Allah untuk kita
Mazmur 27:11
Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku.
Mazmur 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Mazmur 27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!


Saudara saudari, dalam bacaan Firman Tuhan untuk kita saat ini dapat kita lihat bahwa Pemazmur dengan tegas menyatakan bahwa Tuhan adalah terang, keselamatan, dan benteng hidupnya. Maka, ia tidak takut akan musuh seperti apa pun karena ia percaya bahwa Tuhan adalah perlindungannya (ayat 1-3). Lebih dari pada itu, pemazmur juga yakin bahwa tempat paling aman adalah rumah Tuhan, yaitu kehadiran Tuhan dalam hidupnya sebab dengan kehadiran Tuhanlah pemazmur dapat terlindungi dari mara bahaya (ayat 4-6). Dengan pengharaoan yang demikian, Pemazmur selalu menaikkan doa permohonannya agar Tuhan  menyelamatkan dia (ayat 7), dan dalam perikop ini dapat kita merenungkannya bahwa jawaban Tuhan tidak jauh dari keyakinannya, yaitu agar pemazmur tetap dengan setia mencari wajah Tuhan (ayat 8), maksudnya dengan cara hidup dalam firman dan tunduk di bawah kuasa Roh untuk melakukan segala firman- Nya. 

Jika kita melihat kejahatan dalam dunia ini yang tiap hari makin bertambah dan berkembang, mungkin dalam pikiran kita timbul perasaaan bahwa kita selalu berada dalam ancaman. Ya, memang itu harus kita akui, sebab memang tidak ada tempat yang benar-benar aman di muka bumi ini, dalam artian tiap tiap hari Iblis bekerja bagaikan singa yang lapar untuk meruntuhkan pengharapan kita. Jika kita bersembunyi di setiap sudut bumi sekali pun, maka bahaya juga akan mengintai di sana. Dan Satu-satunya tempat teraman dalam dunia adalah hadirat Allah. Karena Allah adalah perisai perlindungan yang dapat dipercaya dan di andalkan. Bersama dengan Allah kita dapat merasakan ketenangan, kenyamanan, dan kekuatan baru. Tetaplah ber pengharapan hanya kepada Allah sang sumber kehidupan. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏🙏

Rabu, 26 November 2025

Mazmur 120 - Hidup dalam kebenaran dengan tetap memohon pertolongan Tuhan

Shalommm... 

Firman Allah untuk kita
Mazmur 120 : 1
Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
Mazmur 120 : 2
"Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."


Saudara saudari, Mazmur ini adalah mazmur ziarah yang biasa dinyanyikan pada waktu orang Israel dari segala penjuru tanah air dan perasingan berjalan mudik menuju Yerusalem ke Bait Allah pada hari raya.
Mazmur ini menggambarkan tentang pengalaman pahit, hidup di tengah-tengah bangsa pendusta dan penipu (ay. 2, 3), di antara orang-orang yang suka dendam (ay. 4), bahkan di antara orang-orang yang benci perdamaian (ay. 6); dan mencintai huru-hara serta gemar berperang. Keadaan sedemikian inilah yang menyebabkan si pemazmur menyebut hidupnya celaka (ay. 5). 
Tetapi salah satu kekuatannya yang memampukan pe Mazmur agar dapat luput dari keadaan yang mencemaskan ini, ia berseru kepada Tuhan dan mengharapkan pertolongan dari pada-Nya (ay. 1). 

Hidup benar di tengah ketidakbenaran. Sebenarnya hal ini juga menjadi gambaran situasi hidup kita yang tidak lebih baik dari si pemazmur, maka wajiblah kita mengikuti jejak langkahnya dan memohon pertolongan Tuhan. Bukan saja agar kita terpelihara dari segala ancaman dunia, tetapi agar kita juga menjadi terang bagi sekitar kita dengan menyuarakan kebenaran, kasih dan perdamaian di tengah dunia yang serba tidak benar, tidak adil, dan penuh dengan peperangan. Tetaplah berseru dan memohon pertolongan Tuhan dan berkomitmen untuk hidup di dalam kebenaranNya. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Senin, 24 November 2025

Berlindung dan bersandar kepada Tuhan - Mazmur 118

Shalom.... 

Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 118 : 1
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Mazmur 118 : 4
Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
Mazmur 118 : 5
Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN. TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan.
Mazmur 118 : 6
TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
Mazmur 118 : 7
TUHAN di pihakku, menolong aku; aku akan memandang rendah mereka yang membenci aku.
Mazmur 118 : 9
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan.

Saudara saudari, bacaan Mazmur hari ini adalah merupakan Mazmur pujian  nyanyian kemenangan yang sarat dengan keriangan rohani yang berkualitas tinggi. 
Saat itu raja keturunan Daud berada dalam keadaan bahaya, lalu dilepaskan oleh Allah untuk kemudian dipulihkan kedudukannya sebagai raja. Menurut sumber-sumber Yahudi, mazmur ini diucapkan bersahutan pada hari raya Pondok Daun.

Dalam nyanyian ini, pemazmur mengisahkan tentang penyelamatan yang dialaminya (ayat 5-21). Ia mengakui bahwa Tuhanlah yang membawa dia pada kelegaan. Pengakuan ini tidak hanya makin mengentalkan keyakinannya bahwa Tuhan ada di pihaknya, tetapi juga makin memperteguh Iman dan pengharapannya. 
Ia juga mengajak umat untuk HANYA mengandalkan Tuhan dan bukan manusia, betapa pun kuatnya (ayat 8-9). Meski akibat dari keyakinan ini ia harus berhadapan dengan sejumlah lawan dari “segala bangsa” (ayat 10) dan ditolak dengan hebat sampai jatuh (ayat 13), namun ia tidak jatuh, apalagi sampai mengalami kematian. Allah adalah sumber kekuatannya, sehingga ia dapat mengalahkan musuh-musuhnya.

Dari peristiwa ini, pemazmur melihat beberapa unsur yang sangat penting:
1. Tuhanlah pelaku utama dalam setiap pertempuran umat.
2. Pengalaman ditolong dan mengalami kasih Allah telah mendorong dia untuk menyaksikan keajaiban perbuatan Allah itu kepada orang lain. 
3. Hidup yang masih dimilikinya semata-mata adalah anugerah Tuhan (ayat 18). 

Keyakinan pemazmur ini adalah ungkapan terlengkap yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang menyangkut kehidupan umat, dan seluruh ciptaan-Nya, mulai dari awal hingga akhirnya, ada pada Tuhan.

Jikalau kita bandingkan dengan Kristen di zaman ini kita pun tidak pernah terluput dari berbagai ancaman masalah dan kekerasan, dan tak jarang orang-orang Kristen menjadi pihak yang dirugikan atau ingin dijatuhkan. Tetapi, itu tidak berarti bahwa orang-orang Kristen tidak mampu menghadapinya. Marilah memakai pola penyelesaian pemazmur, yaitu mengikutsertakan Allah dalam tiap saat untuk menentukan gerak langkah kehidupan kita. Dan marilah Kita juga berdoa agar kita senantiasa bisa menceritakan segala perbuatan Tuhan yang dahsyat kepada semua orang agar mereka juga merasakan kebaikan Tuhan dalam hidupnya.


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

theologi Lutheran

Bahan Persekutuan Doa - Ibadah Muda mudi Lutheran GKLI di minggu Letare

Acara Ibadah Kebaktian Muda Mudi GKLI 21 Maret 2026   1.       Bernyanyi dari KJ No. 03 : 1 – 3 (Kami Puji dengan riang) 1. Kami puj...

what about theologi luther ?