Theologi lutheran VDMA
Kiranya Damai Sejahtera Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kamu sekalian.... Amin
Selasa, 14 April 2026
Apakah Manfaat Pernyataan Tomas??
Penjelasan Akan dosa Asali
Minggu Misericordiasdomini EVANGELIUM : LUKAS 24 : 13 – 35 Thema : “KRISTUS YANG BANGKIT ADALAH ALLAH KITA YANG SETIA”
BAHAN
SERMON
Minggu
Misericordiasdomini
EVANGELIUM : LUKAS 24 : 13 – 35
Thema
: “KRISTUS YANG BANGKIT ADALAH ALLAH KITA
YANG SETIA”
1.
IA
HADIR BUKAN KARENA KITA LAYAK ATAU MENGENAL_NYA DENGAN BENAR.
Saudara
saudari tahukah anda, apakah yang terjadi pada para murid murid setelah Yesus
di salibkan ?
Dalam
Matius pasal 26:31 dituliskan “Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba
itu akan tercerai berai”. Sesungguhnya hal inilah yang sedang dialami para
murid, sebab setalah kematian Yesus Kristus mereka sedang di selimuti rasa
takut, kesal bahkan kecewa, kekecewaan mereka terjadi atas pengharapan yang
salah akan Yesus Kristus. Termasuk dalam perikop kita hari ini, Kleopas adalah
seorang dari antara murid yang berharap bahwa Yesus adalah seorang pemimpin
politis “mesias duniawi” yang akan membebaskan bangsa Israel, dan secara
umum bangsa Yahudi berharap bahwa Yesus adalah mesias yang mereka nantikan yang
akan menjadi pemimpin politik untuk mengusir para penjajah romawi. Itu sebabnya
setelah kematian Yesus Kristus, sesungguhnya Kleopas sedang dalam perjalanan
pulang dari Jerusalem setelah perayaan paskah dan ingin Kembali ke kampungnya karena
Yesus telah mati, mereka sungguh kecewa karena Yesus Kristus telah disalibkan. Pengenalan
seperti ini banyak terjadi dan masih sering merasuki orang orang percaya, contoh
: Sering kita menempatkan pembebasan yang di bawa oleh Yesus jauh lebih
tinggi kemerdekaan social politik dari pada kemerdekaan dari dosa “kuasa maut”.
Jikalau
kita perhatikan dengan jelas, seiring perjalanan pelayanan Yesus bersama dengan
seluruh para murid muridNya,sesungguhnya Yesus sendiri telah berulang ulang memberitahukan
tentang diriNya, bahkan Ia telah menyampaikan kepada para murid muridNya akan kematian
dan kebangkitanNya dari kematian pada hari yang ketiga. Namun disinilah letak
kelemahan kita manusia dalam hal yang sama seperti para murid murid “kita tidak
dapat percaya pada Yesus Kristus tanpa Kuasa Allah sendiri lewat Roh kudusNya
dan Kuasa Injil yang mengumpulkan dan menerangi hati kita”.
Dalam
perikop kita hari ini, Kleopas dan salah sseorang temannya yang tidak di
tuliskan namanya secara langsung dalam Alkitab sedang berjalan dengan Yesus di jalan
menuju ke Emau. Berita akan kematian Yesus Kristus sesungguhnya sedang menjadi
berita yang hangat atau istilah sekarang viral, hal itulah sebabnya Kleopas
mengatakan kepada Yesus “adakah engkau satu satunya orang asing di Yerusalem
yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari hari belakangan ini??. Sungguh
tidak sedikit pun Kleopas tidak mengenali Rupa Yesus yang sedang berdialog
dengannya. Apakah yang membuat Kleopas tidak mengenali Yesus ?. Dalam ayat 16 “ada
sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga tidak dapat mengenal Yesus” sesungguhnya
Tuhan sedang menahan pengenalan mereka agar Yesus bisa menjelaskan seluruh isi
kita suci “injil” sebab Yesus ingin mereka percaya berdasarkan Firman Tuhan,
bukan sekedar karena melihat penampakan Fisik Tuhan seperti yang sedang di
nantikan oleh kleopas sendiri. Dan termasuk juga, dalam kondisi duka dan putus
asa yang sedang menhampiri para murid, termasuk Kleopas karena terlalu jauh
jatuh dalam focus akan kematian Yesus Kristus sehingga janji akan kebangkitan
Kristus tidak ada dalam pikiran mereka. Dan jikalau kita baca dalam perikop
Markus 16:12 dijelaskan disana bahwa Yesus menampakkan diri kepada mereka dalam
rupa yang lain, tubuh yang lain artinya bukan dengan menggunakan tubuh orang
lain, melainkan karna setelah kebangkitan Yesus tubuh Yesus berbeda dari tubuh
jasmaniNya sebelum disalibkan, sehingga dalam kekudusan Yesus Kristus, mereka
yang berjumpa denganNya termasuk Kleopas hidup dengan penuh ketakutan dan
keraguan dan keberdosaan tidak dapat mengenali Yesus dengan benar.
Saudara
saudari, satu hal penting yang ingin saya sampaikan lewat injil ini “Yesus
telah membuktikan kesetianNya”. Lewat perikop ini, kisah Kleopas yang
sedang meninggalkan Yerusalem “pusat persekutuan para murid” karena putus asa,
Yesus justru malah hadir dan menguatkanNya kembali lewat kehadiranNya
memberitakan Injil dan Sakramen “Yesus membagi bagikan roti”. Yesus tidak
menunggu mereka Kembali ke Yerusalem atau bertobat lebih dahulu kemudian menjumpai
kleopas. Melainkan dalam keadaan gagal dan penuh duka murid itu, Yesus datang
dan menunjukkan kesetiaanNYa. Yesus berjalan bersama mereka sekitar 12 km
berjalan kaki dan sambil menjelaskan isi kitab suci, ini adalah bukti kesetiaan
Yesus. Di sepanjang perjalanan itu, Yesus membiarkan Kelopas menceritakan isi
hatinya yang di warnai dengan rasa kecewa, Yesus menjadi pendengar baik, dan
kemudian Yesus menjadi pengajar dan memulihkannya lewat membuktikan kehadiranNYa
yang nyata lewat memberkati dan membagi bagi roti. Percayakah saudara bahwa
Yesus sedang dan terus akan melakukan hal yang sama ini dalam hidup kita ?.
Para
penafsir memang mengatakan bahwa salah seorang dari teman Kleopas adalah Lukas,
namun karena dia yang menuliskan kitab ini, ia tidak menuliskan namanya sebagai
bentuk dari kerendahan hati. Namun dalam konsep Lutheran “kita percaya bahwa seluruh
yang tertulis dalam Alkitab tidak dipisahkan dari kita, oleh karena itu, para
Lutheran mengatakan bahwa orang yang tidak dituliskan namanya tersebut adalah
diri kita sendiri, sebab hal itu kita harus sadari bahwa Allah juga sungguh setia
kepada kita, meskipun dalam kegagalan dan bimbang kita, Allah tetap setia dan
selalu hadir untuk mengutkan dan mendengar isi hati kita terlebih memulihkan
kita agar menjadi saksi Kristus.
2.
Tetapi
karena JanjiNya dalam Firman dan Sakramen (Anugerah)
Saudara
saudari, bagi kita para kaum Lutheran atau seluruh jemaat GKLI, perikop ini
adalah dasar yang kuat bagi Gereja Lutheran bahwa perjamuan Kudus adalah sarana
keselamatan (Means of Grace) sebab setelah Yesus Kristus bangkit, Ia hadir
untuk menguatkan dan mengajarkan Kleopas akan sarana anugerah keselamatan lewat
Ia terlebih dahulu menjelaskan seluruh isi kitab suci di sepanjang perjalanan
dan kemudian membagi bagikan roti yang dengan hal itu terbukalah mata mereka
dan dapat mengenal Yesus.
Perikop
ini mengingatkan kita kembali bahwa Yesus Kristus sungguh bangkit dan Dia
adalah Allah yang setia. Seperti Kleopas dan temannya yang di pulihkan oleh
Yesus, demikianlah kita seharusnya harus penuh dengan sukacita dan pengharapan
datang kepada Yesus dan menjadi saksiNya, sebagaimana para murid bangun kembali
dan pergi ke Yerusalem untuk memberitakan perbuatan kasih Kristus bagaimana
Yesus menuntun mereka untuk dapat mengenalNya.
Saudara
saudari, apakah saudara sungguh percaya akan injil dan anugerah anugerhNya?
Di
dalam rasa kecewa kita sekalipun bahkan dalam keadaan hati kita yang meragukan
kuasa Tuhan, sungguh Ia hadir menguatkan dan memelihara kita, terlebih menuntun
kita untuk dapat mengenal dan percaya kepadaNya. Oleh karena itu, Percayalah
bahwa Yesus sungguh Allah yang setia. Dia adalah sumber anugerah yang berlimpah
bagi kita. Seperti nama minggu kita pada saat ini, MISERICORDIAS DOMINI “Kasih
setia Tuhan yang berarti juga bahwa Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan”. Dalam
Liturgi Gerejawi bagi kalangan Lutheran minggu misericordias domini adalah
bagian dari minggu paskah yang dapat di sebut juga minggu paskah ke III. Nama misericordias
domini di ambil dari nyanyian pembuka “introit” dalam Bahasa latin yang
berbunyi “misericordias domini plena est terra” yang berarti Bumi penuh dengan
kasih setia Tuhan (Maz.33:5).
Dalam
Evangelium kita minggu ini (Lukas 24:13-35) Yesus sungguh hadir sebagai gembala
yang baik, dan itulah sebabnya minggu ini juga dapat disebut sebagai Good
Shephard Sunday. Sebagaimana dalam khotbah kita ini, Yesus hadir sebagai
gembala yang baik, yang menyatakan kasih setiaNya yang tak berubah di tengah
ketidak setiaan manusia, seperti Kleopas yang hendak bebalik ke kehidupannya
yang awal. Lewat injil kita hari ini, Yesus hadir memberikan kita ingatan yang
dipulihkan akan kehidupan baru dalam Kristus, kita di ajak untuk mengenali
suara Kristus dalam kesusahan hidup, lewat melihat kuasa Tuhan dalam menuntun dan
memelihara hidup kita. Sungguh Allah berkuasa dan Dia selalu bersuara kepada
kita lewat Injil agar kita tidak tersesat dalam lembah kekelaman atau kematian
kekal karna ketidak setiaan.
Melalui
Injil ini, sekarang kita sedang tidak menantikan Kristus yang bangkit seperti
para murid murid, melainkan kita sedang dan akan terus menantikan Yesus yang
akan datang Kembali untuk mengakhiri dunia dan daging kita yang fana. Oleh karena
itu, bagaimanakah sikap kita sebagai orang orang percaya dalam mensyukuri kebangkitan
Yesus Kristus dan menantikan kedatanganNya?. Dalam minggu misericordias domini hari
ini saya harus mengatakan akan hal yang penting bahkan yang sangat penting dalam
menantikan Yesus adalah dengan setia dan hidup di dalam Gereja Kristus, hal ini
berarti bahwa kita tidak dapat terpisah dari Gereja, tetapi bukan bangunanNya,
melainkan Tubuh Kristus yang telah di bangun dalam diri kita dan Firman Allah
dan sakramen sakramenNya yang tetap di layankan di dalam Gereja haru terus menerus
kita terima dan kita hidup dari sana. Kristus sungguh hadir dalam Firman, dan
perlu kita tahu bahwa Iman tidak didasarkan atas perasaan atau penglihatan
kasat mata, tetapi sungguh pada janji Allah dalam Injil yang kita dengar dalam
ibadah ini, dan hati yang berkobar kobar adalah hasil dari Firman yang diberitakan
dengan benar seperti dalam ayat 32.
Ketika
kita menerima sakramen, Kristus juga sungguh hadir di dalam, dengan dan melalui
sakramen sakramenNya. Sungguh mata kedua murid terbuka saat Yesus “mengambil
roti, mengucap berkat, memecahkannya dan memberikannya seperti dalam ayat 30,
hal ini adalah pemahaman yang sama akan Iman kita bahwa Kristus juga sungguh
hadir dalam Perjamuan Kudus (real presence) yang kita percayai bahwa Kristus
sungguh hadir secara nyata dalam roti dan anggur, yang kita terima sebagai sarana
keselamatan akan kita dan penguatan Iman kita akan Yesus Kristus.
Oleh
karena itu, marilah kita setia kepada Yesus Kristus dengan tetap setia di dalam
Firman dan sakramen sakramenNya, sebagaimana Kristus setia untuk kita,
demikianlah kita setia kepadaNya, sebab hari ini kita di ingatkan dan dipulihkan
Kembali bahwa keselamatan adalah anugerah Allah bagi kita yang harus kita
pegang teguh dan kita beritakan kepada orang lain.
Demikianlah
Firman Tuhan untuk kita, kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus
memelihara dan menolong kita semua. Amin
Pdt. Ardianus Situmorang S.Th
Senin, 13 April 2026
Kantate : Endehon ma Debata/Nyanyikanlah Allah (Maz. 28:1-2) Evangelium : Yohanes 15 : 1 – 8
23/April/2024
Bahan
Sermon Minggu Kantate GKLI Baloi Kolam
Kantate : Endehon ma
Debata/Nyanyikanlah Allah (Maz. 28:1-2)
Evangelium : Yohanes 15 : 1 – 8
Thema : Mian ma hita di Bagasan Jesus Kristus
1.
Asa
unang hona uhum hita
Dihita saluhutna dongan sahaporseaon di
bagasan Jesus Kristus, di minggu naung salpu Minggu Jubilate nunga tatangihon
hata ni Debata ima na mandok Jesus do Parmahan na Denggan “di papungu, di parmahani di ajari jala di togu togu do saluhut hita
jala di seahon do hosana holan humongkop angka jolma pardosa. Jala di
mingguta sadarion di dok Jesus i muse Au do hau aggur na tutu. Molo di angka
ulaon hajahudion manang na angka pesta pesta di luat jahudi, sada kebutuhan na
paling utama do anggur di setiap angka ulaon nasida. Ido umbahen tabereng di
turpuk on di umpamahon Jesus do dirina tu angka jolma i na mandok bahwa Jesus
do hau anggur na tutu “Jesus adalah Kebutuhan paling utama”. Di dok Jesus ido
Ibana Hau anggur i jala hita ma angka rantingna, jala Debata do nampuna hita na
mangaradoti Hau anggur i”Joh 15:1.
Marhite turpuk jamita mingguta sadari on
di podahon do tu hita, asa mian ma hita dibagasan Jesus Kristus. Ia di turpuk
on di umpamahon Jesus do dirina hau anggur jala hita saluhutna ma angka ranting
ni hau anggur i, angka ranting na sehat na sintong manjalo asupan giji sian hau
anggur i ingkon do uli di bulungna, rodi parbue na pe ingkon do godang hombar
tu tingkina. Ido asa di dok Jesus i ganup angka ranting naso marparbue, di
gotap doi jala di bolongkon. Jala napastina nasa ranting naung gotap sian
batang nai ingkon do melos jala gabe masak dungi laos tutungon namai. Artina
hombar tusi do ngolunta on, Jesus do batang ni ngolunta, jala ganup hita on ima
angka na marpangunsandean tu Debata, angka na mangolu dibagasan hatigoran na
manjalo saluhut angka poda hasintongan na denggan sian Jesus ingkon do
marparbue di ngoluna siganup ari. Jala ganup angka naso mian di bagasan Kristus
Jesus “naso manjalo angka poda hasintongan i ingkon mate do i, bolong laos
tutungon. Ganup angka jolma naso mian di bagasan Kristus ndang adong disi parbue
ni hangoluan na sintong jala ndang tarbahen i marparbue na denggan.
Molo tajaha do di ayat 6 tangkas do
didok Jesus i ganup angka naso mian di bagasan Jesus Kristus, bolongkonon do i
songon ranting i, sasintongna taringot tu haroro ni Jesus Kristus na
paduahalihon tu portibi on nunga sai di podahon tu hita iaggo so marparbue hita
di bagasan haporseaon na sintong(Yak.2:17),
ndang managam di haroro nai, manang na songon 5 parompuan na oto i ndang
paradehon miak ni palitona marisuang do panjangkonon nasida, jala laos
bolongkonon na ma hita tu api narongko i songon ranting naso marparbue i.
Artina marhite Jamita sadari on di paboa Debata do tu hita angka na pinarmahan
ni Debata do hita nuaeng songon Batang ni anggur i mangalehon na ringkot di
ranting i, jala di hirim Debata do hita marhite naung gabe sakkambona hita
dohot Jesus i “Satu daging Yoh.15:5” ingkon do tarida sian parbue ni ngolunta. Ingkon
marparbue na denggan hombar tu pangonjar ni Jesus naung maringan di hita.
Sialani do sian pangkataionta, pangalahonta, nang pambahenanta ingkon ido na
patandahon hita naung toho mian di bagasan Kristus Jesus manang na daong. Sada
partinandaan do on bahwa berberda do Karakter, Pola pikir, Sikap dohot
pambahenan ni angka hita na mian di bagasan Kristus Jesus dohot angka na
satongkin mian satongkin mandao sian Kristus Jesus i. Alani ingkon do hot
parbue ni ngolunta, ai angka na manontong ido na sintong na sian Debata.
2.
Asa
tarbahen hita marparbue na denggan
Dongan sahaporseaon, molo
tarimang rimangi do pandohan ni Jesus Kristus i na mandok “Ndang tarula hamu
agia aha ianggo so marhite Ahu Yoh 15:5” suatu keputusan jala kepastian hidup
do on di hita saluhutna bahwa saluhut angka na uli na denggan hombar tu lomo ni
roha ni Debata ndang tarulahon hita molo so marhite Jesus Kristus. Isarana
“Holong” ndang tarbahen hita manghaholongi donganta hombar tu roha ni Debata
inggo so Debata na mian di hita jala ianggo so Debata namangonjar rohanta asa
tahaholongi dongan ta lumobi ma angka musunta. Sarupa doi songon ranting
nangkin ndang mungkin marparbue ranting i ianggo so adong batang na. Alani do
nuaeng tangkas majo tatanda dirinta tohodo hita naung gabe songon ranting ni
hau anggur i na marsihohot tu hau anggur i?
Toho do hita naung marsihohot manang na marpangunsandean tu Kristus
Jesus naung mian di rohanta ganup? Parbue ni ngolunta siganup ari ima na
patandahon naung toho mian Kristus i manang na daong. Hata ni Debata mandok
pargabus do jolma na mandok na porsea alai sai dihosomi angka donganna(2 Joh.
4:20).
Alani tu hita saluhutna ra ndang adong apala sada hita na mangkirim asa ambolong, manang na gabe ndang tarpakke, manang na gabe di hasogohon halak alani angka Parbuenta naso ture. Alai sude do hita mangkirim asa sude nian marsonang sonang angka dongan na rap dohot hita, boi di rasahon angka parbue na denggan ima angka holong na tapatupa. Manang na parbue ni haporseaon(Gal.5:22-23). Ingkon do boi gabe siboan hadameon di tonga tonga ni keluarga nang angka luatta be songoni nang di angka parkarejoanta. Ingkon do gabe pannondang di ngolunta siganup ari di saluhut angka dongan. Alani holan sada do dalan “Ndang tarbahen hita na denggan ia so marhite Jesus Kristus” ndang tarbahen hita marparbue songon na di dok na parbue ni haporseaon i ianggo so marsigantung hita tu Jesus Kristus, ianggo so mian Jesus i di hita. Alani i nuaeng hita ganup angak na porsea, naung manjalo pandidion na badia i, naung manjalo mudar dohot daging ni Kristus Jesus i, tapatarida ma Kualitas ni haporseaonta marhite na unduk rohanta di adopan ni Debata asa ibana na manogu nogu hita marparbue na sintong. Asa marsangap Debata marhite ngolunta, songon na nidok ni apostel i lam balga ma Kristus i alai au lam Gelleng(Yoh.3:30) sudenai holan na ni onjar ni Jesus Kristus. Alani asa tarbahen hita marparbue na denggan ingkon do marsihohot hita holan tu Jesus Kristus sambing songon ranting i na marsigantung tu batangna. Jala ingkon berprinsip do hita saleleng mangolu hita di portibi on ingkon do hita marsihohot tu Jesus Krsitus, ingkon do hita mian di bagasan Jesus Kristus ai ido na hinirim ni Debata sian Hita, jala ima na toho managam hita manjangkon haroro nai, dipasu pasu Tuhan Debata ma hita saluhutna Amen.
Minggu Misericordias Domini “Asi ni roha ni Tuhan/Kasih Setia Tuhan (Maz. 33:5) 1. Evangelium : Lukas 24 : 36 – 43
Sermon
Bulan April 09/April/2024
Minggu Misericordias
Domini
“Asi ni roha ni Tuhan/Kasih Setia Tuhan (Maz. 33:5)
1.
Evangelium : Lukas 24 : 36 – 43
Pendahuluan
: Haheheon ni Jesus Kristus sian hamatean, sasintongna sada barita nabalga doi
di luat Jerusalem di tingki i, sude do jolma ndang tarjalo rohana namasa di
tingki i, ndang mungkin hehe jala mulak mangolu Jesus sian hamatean di roha ni
angka naso porsea di Jesus Kristus. Jala boi dohonon sian angka sisean ni Jesus
i ndang apala tangkas pangkiriomon nasida taringot tu haheheon ni Jesus Kristus.
Jala nuaeng pe molo ta ikuti do perkembangan teknologi di tingki on, di taon
2024 on mansai Viral do ima sada pangajarion sesat sian sahalak Pendeta bertato
ima na mamboanhon Kristen Progresif, sian angka pangajarionna mandok ndang
apala ringkot hamamate ni Jesus Kristus, jala sian sumber situs ibana mandok di
ujung na ingkon masa do annon godang kareta namanaruhon sude angka jolma laho
mandapothon Jesus Kristus. Artina lam matua Portibi on lam torop do angka jolma
naso porsea di haheheon ni Jesus Kristus nang songoni angka pangajari na naeng
pamagohon barita taringot tu Jesus Kristus, Alani marhite minggu Misericordias
domini “Asi Ni roha ni Tuha I” di paingot Debata do hita asa :
Thema : Porsea ma hita Nunga Hehe Jesus mamboan Hadameon. (Yesus Kristus
bangkit membawa Damai)
1.
Alani
unang marganggu ni roha hita “low”
**Jangan Ragu**
Dongan sahaporseaon di bagasan Jesus
Kristus, sasintongna barita taringot tu haheheon ni Jesus Kristus nunga mansai torang di pabotohon Jesus tu
angka sisean i(Mat.26:1-2), ingkon do mate Ibana jala hehe sian hamatean. alai
sian pardalanan hamatean ni Jesus sahat tu haheheon nai ndang adong nasida na
porsea jala mangkirim ingkon hehe Jesus sian hamatean. Ido asa molo tabereng di
turpuk on sasintongna nunga di patudu Jesus dirina tu si Kleopas nang donganna,
ima di na mardalan nasida laho tu huta Emmaus, rap do nasida marcerita sambil
mardalan dohot Jesus alai ndang di tanda nasida Jesus dongan nasida na mardalan
i ia so dung di pasu pasu Jesus roti i (Luk.24:30). Jala di turpuk jamita
sadari on ido di ceritahon sama nasida tu angka sisean na debanai, jala di na
marcerita i nasida ro ma Jesus jonjong di tonga tonga nasida. Memang molo
tabayangkon “sian haroro ni Jesus na toppu i jongjong di tonga tonga nasida
tontu sahali olo do tarsonggot, alana toppu tor jongjong di tonga tonga nasida naung
bagas borngin jala pintu ni bagas nasida nunga sordak di tingki i(Yoh.20:19).
Alai sada hal na porlu antusanta, nang pe nunga di jolo nasida Jesus i jongjong
ndang mananda nasida di Jesus Kristus i, nang pe nunga dipatudu Jesus i tangan
nang pat na alai laos so porsea do angka sisean i bahwa na toho do Jesus na
jongjong di jolo nasidai(41). Gogo ni habiaron na di portibi on boi do mambahen
hita ndang mananda di Jesus, ndang mananda di denggan basa nang pandonganion ni
Jesus.
Molo ta ingot do jamita minggutta di
minggu naung salpu (Quasimodogeniti) sahalak sian sisean i na margoar si tomas,
maol do ibana manghaporseai taringot tu haheheon ni Jesus Kristus sian
hamatean, ido asa didok ibana ianggo so hu surdukkon jari jaringku tu bongkas
ni pamakuan i, ndang porsea au naung hehe Jesus i. Artina sian angka panandaion
nang pangkirimon dohot haporseaon ni sude sisean i, ingkon do dohonon marhite
jamita on “naso tarbahen hita hajolmaon manghaporseai Jesus lumobima taringot
tu haheheon nai ianggo marhite pingkiran nang hagogoonta sandiri alai ingkon do
Debata na manuturi hita jala tondi Porbadia i na mangajari asa boi ta antusi
denggan basa ni Debata(Luk.24:45) bandingkan dengan makna Pengakuan Iman
Rasuli.
Alani unang be nian sala motivasitta di na
taihuthon Tuhan Jesus songon angka sisean i “holan mangkirim di haluaon manang
na hasonangon di portibi on sambing manangna pembebasan sian angka
panggomgomi(Luk.24:21). Unang holan mamikkirhon na ringkot di portibion hita asa
taingot Jesus Kristus(1 Kor.15:19).
Unang be songon angka sisean i hita, maol manghaporseai angka na
pinasahat ni Jesus Kristus, Maol marningot jala mananda di angka naung pinamasa
ni Jesus di tingki na melayani nasida rap dohot Jesus. Alai ingkon do antus
hita di panandaion na sintong, Jesus mate
di hau pinorsilang i holan alani dosanta, jala mulak mangolu Ibana sian
hamatean i laho patandahon hamonangan jala mangalehon Hangouan tu hita ganup na
porsea di Ibana. Ingkon do tatanda denggan basa ni Debata tu hita songon
goar ni minggutta sadari on “Misericordias Domini” saluhut pergerakan manang na
panggulmit ni ngolutta on holan asi ni roha ni Debata do i, lumobi ma Haluaon
“Surgo” holan asi ni roha do i di lehon tu hita ganup angka na porsea di
ibana(Rom.3:28). Alani ndang tama hita marganggu ni roha – Alai Pos ma rohanta
di Debata.
2.
Ai
di pamonang do hita jala di lehon Hadameon.
Dongan sahaporseaon, sada denggan basa ni
Debata naso tartuhor jala tarbalos hita jolma tu Debata ima Dame (Asi ni roha) na
pinatupa ni Debata tu hita Jolma. Jesus ro tu portibi on sasintongna holan lao mangalehon
dalan haluaon/hadameon do tu hita jolma(Joh.14:6).
Molo tajaha do di sude kitab sinoptis
tingkos do di hatindangkon marhite hamonangan ni Jesus manaluhon dosa hamatean
i “Dame do di pasahat Jesus tu saluhut angka sisean nai” (Luk.24:3). Artinya
sudah kepastian bahwa Hamamate ni Jesus di hau pinorsilang sada dalan nauli na
denggan doi naung di sangkapi Debata asa sahat Dame i tu ganup angka na porsea
di Debata. Alai jotjot do jolma ndang mananda di asi ni roha ni Debata. Torop
do jolma na sala mangantusi di hadameon naung pinatupa ni Jesus Kristus.
Hamonangan na pinnatupa ni Jesus Kristus ima marhite na manaluhon dosa hamatean
i, sasingtongna dison ma naeng ingkon tandaonta bahwa haheheon ni Jesus Kristus
i mamboan hadameon di hita ganup angka na porsea di Ibana. Sude jolma na porsea
jala mangolu di bagasan pangkirimon na sintong angka ido naung mardame dohot
Debata. Jala holan angka na porsea/naung mardenggan dohot Debata do na tau
manjalo hadameon.
Saleleng mangolu hita di portibi on,
portibi on pe sasintongna boi do mangalehon ima na nidokna hadameon. Jala olo
do alani hadameon na di tawarhon portibion gabe lupa jala dang mananda hita di
Dame naung pinatupa ni Jesus Kristus. Hadameon na boi lehonon ni portibi on
isarana ima angka hamoraon, arta, kejayaan, Kekuasaan dohot angka lan na asing
hombar tu kenikmatan ni portibi on “alai porlu do antusanta hadaemon na ni
lehon ni portibi on bersifat sementara do i/na lao salpu do sude nai”. Alani
naeng do ingkon anntusanta Hadameon na paling dumenggan sian saluhut dame na di
portibion ima Dame naung pinarade ni Debata “Haluaon ni tonditta”. Manang na
Hadameon ni ganup angka na porsea di Debata namangolu di portibi on ima
nanidokna marparbue na ramos hombar tu haporseaon (Hidup menjadi berkat) ima
tanda ni dame na turun sian surgo i tu ganup angka naung mananda holong ni
Debata. Sude do jolma mangkirim asa mandapot dame i, alai holan di angka na
marpos ni roha na sintong di Jesus do na dapotan dame si saleleng ni lelengna
(Surgo).
Alani di hita pe saluhutna, molo di namasa
di turpuk on Jesus do na ro tu tonga tonga ni angka si sean i di naung hehe
Jesus i. Ibana sandiri do na ro tu tonga tonga ni angka sisean na marganggu ni
roha, gok biar ni roha maradophon bangos jahudi (Harajaon portibion/begu-Iblis).
Jala laos di tingki on pe Jesus do na ro mangkobasi hita di parmingguan on,
mangkobasi hita ganup Jolma na gok dosa, mangalehon pos ni roha di haluaon i
marhite hatana na badia i. Alani naeng dohonon saluhut angka jolma na Pajupa
dohot Debata ingkon do Dame Rohana, jala saluhut jolma na ro tu bagas jo ro ni
Debata na pajuppa do hita dohot Debata. Alani ingkon do dame rohanta ala naung
tajalo hasesaan ni dosanta nang panoguon ni haporseaon marhite hatana ai
marhite hite i sahat ma Dame na sumurung i tu hita.
3.
Alani
manongtong ma hita di bagasan Dame ni Debata.
Sada dalan na dumenggan na patut hangoluhonon ni angka jolma naung mananda di dame ni Debata (Asi ni roha) ima angka jolma na tongtong marhamubaon ni roha (Luk.24:47). Ingkon mananda diri do hita di adopan ni Debata bahwa saluhut dame i boi songgop tu hita holan asi ni roha ni Debata doi. Umbahen i, marhite naung pinasahat ni Jesus Kristus tu angka sisean i dame nai di suru nasida asa mamaritahon barita taringot tu hamubaon ni roha (Pertobatan). Na marlapatan mamaritahon taringot tu hamubaon ni roha “Magnet yang paling menarik ima hamubaon pribadi” Marisuang do di hita sandiri sai tabaritahon hamubaon ni roha ianggo dirinta sandiri ndang muba (Bertobat). Jala hata ni Debata di tingki on mangondolhon holan angka jolam na olo paubahon diri sigunup ari do na sintong mian jala mananda di dame ni Debata ima asi ni Roha. Alani marhite minggutta sadari on, anggiat nian sude hita mananda di asi ni roha ni Debata jala tahamauliatehon ma i marhite na tongtong olo hita marhamubaon ni roha nang mamaritahonsa. Amen.
Minggu, 12 April 2026
Taat dan setia menyembah Allah - Mazmur 95
Sabtu, 11 April 2026
Acara Ibadah Persekutuan Doa Lutheran Pemuda - GKLI
Acara
Ibadah Kebaktian Muda Mudi GKLI
11-April-2026
1. Bernyanyi Kidung Jemaat No. 08 : 1 –
3 (Bagimu Tuhan Nyanyian ku)
1. BagiMu, Tuhan,
nyanyianku, kar'na setaraMu siapakah ?
Hendak kupuji Kau selalu; padaku Roh Kudus berikanlah,
Supaya dalam Kristus, PutraMu,
kidungku berkenan kepadaMu.
2. O tuntun aku ke
PutraMu,
agar padaMu 'ku dituntunNya:
dan RohMu diam dalam rohku,
membuat mata hatiku cerah,
sehingga kurasakan damaiMu
dan kuungkapkan dalam kidungku.
3. Beri berkatMu,
Maha Tuhan,
gar benar kudus puianku,
dan doa juga kulagukan
di dalam Roh dan kebenaranMu,
jiwaku pun padaMu bersyukur,
bersama bala sorga bermazmur.
2. Doa Pembuka
Bapa
kami yang ada di Surga, kini kami datang dengan penuh rendah hati kehadapanMu,
mengucap syukur atas segala Anugerah Mu dalam hidup kami satu minggu ini.
Terimaksih atas kesehatan dan kekuatan yang telah Engkau berikan kepada kami,
dan terimakasih juga pada saat ini Engkau telah mengingatkan kami, agar kami
datang ke tempat ini untuk dengar-dengaran akan FirmanMu. Sebentar kami akan
mendengarkan, belajar dan ingin melakukan FirmanMu, kiranya tuntun dan ajarlah
kami, agar kami selalu setia untuk melakukan kehendakMu. Kami juga berdoa untuk
teman teman kami yang tidak dapat datang di malam hari ini, berkatilah juga
mereka dan ingatkanlah mereka agar jangan menjauh dari hadapanMu, agar kiranya
kami dapat bersama sama di tempat ini untuk belajar akan kebenaran Firman Mu.
Bapa kami yang di Surga, kami juga memohon,
kiranya Engkau selalu memberkati kedua orang tua kami, berikan mereka kesehatan
dan kesabaran dalam mengajari kami, mendidik kami terlebih dalam mendoakan
kami. Atas segala dosa pelanggaran kami, Tuhan ampunilah kami dan kuatkan jugalah
kami agar kami kuat untuk melawan kuasa iblis yang membuat kami menjauh dari hadapanMu.
Inilah
doa dan permohonan kami, Dalam nama bapa dan Putera dan Roh Kudus kami telah
berdoa. Amin
3. Benyanyi Kidung Jemaat No. 402 : 1 –
2 (Ku perlukan Juru selamat)
1. Kuperlukan
Jurus'lamat, agar jangan 'ku sesat;
s'lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.
Reff : Maka jiwaku tenang, takkan
takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, 'ku di
malam pun tent'ram.
2. Kuperlukan
Jurus'lamat, kar'na imanku lemah.
HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.
Reff : Maka jiwaku tenang, takkan takut
dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, 'ku di
malam pun tent'ram.
4. Renungan
Nats
: Yeremia 31 : 1 - 6
Thema : Datanglah kepada Tuhan
Tujuan : Supaya anak remaja dan
Pemuda/I datang mendekat kepada Tuhan :
1. Sebab
Allah senantiasa berkenan bagi yang datang mendekat kepada Dia
2. Allah
mengasihi orang orang yang datang kepadaNya
3. Orang
yang datang kepada Tuhan akan di pulihkan Kembali
4. Orang
yang datang kepada Tuhan akan beroleh buah yang manis
Hafalan : Yeremia
31:6
Sungguh, akan datang ahirnya bahwa para
penjaga akan berseru di gunung
Efraim; ayo marilah kita naik ke gunung
sion, kepada Tuhan Allah kita.
5. Bernyanyi Kidung Jemaat No. 340 : 1 –
3 (Hai Bangkit Bagi Yesus)
1.
Hai bangkit bagi Yesus, pahlawan salibNya! Anjungkan panji
Raja dan jangan menyerah. Dengan semakin jaya Tuhanmu ikutlah,
Sehingga tiap lawan berlutut menyembah.
2.
Hai angkit bagi Yesus, dengar panggilanNya! Hadapilah tantangan,
hariNya inilah! Dan biar tak terbilang pasukan kuasa g'lap,
semakin berbahaya, semakin kau tegap.
3.
Hai bangkit bagi Yesus, pohonkan kuatNya; tenagamu sendiri tentu
tak cukuplah. Kenakan perlengkapan senjata Roh Kudus;
berjaga dan berdoa supaya siap t'rus!
6. Doa penutup + Doa Bapa Kami + Berkat
7. Latihan Koor
theologi Lutheran
Apakah Manfaat Pernyataan Tomas??
Kalau menurut sumber Lutheran konvensional yang pernah saya Baca. Sesungguhnya pernyataan Tomas bukanlah suatu kebebalan atau teguran atas ...
what about theologi luther ?
-
PROLOG DAN LITURGI NATAL Liturgi I (Puji Pujian) Prolog : Puji pujian bagi Allah y a ng telah menciptakan Lang...
-
Markus 6 : 14 - 29 Thema : BARANI MA HITA MANGHATINDANGKON NA NASINTONG Patujolo : Jamita minggu VII dung Trinitatis di...
-
Pengertian Liturgi di Gereja Lutheran GKLI Sebagai Gereja Lutheran memahami bahwa : Ibadah adalah Pesta Al...