Selasa, 10 Maret 2026

Bersyukur kepada Allah akan kasih setiaNya - Mazmur 66

Shalom

Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 66:3
Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu.
Mazmur 66:5
Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia:
Mazmur 66:20
Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

Saudara saudari, Dalam mazmur ini, ada dua dasar pujian yang dinaikkan kepada Allah: 
1. Bangsa Israel memuji Allah karena Ia telah memimpin mereka keluar dari tanah Mesir (1-12). Dengan demikian, pemazmur memberikan dorongan: "Pergilah, pandanglah pekerjaan Tuhan" (5). Hal Ini mengingatkan mereka akan peristiwa besar yang Allah lakukan pada waktu bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Ia membelah Laut Teberau menjadi tanah yang kering. Allah memerintah dengan perkasa (6-7). 
2. Pujian syukur kepada Allah atas keluputan dan keselamatan yang dianugerahkan (13-20). Dalam kesulitan (14), Allah telah menolong dan menyelamatkan umat-Nya. Pemazmur berjanji akan memenuhi nazarnya, memuji-Nya dan memasyurkan perbuatan-Nya yang dahsyat (13-20). Ia akan masuk ke rumah Allah dan mempersembahkan kurban bakaran.

Kalau kita berbicara tentang masa lalu, ada beberapa orang yang yang tidak suka melihat masa lalunya, bahkan memilih untuk melupakannya saja karena menganggap masa lalunya kelam. Mungkin juga karna tidak ada yang menyenangkan dan pantas untuk diingat. 
Namun lewat bacaan kita hari ini, pe Mazmur begitu bersemangat melihat ulang pengalaman hidup yang telah dia lalui: dimana Tuhan telah menjawab doa yang dia panjatkan dengan hati nuraninya yang tulus (ayat 16-20). Oleh sebab itu pemazmur memuji-muji Allah dan mempersembahkan korban untuk menepati nazar yang telah dia ucapkan sebelumnya, pada waktu dia mengalami kesusahan (ayat 13-15). 

Oleh karena itu, dalam hidup kita hendaklah kita juga merenungkan karya Tuhan dalam memelihara hidup kita. Dalam masa masa ora Paskah ini, hendaklah kita juga terus merenungkan perjalanan salib "passion" Sebab lewat kematian Yesus Kristuslah dosa dosa kita dibayar lunas dan kita beroleh anugerah keselamatan. 

Kita harus bersyukur atas segala penyertaan Tuhan dalam tiap tiap saat, apabila kita sudah belajar mengucap syukur dalam segala hal atas belas kasihan-Nya baik dulu maupun sekarang, baik kepada orang banyak maupun kepada diri sendiri, maka kita akan tahu bagaimana  memuji Tuhan dengan penuh rasa syukur dan perenungan, terlebih memilih komitmen untuk setia kepada Tuhan. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Bersyukur kepada Allah akan kasih setiaNya - Mazmur 66

Shalom Firman Tuhan untuk kita.  Mazmur 66:3 Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu ya...

what about theologi luther ?