Shalom.....
Firman Allah untuk kita.
Mazmur 20 : 7
Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.
Mazmur 20 : 8
Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.
Mazmur 20:10
Ya TUHAN, berikanlah kemenangan kepada raja! Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!
Saudara saudari, dalam bacaan renungan harian kita saat ini, dapat kita lihat bahwa Daud sebagai seorang pemimpin besar menggubah sebuah nyanyian yang berisi doa bagi seorang pemimpin. Hal ini mengungkapkan kerinduan Daud sebagai pemimpin untuk mendapatkan dukungan berupa doa dari para pendukungnya. Daud membutuhkan doa dari para pendukungnya untuk 3 hal yang sangat penting, yang erat dengan tanggung jawabnya.
1. Ia membutuhkan pertolongan, kekuatan, dan bimbingan dari Tuhan untuk menghadapi kesulitan, tekanan, bahkan serangan dari berbagai pihak (2-3). Ia tidak memohon dihindarkan dari semua itu sebab ia menyadari bahwa salah satu tugas pemimpin adalah menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat walaupun pasti akan menimbulkan serangan dan tekanan terhadap dirinya.
2. Daud membutuhkan dukungan doa untuk kehidupan kerohaniannya (4). Sebab seorang pemimpin yang kehidupan kerohaniannya tidak sehat akan gagal mengemban tugas dan tanggung jawabnya (7-9).
3. Daud juga sangat membutuhkan pertolongan Tuhan dalam menyelesaikan seluruh program dan rencananya demi memajukan masyarakat. Sebab program yang baik tanpa penyertaan Tuhan tidak akan berarti bagi masyarakat.
Jadi, jelas kita ketahui bahwa Mazmur ini adalah doa yang di panjatkan para umat kepada Allah agar Allah melindungi raja (ayat 2, 10). Doa ini disertai dengan pemberian persembahan dan korban bakaran (ayat 4) sebelum berperang. Tujuannya bukanlah untuk meminta pengampunan dosa, melainkan untuk mencari perkenan Allah. Ketika Allah merespons, Ia akan menyatakan kehadiran dan perkenan-Nya dengan memberikan kemenangan kepada raja. Maka rakyat akan bersukacita atas kemenangan yang diraih oleh raja, sebab kemenangan itu terjadi bukan karena banyaknya kuda dan kereta perang yang dimiliki oleh raja. Bangsa yang memiliki bala tentara yang kuat dengan persenjataan yang lengkap pasti akan menyombongkan kekuatan mereka, dan menganggap bahwa itulah Tuhan mereka yang akan memberi kemenangan. Namun, hari ini Firman ini mengingatkan kita bahwa kekuatan semacam itu tidaklah abadi, dan Allah tidak berdiam di atas kesombongan.
Dalam perikop ini, sejarah mencatat dan membuktikan bahwa bangsa dan kerajaan adikuasa kemudian hancur menjadi debu karena kesombongan mereka.
Pemazmur tahu bahwa kekuatan Israel hanya terletak pada Allah, sebab, Dialah sumber kemenangan.
Demikianlah juga dengan kita, hanya Allah yang dapat menjamin kehidupan kita dan memberi kedamaian yang sejati. Oleh karena itu, janganlah takut untuk menaruh kepercayaan anda kepada Dia yang sanggup mendatangkan segala yang baik. Dan marilah kita juga turut mendoakan setiap orang yang ada bersama kita. Terlebih para pemimpin pemimpin kita, baik pemimpin kita dalam Iman, Kita harus berdoa secara khusus agar Tuhan turun tangan, memberkati dan memberi kedamaian agar kita juga beroleh sukacita dan melihat kuasa Allah lewat doa doa kita yang di dengar oleh Allah.
Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏