Syalom!
Damai sejahtera Allah atas kita semua. Amen
Bapak ibu dan saudara saudari, injil Tuhan untuk kita pada saat ini terambil dari Lukas 23:28
Demikianlah Firman Allah :
Lukas 23:28
Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: "Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!
Bapak ibu yang di kasihi Tuhan, kita tahu dengan pasti bahwa Yesus menderita di kayu salib adalah demi kita. Karena alasan inilah Tuhan berduka, bahwa penderitaan-Nya membuat kita menangis. Dibalik penderitaan itu Yesus menginginkan agar kita berbahagia, memuji Allah dan mengucap syukur atas kasih karunia-Nya, dan memberi hidup untuk memuliakan Dia serta memberi kesaksian tentang Dia yang telah mati dan bangkit untuk kita, sebab lewat Penderitaan Yesuslah kita menerima anugerah Allah, dibebaskan dari dosa dan maut, dan menjadi anak-anak Allah yang terkasih.
Tetapi kita sulit dan lambat memahami dan mempercayai ini, karena menurut kodrat kemanusiaan kita hal itu bertentangan. Ketika kita seharusnya menangisi dosa-dosa kita, kita malah tertawa; ketika kita seharusnya tertawa dan hati kita bersukacita karena Kristus, melalui kematian-Nya kita dimenangkan dan beroleh hidup kekal.
Oleh karena itu, lewat renungan ini, kita di ajarkan tentang 2 hal :
Pertama, agar Allah melalui Roh Kudus kiranya menyentuh hati kita, agar Ia membuat kita membenci dosa, menjauhkan kita dari dosa dosa, dan kita bergantung hidup kepada Allah dengan meninggalkan sikap mengandalkan diri sendiri.
Kedua, agar Allah menyalakan api penghiburan-Nya di dalam hati kita di tengah pergumulan dosa, dan memberi kita keyakinan yang teguh atas pengurbanan dan penebusan Tuhan kita. Amen.
Demikianlah renungan kita.
Kiranya Tuhan menolong dan memelihara kita.
Tuhan Allah Bapa surgawi, Berilah kami Roh Kudus-Mu agar dibuat-Nya hati kami menangisi dosa-dosa kami yang sungguh mendukakan hati-Mu. Dan kiranya Roh mu juga membuat hati kami, untuk hidup bersukacita oleh karena Kristus telah menderita dan mati untuk kami demi kebebasan kami dari segala dosa, maut dan kuasa iblis. Demi nama Putra-Mu yang kudus kami berdoa. Amen.
Salam kamis suci - kamis putih