Tampilkan postingan dengan label tujuan alkitab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tujuan alkitab. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Februari 2026

2 Ajaran Utama dalam membaca Alkitab

Saudara saudari apakah yang kamu cari, dan kamu temukan ketika membaca Firman Allah ?

Memang, sepanjang kita membaca Alkitab,msering kita menemukan Cerita, sejarah keselamatan, dan semuanya tentu tujuanya hanya ingin menjelaskan Yesus Kristus.

Namun meskipun demikian Alkitab bukan hanya sebuah cerita, tetapi juga pesan Allah kepada seluruh anak-anak-Nya. Di dalamnya, Allah menjelaskan secara rinci bagaimana Ia menciptakan dunia, bagaimana dunia bekerja, dan apa yang Tuhan kehendaki kita lakukan, dan konsekuensi - apa yang terjadi ketika kita tidak melakukannya, serta bagaimana Ia bermaksud untuk memulihkannya segala sesuatunya ke kondisi semula. Ini memang agak rumit, dan Itulah sebabnya mengapa Allah meringkasnya dalam dua ajaran utama. Luther dan para teolog Lutheran menyebut ke 2 ajaran tersebut adalah Hukum dan juga Injil.

Ajaran-ajaran ini membantu kita mengorganisir semua yang diajarkan Tuhan kepada kita dalam firman-Nya. Hukum Taurat berkaitan dengan kehendak Tuhan bagi hidup kita dan bagaimana Ia ingin kita menjalaninya, apa yang terjadi ketika kita tidak menaati perintah-Nya, seberapa besar kemungkinan kita melakukan kehendak-Nya sendiri, apa hukuman bagi pemberontakan terhadap-Nya, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan otoritas pemerintahan yang telah Ia tetapkan untuk menjaga setidaknya sebagian ketertiban dalam hidup ini (Tiga Kegunaan Hukum Taurat)  sebagai Cermin, pembatas dan penuntun.

INJIL adalah kabar baik bahwa Allah, dalam belas kasih-Nya, mengutus Putra-Nya, Yesus Kristus untuk dilahirkan dalam kandungan Perawan Maria, menderita, mati, bangkit dari pada hari ketiga dan naik ke surga demi keselamatan kita manusia berdosa. Injil harusnya menceritakan bagaimana kematian Kristus telah menghancurkan kematian kekal, memperoleh pengampunan dosa, hidup, dan keselamatan bagi kita, dan semua ini diberikan kepada kita hanya oleh kasih karunia, diterima hanya oleh iman hanya demi Kristus. Injil berisi semua hal berharga yang Allah janjikan kepada kita karena apa yang Yesus lakukan bagi kita. ( Lihat Kisah-Nya )

Aturan ini mengajarkan kita untuk menjaga agar kedua ajaran ini tetap lurus. Ketika kita mengatakan bahwa hukum menyelamatkan kita, kita mendorong orang berdosa untuk mencoba menyelamatkan diri mereka sendiri; kita menolak penghiburan Injil bagi mereka. Ketika kita mengatakan bahwa pengampunan datang dengan syarat, kita menempatkan penghalang antara Yesus, Sarana Kasih Karunia-Nya, dan kasih karunia yang merupakan pemberian cuma-cuma-Nya. Jadi, kita melakukan apa yang digambarkan Luther sebagai seni yang paling sulit — kita membiarkan hukum menjadi hukum — yang menuntut ketaatan sempurna, menghukum kita atas pelanggaran kita yang tak terhindarkan terhadapnya, dan mengarahkan kita kepada Injil. Kita membiarkan Injil menjadi semua janji berharga dari kasih karunia cuma-cuma Allah dan mendorong umat-Nya untuk bergantung padanya.

theologi Lutheran

2 Ajaran Utama dalam membaca Alkitab

Saudara saudari apakah yang kamu cari, dan kamu temukan ketika membaca Firman Allah ? Memang, sepanjang kita membaca Alkitab,msering kita me...

what about theologi luther ?