Shalommm...
Firman Allah untuk kita
Mazmur 120 : 1
Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
Mazmur 120 : 2
"Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
Saudara saudari, Mazmur ini adalah mazmur ziarah yang biasa dinyanyikan pada waktu orang Israel dari segala penjuru tanah air dan perasingan berjalan mudik menuju Yerusalem ke Bait Allah pada hari raya.
Mazmur ini menggambarkan tentang pengalaman pahit, hidup di tengah-tengah bangsa pendusta dan penipu (ay. 2, 3), di antara orang-orang yang suka dendam (ay. 4), bahkan di antara orang-orang yang benci perdamaian (ay. 6); dan mencintai huru-hara serta gemar berperang. Keadaan sedemikian inilah yang menyebabkan si pemazmur menyebut hidupnya celaka (ay. 5).
Tetapi salah satu kekuatannya yang memampukan pe Mazmur agar dapat luput dari keadaan yang mencemaskan ini, ia berseru kepada Tuhan dan mengharapkan pertolongan dari pada-Nya (ay. 1).
Hidup benar di tengah ketidakbenaran. Sebenarnya hal ini juga menjadi gambaran situasi hidup kita yang tidak lebih baik dari si pemazmur, maka wajiblah kita mengikuti jejak langkahnya dan memohon pertolongan Tuhan. Bukan saja agar kita terpelihara dari segala ancaman dunia, tetapi agar kita juga menjadi terang bagi sekitar kita dengan menyuarakan kebenaran, kasih dan perdamaian di tengah dunia yang serba tidak benar, tidak adil, dan penuh dengan peperangan. Tetaplah berseru dan memohon pertolongan Tuhan dan berkomitmen untuk hidup di dalam kebenaranNya.
Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar