Senin, 22 April 2024

1 Korintus 6 : 12-20 - Renungan Luther

Selamat pagi


1 Korintus 6 : 12-20
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.
Makanan adalah untuk perutdan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.
Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya. 
Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!
Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging.
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

DOA BAPA KAMI
Permintaan Ketiga
Jadilah kehendakMu di bumi seperti di Sorga.
Maksudnya adalah:
Sesungguhnya kehendak Allah yang baik dan penuh anugerah itu terjadi juga tanpa permintaan kita. Akan tetapi, kita minta di dalam doa supaya terlaksana juga kepada kita. Itulah yang kita mintakan.
Bagaimanakah hal ini terlaksana?
Demikian: Kalau Allah membinasakan dan mencegah segala rencana dan keinginan jahat yang tidak mengijinkan kita menguduskan namaNya dan menghalangi kedatangan KerajaanNya, seperti keinginan duniawi dan manusiawi. Sebaliknya, Allah menguatkan dan melindungi kita dengan kokoh di dalam FirmanNya dan iman hingga akhir hidup kita. Inilah anugerah dan kehendakNya yang baik. 

Kiranya kasih setia Allah Tritunggal memelihara kita dalam satu hari ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Minggu, 21 April 2024

Galatia 6 : 9 -10//Renungan luther

Selamat pagi.. 
Galatia 6 : 9 -10
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. 
Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

DOA BAPA KAMI.
Permintaan Ketujuh
Tetapi lepaskanlah kami dari  pada yang jahat.
Maksudnya adalah:
Kita minta di dalam doa ini seperti semua yang telah kita minta terdahulu, supaya bapak yang di sorga melindungi kita dari setiap kejahatan apakah itu mengenai tubuh dan roh, godaan kekayaan dan kedudukan yang tinggi; dan apabila hidup kita tiba pada saat terakhir, diberikanNya berkat dan kasih karuniaNya yang membawa kita dari hidup yang penuh penderitaan kepada kehidupan di Sorga. 

Kiranya Kasih karunia Allah Tritunggal menyertai dan memelihara kita dalam satu hari ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Sabtu, 20 April 2024

Renungan Pagi - Gembala yang Baik

Selamat pagi dan selamat hari minggu๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


Yohanes 10 : 7,14,18
Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."

PENGAKUAN IMAN RASULI BAGIAN III
KEKUDUSAN ORANG KRISTEN
Aku percaya kepada Roh Kudus, satu Gereja Kristen yang kudus, persekutuan orang-orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan daging dan hidup yang kekal. Amin.
Maksudnya adalah :
Aku percaya, bahwa aku tidak dapat dengan pikiran atau kekuatanku sendiri mempercayai Yesus Kristus, Tuhanku atau datang kepadaNya; tetapi Roh Kudus telah memanggil aku melalui Injil, menerangi hatiku dengan pemberianNya, menguduskan dan memelihara aku di dalam kepercayaan yang benar. Juga seperti Dia, selalu memanggil, mengumpulkan, menerangi dan menguduskan seluruh Gereja Kristen di dunia dan memeliharanya di dalam kesatuan dalam Yesus Kristus di dalam satu-satunya iman yang benar itu. Di dalam gereja itu Dia setiap hari bermurah hati mengampuni dosaku dan dosa seluruh orang percaya. Dan pada hari yang terakhir Ia akan membangkitkan aku serta semua orang mati dan memberikan kepadaku serta kepada semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus kehidupan yang kekal. Demikianlah sesungguhnya.

Kiranya Kasih Setia Allah memelihara dan menjaga i kita semua. 
Selamat mempersiapkan Hati untuk datang beribadah dan menerima layanan Allah Tritunggal yang akan mengampuni dosa kita dan menerangi hati kita dengan InjilNya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š.. 
Tuhan memberkati๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Jumat, 19 April 2024

1 Samuel 19 : 1 - 7 // Bahan Pendalaman Alkitab Remaja & Pemuda Pemudi GKLI

Bahan Pendalaman Alkitab Remaja & Pemuda/I GKLI

1. Bernyanyi dari Kj No 64 : 1 – 3 “Bila kulihat Bintang Gemerlapan”

1. Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar,
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang besar.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"

2. Ya Tuhanku, pabila kurenungkan pemberianMu dalam Penebus,
'ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh PutraMu darahNya kudus.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"

3. Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacita amatlah besar,
kar'na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau, Tuhanku akbar.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"

2.     Doa Pembuka

   Bapa kami yang ada di Surga, kini kami anak anak Mu datang menghadap kepadaMu, kiranya Engkau menerangi hati kami melalui FirmanMu, sehingga kami selalu memelihara Iman kami, kami rindu agar kami menjadi generasi muda yang takut akan Engkau. Ya Tuhan kami, kami juga berdoa untuk persekutaun doa kami ini, kiranya damaikan hati kami masing masing dan hadirlah Engkau mengajari kami agar kiranya kami beroleh pembelajaran yang benar akan Iman, sehingga kami hidup di dalam damaiMu, berkati orang tua kami, dan saudara kami dan seluruh teman kami yang tidak datang di malam hari ini. Kami juga menyesali akan segala dosa kami, ampuni kami dan kuduskan kami, agar kami semakin hidup di dalam kekudusanMu dan setia di dalam pembenaranMu, dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus kami telah Berdoa Amin.

3.     Bernyanyi Kj No 363 : 1 – 2 “Bagi Yesus Kuserahkan”

1. Bagi Yesus kuserahkan hidupku seluruhnya; hati dan
perbuatanku, pun waktuku milikNya. Bagi Yesus semuanya,
pun waktuku milikNya. Bagi Yesus semuanya, pun
waktuku milikNya.

2. Tanganku kerja bagiNya, kakiku mengikutNya; mataku
memandang Yesus; yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya,
yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah!

4.     Firman “1 Samuel 19 : 1 – 7”

Thema : Berkata-katalah dalam Kasih

             (Titah 9 Jangan mengucapkan saksi dusta tentaang sesamamu)

Tujuan : Supaya Anak Remaja/pemuda dan pemudi melindungi nama baik sesama dengan :

          1. Membela nama baik seseorang.

          2. Menyelesaikan kesalahan orang lain dengan kasih.

          3. Mengatakan yang baik tentang mereka dengan cara yang jujur.

          4. Menjelaskan apa yang mereka katakan dan lakukan dengan cara yang ramah.

Hafalan : Titah ke 9 beserta dengan Maksudnya, (Yakobus 4:11;Efesus 4:25 ; 1 Petrus 4:8 ; Matius 7:1-2)

5. Persembahan + Bernyanyi KJ No. 413 : 1 – 3 “Tuhan Pimpin AnakMu”

1. Tuhan, pimpin anakMu, agar tidak tersesat.
Akan jauhlah seteru, bila Kau tetap dekat

Reff : Tuhan pimpin! Arus hidup menderas;

Agar jangan 'ku sesat, pegang tanganku erat.

2. Hanya Dikau sajalah Perlindungan yang teguh.
Bila hidup menekan, Kau harapanku penuh.

           Reff :

3. Sampai akhir hidupku, Tuhan, pimpin 'ku terus.
K'lak kupuji, kusembah Kau Tuhanku Penebus.

           Reff :

6.     Doa Persembahan + Doa Bapa Kami

+++ Bahan Pengajaran+++


Kolosse 3:12-15 - Marsisesaan dosa na sama hamu

Selamat pagi... 
Kolosse 3:12-15 
 Onpe, hamu angka naung pinillit ni Debata, angka na badia jala hinaholongan, solukkon hamu ma parasirohaon situtu, habasaron, haserepon, lambok dohot lambas ni roha!
Masipauneunean jala masisesaan dosa ma hamu, jumpa marpangkurangi na sada dompak donganna; songon panesa ni Kristus di hamu, songon i ma nang hamu!
Alai diginjang ni saluhutna i: I ma haholongon ni roha i; ai i do rahutrahut ni nasa harimpason.
Jala dame ni Kristus i ma mangarajai di bagasan rohamuna, ai tusi do hamu dijou di bagasan sada daging. Gabe parroha mauliate ma hamu!

TANGIANG ALE AMANAMI
Sipangidoon Palimahon
Sesa ma dosanami songon panesanami di dosa ni dongan na mardosa tu hami.
Dia do lapatan ni i?
On do: Itapangido asi ni roha ni Amanta na di banuaginjang i, asa anggiat unang dijujur dosanta, jala asa anggiat unang biasan rohaNa ala dosanta i, mangoloi na itapangido sian Ibana. Ai apala tama lehononNa nian tu hita na itapangido dibahen na so ture i parangenta i, ai lan do dosanta ganup ari, sipinsangon do hita nian, i do na tama, alai sai asi ma rohana dilehon ma tu hita na itapangido, ai hita pe, na olo do hita dohot nasa rohanta manesa dosa ni angka na mardosa tu hita dohot sumuan uhum na denggan tu nasida.. 

Sai di dongani jala di pargogoi Tuhan Debata ma hita saluhutna, mangulahon angka na dengan di ari sadari on..
Selamat mengakhiri pekan๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Kamis, 18 April 2024

Kolosse 3:8-13 - Renungan pagi

Selamat pagi - Semangat pagi
Kolosse 3:8-13 
Alai anggo nuaeng, bolongkon hamu ma saluhutna i: Rimas, muruk, hajahaton, panginsahion hata barangsi sian pamanganmuna!
Unang ma masigabusan hamu, ai nunga ditanggal hamu jolma na buruk i rap dohot angka parulaonna, jala nunga disolukkon hamu na imbaru i, na pinaimbaru, asa tandaonna rupa ni na tumompa ibana. Ndang mardiaimbar disi Junani manang Jahudi, na marsunat manang na so marsunat, bangso na leban manang bangso na so maju dope, hatoban manang anak mata; Kristus i do tahe saluhutna jala di bagasan saluhutna. Onpe, hamu angka naung pinillit ni Debata, angka na badia jala hinaholongan, solukkon hamu ma parasirohaon situtu, habasaron, haserepon, lambok dohot lambas ni roha! Masipauneunean jala masisesaan dosa ma hamu, jumpa marpangkurangi na sada dompak donganna; songon panesa ni Kristus di hamu, songon i ma nang hamu!


KONFESSI AUSBURGH
ARTIKEL VI 
 TARINGOT TU PANGOLOION NA IMBARU
Dipodahon do huhut, ia haporseaon i ingkon marparbuehon parbue na denggan do, ala ni i porlu do patupa angka ulaon na denggan na pinatikkon ni Debata ala i do lomo ni roha ni Debata; alai ndang jadi marpangunsandean hita tu angka ulaon i laho mangomo hatigoran di adopan ni Debata. Alana haporseaon i do manjalo hasesaan ni dosa songon na niondolhon ni Kristus; Molo dung sun diula hamu saluhutna i dok hamu ma: naposo na so hasea do hami (Luk 17:10). 
Laos i do huhut dipodahon angka Ama ni huria i, alana didok si Amborosius do: Diaturhon Debata do, na malua manang ise na porsea di Kristus, buas do dijalo hasesaan ni dosa so marhite pangulaon alai marhitehite haporseaon sambing.

Sai di ramoti Tuhan Debata ma hita, di patiur jala di pargogoi mangulahon angka na denggan ari sadari on ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Jamita Minggu Jubilate Evangelium : Yohanes 10 : 11 – 18

 

Jamita Minggu Jubilate


Evangelium : Yohanes 10 : 11 – 18

Pendahuluan : Dalam kehidupan kita di masa kini, banyak orang yang tidak mengerti dengan benar apa itu gembala “Parmahan”. Bahkan dari kalangan para gembala pun “Pendeta/Pelayan” sudah banyak yang tidak menjadi gembala yang benar, ada yang menjadi gembala karna menganggap gembala itu suatu profesi yang menghasilkan banyak uang, ada yang karna susahnya kehidupan sehingga meninggalkan kegembalaanya, bahkan ada yang selalu di panggil dengan sebutan nama Gembala/Pendeta namun tidak betul betul menjadi parmahan “Pendeta” dari karakter si gembala tersebut, semuanya itu hampir sama juga dengan domba, banyak domba saat ini yang merasa sehat padahal sakit di hadapan Allah sehingga rasa sehat ini membuat kita merasa tidak membutuhkan Allah atau tidak merasakan pemeliharaan Allah, tidak mendengarkan suara Allah, nah oleh sebab itu, dengan keadaan ini, pada minggu ini, melalui khotbah ini, Allah mau menyampaikan kembali kepada kita bahwa :

Thema : Yesus adalah Gembala yang baik

1.     1. Dengarkanlah suara Nya

Saudara/I yang di kasihi Yesus Kristus, di dalam Perikop ini Yesus dengan jelas memberitahukan melalui perumpamaan ini, bahwa Yesus adalah sungguh benar Gembala yang baik “Parmahan na denggan”(Yoh.10:11). Berbicara tentang Gembala sesungguhnya tidak ada seorang pun dari antara kita manusia di dunia ini yang dapat menyamai Yesus Kristus menjadi gembala yang baik. Contoh kalau kita perhatikan dalam segala aspek, Menjadi Gembala yang baik dalam rumah tangga mengurus, mendidik dan mengajar atas anak anak (tidak ada kita yang sempurna dalam hal itu, kadang ada yang memukul, tidak peduli bahkan tidak menjadi gembala, dalam Gereja menjadi gembala atas jemaat jemaat, mengumpulkan, mengajar dan mengawasi Jemaat tidak semuanya dapat melakukan itu dengan sempurna dan dalam masyarakat ataupun dalam negara ini pun sungguh tidak ada yang dapat melakukan tugas penggembalan itu seperti yang di lakukan oleh Yesus Kristus “Memelihara dan menjaga setiap orang”. Oleh sebab itu, dengan pengakuan Yesus Kristus melalui perumpamaan ini, sesunggunya Yesus krsitus dengan jelas menyuarakan bahwa Yesus adalah gembala yang baik.

Saudara/I yang di kasihi kristus Yesus, perlu juga kita memahami bahwa kehadiran kristus Yesus sebagai gembala yang baik, ia telah menempatkan kita di dalam kandang milikNya/Pewaris kerajaan Allah , artinya pada hakekatnya Dosa membuat kita keluar dari kandang Kristus dan menjadikan kita tersesat, namun Kristus sendiri mencari kita, mengumpulkan kita, memelihara kita dan membuat kita satu dengan orang orang percaya. Hal itu sungguh indah, makanya kalau kita mengerti makna Gereja sesungguhnya Gereja itu adalah kandang kita, tempat Allah untuk mengumpulkan dan memelihara kita para umat pilihannya, sebab gereja memiliki makna “di panggil dari kegelapan menuju terang Kristus”.

Namun jikalau kita perhatikan pada saat ini, keinginan dunia ini, kenikmatan dunia ini, dan segala tawaran dunia ini, membuat para oknum Gereja sering jatuh kepada hal hal yang tidak benar. Gereja tidak lagi Fokus untuk menggembalakan jemaat. Sebab itu ketika gereja tidak lagi melayankan Firman Allah dengan Murni dan melayankan sakramen dengan benar maka Gereja sudah salah dalam hal penggembalaan nya. Demikian juga dengan para pendeta, jika pendeta tidak lagi menggembalakan domba domba “jemaat” dengan segala bentuk karakter dari pada Yesus Kristus sendiri maka sesungguhnya pendeta tersebut juga sudah tidak menjadi gembala yang baik. Itu sebabnya pada masa kini hadir kalimat yang mengungkapkan Gembala Bebek “Jemaat di depan dan gembala di belakang”. Bahkan para kalangan gembala juga hadir hanya sebatas keinginan kenikmatan dunia semata.

Oleh sebab itu seharusnya Gereja atau Gembala harus hadir untuk mencari yang tersesat, menuntun, mengajar, dan menyembuhkan serta mengawasi domba dombanya agar tidak sehat secara jasmani maupun rohani agar tidak keluar dari kandang, ataupun meninggalkan kandang.

2.     2.  Bersukacitalah karna Engkau sudah menjadi domba Allah

Saudara/I yang di kasihi Yesus Kristus, Iman yang telah Allah berikan kepada kita sesungguhnya itu menjadi materai dan menjadikan kita domba Allah, umat Allah pilihan Allah. Sebab kematian Kristus di kayu salib menunjukkan bahwa tidak ada gembala yang terbaik selain Yesus Kristus, sebab Dia telah memberikan nyawanya hanya untuk membawa kita para domba dombanya kembali ke kandang Allah. Kematiannya menguduskan kita dari dosa kekekalan, dari kesesatan dan membuat kita menjadi milik Allah yang seutuhnya.

Sebab itu yesus dengan tegas mengatakan bahwa setiap yang sudah menjadi milik Allah “domba Allah” tidak akan ada yang bisa mengambil kita dari pihak Allah. Namun Allah akan tetap memelihara kita, menantikan kita kapan bertobat, menuntun dan mengajar kita melalui lawatan roh kudus dan memagari kita sehingga Iblis tidak berkuasa lagi untuk menguasi hati dan pikiran kita. sungguh itu sangat suka cita yang besar.

Oleh karena itu, kita juga sebagai domba Allah, umat pilihan Allah harus kita mendengarkan suara Allah “yoh. 10:27” sebab domba yang baik akan selalu mendengarkan dan melakukan apa yang gembala perintahkan. Karna itu mari kita menelit pribadi kita masing masing, apakah kita telah menjadi domba yang setia atau tidak, kalau belum mari bertobatlah dan dengarkanlah suara Allah mu.

Saudara/I yang di kasihi kristus Yesus oleh sebab itu, sesuai dengan nama minggu kita saat ini, minggu judika, semuanya bersukacita kepada Tuhan, satu hal yang mau Allah katakan bersukacitalah karna Allah telah memilih dan menebus kita menjadi domba dombaNya, sebab setiap domba Allah adalah milik Allah dan pewaris kehidupan yang kekal. Karna itu nyatakan lah sukacita mu itu dalam dirimu masing masing dengan selalu mendengar dan melakukan kehendak Allah. Sehingga dimanapun kita berada, baik dalam keluarga, dalam sekolah, dalam lingkungan kita ataupun dalam pekerjaan kita, kita semua harus menjadi gembala bagi saudara saudara kita, menjadi gembala yang baik seperti Kristus yang telah menjadi gembala kita. kiranya kasih setia Allah memelihara dan menjaga kita semua…. Amin.

theologi Lutheran

Bagian 2 - penjelasan tentang Pengakuan Iman Nicea

Tanggal pasti dan penulis pengakuan iman Athanasius tidak diketahui. Pengakuan ini mengambil namanya dari tradisi teologis Santo Athanasius....

what about theologi luther ?