Minggu, 31 Agustus 2025

Tuhan adalah pertolongan kita dalam Susah dan Senang

Selamat pagi 

Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 44 : 4
Engkaulah Rajaku dan Allahku yang memerintahkan kemenangan bagi Yakub.
Mazmur 44 : 5
Dengan Engkaulah kami menanduk para lawan kami, dengan nama-Mulah kami menginjak-injak orang-orang yang bangkit menyerang kami.
Mazmur 44 : 6
Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan,
Mazmur 44 : 8
Karena Allah kami nyanyikan puji-pujian sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya.

Saudara saudari, dalam sejarah kekristenan, perjalanan atau penziarahan adalah salah satu gambaran umum dalam melukiskan relasi dengan Allah. Dalam relasi dengan Allah, kita pasti mengalami pasang dan surut kehidupan.

Pada Mazmur 44 ini dapat kita lihat bahwa pemazmur menceritakan keluh kesah bangsa Israel. Mereka mengalami penderitaan, penindasan, dan serta penghinaan dari bangsa lain. Dalam penderitaan yang demikian hebatnya, Allah dirasa telah meninggalkan mereka. Bahkan, Ia dianggap bertanggung jawab atas segala penderitaan yang mereka alami (14). Namun di balik penderitaan itu, satu hal yang perlu kita tau bahwa ternyata, walaupun mengalami penderitaan hebat, bangsa Israel tidak pernah melupakan Allah, Sang Pencipta hidup. Mereka tetap mengingat sejarah perjalanan bangsanya. Bangsa Israel meyakini bahwa Allah begitu mengasihi dan menyertai mereka (1-9).

Suka duka datang silih berganti dalam hidup kita. Siapa pun kita, tidak ada yang bisa memastikan bahwa hidup akan baik-baik saja dan semua akan berjalan dengan baik. 
Yang bisa kita pastikan adalah Allah ada bersama kita dalam setiap musim kehidupan kita. Kita tidak pernah ditinggalkan. Percayalah bahwa sesungguhnya Allah tetap berkuasa atas segalanya. Kasih setia-Nya berkuasa untuk membebaskan kita dari segenap penderitaan, asalkan kita tetap setia kepada-Nya.

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Jamita Minggu I Setelah Epiphanias 2026 MATIUS 3: 13 - 17

  EVANGELIUM DI MINGGU I DUNG EPIPHANIAS  (MINGGU HAPAPATAR) 11 JANUARI 2026   EV :  MATIUS 3: 13 - 17                 Sinurathon ni : Pdt....

what about theologi luther ?