Jumat, 05 Desember 2025

Allah memberi Karunia karunia dengan fungsinya - 1 Korintus 12 : 27

Shalom

Firman Allah untuk kita. 
1 Korintus 12:27
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
1 Korintus 12:28
Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
1 Korintus 12:31
Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

Saudara saudari, sejak awal didirikanNya Gereja, maka dari situ Gereja memang selalu terdiri atas banyak anggota dan mempunyai karunia berbeda. 
Oleh sebab itu, gereja rentan mengalami perpecahan. Apalagi jika masing-masing anggota mengedepankan egonya.

Hal ini juga terjadi dalam jemaat Korintus. Perbedaan karunia rohani ternyata melahirkan kesombongan rohani pada sebagian jemaat. Sementara dalam diri jemaat lainnya, malah muncul rasa minder. Mereka yang merasa kuat ingin berkuasa, sedangkan yang lemah tidak mau melayani. Perselisihan pun terjadi dan perpecahan tidak dapat dihindari.

Dalam perikop ini, Paulus mengingatkan bahwa tidak ada status tinggi dan rendah dalam tubuh Kristus. Mereka sama dan satu dalam Kristus. Mereka dibaptis menjadi satu tubuh dan diberi minum dari satu Roh (13). Roh yang sama yaitu Roh Kudus yang telah dan akan selalu mengisi hidup setiap orang dalam Berjemaat. Dia jugalah yang memberi karunia rohani yang beragam. Tujuannya agar semua jemaat bekerja sama demi mencapai satu tujuan, yaitu Hidup dalam kekudusan dan memuliakan nama Kristus sang kepala Gereja.

Dalam bacaan ini, Rasul Paulus menganalogikan gereja seperti tubuh. Tubuh memiliki organ dengan fungsi yang berbeda. Namun, setiap bagian tubuh harus bekerja sama agar tujuan utama dalam tubuh dapat ercapai. Demikian juga setiap orang percaya, mereka harus berkolaborasi agar seluruh tujuan utama gereja dapat tercapai.

Setiap orang percaya memang memiliki karunia yang berbeda untuk maksud dan tujuan yang Allah tetapkan. Karunia itu bukan untuk dibanding bandingkan apalagi dipertandingkan, sebab jika demikian, hal itu akan membuat relasi persekutuan menjadi tidak nyaman dan panggilan kesatuan gereja akan menjadi terbengkalai. Sebagian orang tidak mau terlibat dalam pelayanan, sebagian lagi justru ingin berkuasa. 

Perbedaan karunia seharusnya dipandang sebagai kesempatan bersinergi. Beragam corak karunia semestinya harus bisa membuat jemaat saling melengkapi. Hal ini akan tercapai jika kita mau bekerja sama. 
Syaratnya, kita wajib memusatkan tujuan hanya untuk kemuliaan Allah semata.

Oleh karena itu, marilah memanfaatkan karunia-karunia yang secara khusus dianugerahkan oleh Kristus bagi kita, agar terbangun kerjasama yang baik untuk demi kemuliaan NamaNya. 

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Jamita Minggu I Setelah Epiphanias 2026 MATIUS 3: 13 - 17

  EVANGELIUM DI MINGGU I DUNG EPIPHANIAS  (MINGGU HAPAPATAR) 11 JANUARI 2026   EV :  MATIUS 3: 13 - 17                 Sinurathon ni : Pdt....

what about theologi luther ?