Senin, 24 November 2025

Berbahagialah Yang Takut Akan Tuhan - Mazmur 112

Salam kasih Kristus. 

Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 112 : 1
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Mazmur 112 : 2
Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
Mazmur 112 : 3
Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.
Mazmur 112 : 9
Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.


Saudara saudari, Apa yang menjadi jaminan orang benar bahwa hidupnya akan berbahagia? Bukan siapa dirinya dan apa perbuatannya, melainkan bagaimana relasinya dengan Allahnya. Yaitu relasi yang merespons segala karya Allah yang sudah dinyatakan atas dirinya.

Bagian kedua trio mazmur Haleluya (111-113) ini menguraikan perbuatan orang benar dan akibat dari merespons dengan tepat segala karya Tuhan yang sudah dipujikan dalam Mazmur 111 (lih. ayat 10). Mazmur ini bercirikan sastra hikmat melihat tekanan kepada "takut akan Tuhan" (lih. Ams. 1:7) dan kesukaan akan Taurat Tuhan, "yang sangat suka kepada segala perintah-Nya" (lih. Mzm. 119:16, 24, 47, dst.). Pembukaan mazmur ini "Berbahagialah orang..., " maupun isinya yang membandingkan orang benar (2-9) dan orang fasik (10), mirip dengan Mazmur 1. Seperti Mazmur 111, Mazmur 112 ini bersifat puisi akrostik, setiap baris dimulai dengan huruf-huruf yang sesuai dengan urutan abjad Ibrani.

Panggilan anak Tuhan bukan hanya memuji Tuhan karena karya-Nya yang dahsyat, yang keluar dari karakter-Nya yang luar biasa, tetapi bagaimana mewujudkan karakter tersebut dalam hidupnya. Oleh karena sikap hidup yang meneladani Tuhan inilah, kehidupan anak Tuhan disebut berbahagia. Seluruh hidupnya diabdikan untuk hal-hal baik, seperti selalu melakukan hal yang baik bagi orang lain (5, "mujur" lebih tepat diterjemahkan "adalah baik"; 9). Orang yang demikian tidak akan goyah (6), bahkan dalam situasi yang sulit "gelap" ia akan keluar sebagai pemenang "terang" (4), dan ia dapat memercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan (7).

Mazmur ini mengajak kita mewujudkan karakter Allah dalam hidup keseharian kita: di dalam keluarga kita sebagai orang tua yang baik (2-3), dalam relasi kita sebagai sahabat dengan sesama manusia, berbelas kasih dan berlaku adil kepada orang miskin (4-5, 9). Dengan demikian kita akan disebut orang yang berbahagia.

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh memelihara dan menolong kita semuanya. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Jamita Minggu I Setelah Epiphanias 2026 MATIUS 3: 13 - 17

  EVANGELIUM DI MINGGU I DUNG EPIPHANIAS  (MINGGU HAPAPATAR) 11 JANUARI 2026   EV :  MATIUS 3: 13 - 17                 Sinurathon ni : Pdt....

what about theologi luther ?