Senin, 16 Februari 2026

Allah memulihkan - Penderitaan akan menjadi sukacita dalam Kristus - Yesaya 60

Shalom
Firman Allah untuk kita. 
Yesaya 60:1
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Yesaya 60:2
Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.
Yesaya 60:22
Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Saudara saudari, Pembuangan ke Babel adalah masa sulit yang dihadapi oleh bangsa Israel. Sebagian dari mereka ada yang dibunuh dan dibawa sebagai tawanan perang. Namun, Nabi Yesaya menyadari kalau semua itu terjadi karena mereka tidak taat dan kurang percaya kepada Allah. Meski demikian, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, kendati mereka sering menyakiti hati-Nya. Allah mengeluarkan mereka dari keterpurukan hingga menuntun mereka sampai ke Yerusalem.

Yesaya 60

Allah memanggil umat-Nya untuk "Bangkit dan Menjadi Terang" (Yesaya 60:1) meskipun hidup dan berjuang di dalam kegelapan dunia. Ini adalah nubuatan tentang pemulihan, di mana kemuliaan Tuhan terbit atas umat-Nya, membawa harapan, kekayaan bangsa-bangsa, dan sukacita setelah masa keterpurukan atau pembuangan. 

Ada beberapa poin inti renungan Yesaya 60:
1. Bangkit dari Keterpurukan
Umat Tuhan dipanggil untuk tidak lagi terpuruk dalam kegelapan (dosa, keputusasaan, atau masalah), melainkan bangkit dan menerima terang Tuhan.
2. Terang Itu Telah Datang
Alasan untuk bersinar bukanlah kekuatan diri sendiri, melainkan karena kemuliaan Tuhan (terang-Nya) sudah terbit dan nyata atas kehidupan orang percaya, sering dikaitkan dengan kedatangan Mesias (Yesus).
3. Terpanggil dan bangkit Menjadi Saksi Terang:
Umat yang telah diterangi Tuhan dipanggil untuk memancarkan terang itu melalui perbuatan baik, kebenaran, dan keadilan, sehingga menjadi berkat dan menarik orang lain kepada Tuhan.
4. Pengharapan dan Pemulihan
Janji bahwa Tuhan akan mengubah kehancuran menjadi kemuliaan, dan yang lemah akan menjadi bangsa yang kuat dan diberkati. 

Terang Tuhan tetap terbit atas bangsa Israel (1-2). Bangsa-bangsa akan datang, anak-anak pun datang, dan mereka pun berseri melihatnya (3-5). Itulah terang yang telah memimpin mereka keluar dari kegelapan. Namun, mereka malah terus hidup dalam ketidakpercayaan. Trauma masa lalu yang mereka hadapi selalu melekat di benak mereka. Mereka bahkan kerap kali meragukan kuasa Allah dengan mempertanyakan apakah Allah sanggup memulihkan keadaan mereka atau tidak. Oleh karena penderitaan datang bertubi-tubi, fokus mereka pun menjadi teralihkan. Mereka lupa bahwa selama ini Allah telah menyertai hidup mereka.

Oleh karena itu, Nabi Yesaya mengingatkan kembali agar umat Allah yang ada di pembuangan tetap percaya kepada Allah yang telah menuntun mereka selama masa kesusahan. Yesaya berseru agar mereka bangkit dari kegelapan dan menjadi terang, karena seharusnya mereka harus tetap percaya dan bersandar hanya kepada Allah, bukannya malah meragukan kuasa-Nya.

Pemulihan yang diberikan Tuhan bagi Israel bukan untuk mereka nikmati sendiri melainkan untuk dibagikan kepada bangsa-bangsa. Demikian pula seharusnya seseorang yang sudah diberkati terpanggil dan harus membagikan berkat itu kepada orang lain. Setiap kita telah menerima pemulihan yang datang dari Allah, maka pemulihkan itu akan membebaskan kita dari perbudakan dosa dan melimpahi kita dengan segala berkat rohani. Karena itu, jadilah berkat bagi orang lain di sekitar Anda! 

Kini Allah pun telah menunjukkan terang itu kepada kita orang orang percaya. 
Dengan demikian, jangan biarkan masa lalu yang kelam atau penderitaan yang kita alami saat ini membelenggu dan membuat kita ragu seperti orang-orang tak percaya yang hidup dalam kegelapan. Mari kita bangkit dan menjadi terang sehingga kemuliaan Allah selalu nyata dalam hidup kita.

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

2 Ajaran Utama dalam membaca Alkitab

Saudara saudari apakah yang kamu cari, dan kamu temukan ketika membaca Firman Allah ? Memang, sepanjang kita membaca Alkitab,msering kita me...

what about theologi luther ?