Firman Allah untuk kita.
Mazmur 81:2 Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita, bersorak-soraklah bagi Allah Yakub.
Mazmur 81:9
Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu; hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!
Mazmur 81:9
anganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.
Mazmur 81:11
Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.
Saudara saudari, bacaan mazmur kita pada hari ini adalah merupakan seruan bagi bangsa Israel untuk mendengar. Karena mendengar adalah dasar bagi bangsa Israel untuk mengerti kehendak Allah dan masuk ke dalam ketetapan Allah. Bagi bangsa Israel, mendengar adalah syarat bagi mereka untuk dapat menghayati perjanjian antara Allah dengan mereka (ayat 6b-11), sebab sejarah perjanjian antara Allah dengan mereka diawali dengan perintah untuk mendengar (Ul. 6:4), namun meskipun demikian seruan Allah, sepanjang sejarah mencatat bahwa Israel terus menerus terdapat dalam kesalahan yang sama, yaitu menolak untuk mendengar (ayat 12).
Saudara saudari, perlu kita mengetahui bahwa dengan adanya ketetapan antara Allah dengan bangsa israel, maka menolak untuk mendengarkan Tuhan adalah sama halnya dengan menolak kuasa Tuhan, dan itu berarti menolak keselamatan yang Tuhan berikan bagi mereka (ayat 13-17).
Lewat Mazmur ini, kita juga dapat membuktikan bahwa Allah sungguh sangat setia. Kasih setia Tuhan tidak berkesudahan bagi Israel dan termasuk kita, sehingga demikianlah Allah terus-menerus memanggil mereka untuk mendengar (ayat 9, 12, 14). Ini merupakan seruan keprihatinan Tuhan yang sangat mendesak bagi umatNya. Tuhan tidak ingin umat-Nya terus- menerus berada dalam kesesatan karena menolak untuk mendengarkan Tuhan, dan Tuhan Allah juga terus mengajak umat-Nya untuk bergerak maju bersama-Nya menuju hidup yang baru (ayat 14-17).
Pesan Mazmur ini sungguh jelas, yaitu pesan pembebasan. Israel pernah dilepaskan dari perbudakan Mesir oleh Tuhan (ayat 6-8). Oleh sebab itu Tuhan menuntut mereka untuk menyembah Dia (ayat 9-11). Namun demikianlah bebalnya orang Israel, mereka tetap memilih untuk hidup bagi diri sendiri (ayat 12), akibatnya, mereka tidak bisa menikmati pembebasan mereka sepenuhnya. Sebab, Hanya pertobatan yang sungguh-sungguh yang akan membawa mereka kembali ke dalam tangan kasih setia Tuhan. Bila Israel taat dan setia, mereka akan menikmati Tuhan dan beroleh pembebasan (ayat 14-17).
Renungan ini menjadi peringatan bagi kita. Saat kita mendengar Firman Allah, maka marilah kita juga mendengar. Sebab lewat mendengar Firman Allah maka roh kudusNya akan bekerja untuk meng_Insapkan kita atas segala dosa. Allah sungguh akan setia untuk menuntun setiap orang yang memberi diri untuk mendengar Allah.
Kita juga harus sadar dan percaya, seperti Allah membebaskan bangsa israel dari perbudakan di Mesir, demikianlah juga Allah membebaskan kita dari perbudakan Iblis lewat kematian anakNya, yaitu Yesus Tuhan kita. Kematian Yesus di kayu salib menjadi jalan bagi kita dapat berdamai dengan Allah. Sungguh, dalam keadaan kita berdosa Allah datang menolong dan mengulurkan tanganNya kepada kita, Ia rela membentangkan tanganNya terpaku dan mati tersalib. Dalam kelemahan kita, Allah datang menolong dan membangkitkan kita. Sungguh itu adalah bukti kesetiaan Allah bagi kita.
Oleh karena itu, hendaklah kita setia kepada Tuhan. Jika Tuhan sudah menolong dan menyelamatkan kita dari maut-kematian kekal, maka marilah kita mau memberi hidup hanya untuk kesukaan Allah, sebab meskipun hidup kita di dunia dan hidup dalam daging yang akan binasa, tetapi percayalah bahwa Kristus telah hidup dalam diri kita dengan jalan ia masuk ke dalam hati kita, menguasai kita dan memerintah atas kita, demikianlah sesungguhnya hidup kita bukan lagi atas kehendak dan kekuatan kita, sebab kita adalah umat tebusan Allah. Tidak ada lagi dalil kita untuk menolak pernyataan Allah, sebab setiap yang menolak Allah sama halnya sedang menantikan kebinasaan yang kekal.
Marilah kita setia kepada Allah dan memberi diri menjadi persembahan yang hidup bagi Allah. Tetaplah setia dan hidup di dalam pertobatan. Dalam pekerjaan ini, Tuhan akan memelihara dan menolong kita.
Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar