Senin, 15 Juli 2024

Kasih setia Allah tidak dapat dipisahkan oleh siapapun dari kita, Roma 8 : 31 - 39

Selamat pagi. 


Renungan Firman Allah untuk kita hari ini.
 
Roma 8 : 31
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Roma 8 : 38
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
Roma 8 : 39
atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Saudara saudari yang terkasih, salah satu kelemahan kita dalam menjalani hidup ini adalah menghilangkan rasa takut atau melawan rasa takut, sering kita merasakan takut karna tidak memiliki apa apa, takut tidak makan, takut tidak mendapatkan upah dan lainnya. Dalam perikop kita hari ini, Rasul Paulus berusaha untuk meyakinkan Jemaat di Roma dengan keyakinan Imannya bahwa Jikalau Allah berada di pihak kita, atau kita berada di pihak Allah maka sesungguhnya tidak ada yang perlu kita takutkan. Meskipun dunia ini memiliki kuasa, tapi percayalah tak satupun Kekuatan atau kuasa di dunia ini yang dapat mengatasi kuasa Allah. Kuasa Allah tidak dapat terukur dan tidak dapat di tandingi oleh siapa pun. Oleh karena itu ingatlah, tidak akan ada yang bisa memisahkan atau memutuskan Kasih setia Allah kepada kita. Kasih Allah tidak pernah berubah ubah terhadap kita. Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Siapakah yang akan menghukum mereka? Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? 
Bersyukurlah selalu bahwa "KASIH ALLAH DALAM KRISTUS MENJAMIN KITA SEMPURNA KINI DAN KEKAL"

Jadi, apa pun yang terjadi pada kita, di mana pun kita berada, kita tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah. Penderitaan dan kesusahan setiap hari tidak akan dapat memisahkan kita dari Allah. Justru penderitaan menolong kita untuk menyatukan diri kita dengan Allah. Melalui penderitaan, kita justru akan semakin merasakan kasih-Nya. Ayat 37-39 mengajak kita melihat semua penderitaan itu dari sudut Yesus Kristus yang mengasihi kita, sehingga kita diyakinkan bahwa baik maut maupun hidup, malaikat, pemerintah, kuasa-kuasa, dan makhluk lain tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus. 
Maka seorang Kristen yang sungguh percaya Allah Tritunggal hendaknya tidak berputus asa, atau berusaha lari dari tantangan. Kasih-Nya melindungi kita dari berbagai bentuk kekuatan apa pun yang berupaya menguasai dan mengalahkan kita. Oleh karena itu kiranya Kasih Allah yang begitu besar haruslah membuat kita merasa Aman di dalam Dia. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua.. Amin

Minggu, 14 Juli 2024

Roh Kudus adalah kekuatan Kita - Efesus 1 : 13 - 14 Renungan harian Luther

Selamat pagi. 
Firman Allah untuk kita hari ini. 

Efesus 1 : 13
Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Efesus 1 : 14
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.


Saudara saudari yang terkasih, di dalam pendengaran Firman Allah, Roh Kudus akan selalu bekerja untuk mengartikannya kepada kita, sebab jikalau bukan karna tuntunan Roh Kudus maka kita tidak dapat memahami maksud Allah yang sesungguhnya. Dan sesungguhnya ketika kita percaya, ataupun ketika kita di Baptiskan ke dalam Baptisan KudusNya, maka pada saat itu kita sudah Sah menjadi Anak Allah, dan tanda sah ini kita di tandai atau dimateraikan dengan Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Itu sebab nya setiap orang harus di Baptis, termasuk Balita, agar mereka menjadi milik Allah, di sucikan dan dikuduskan melalui Baptisan. Maka pada saat itu Roh Allah berdiam di dalam kita. Sebab dosa yang di wariskan dari orang tua telah di tenggelamkan melalui Baptisan Kudus dan dosa mereka telah ikut di pakukan di salib KRISTUS sehingga setiap orang yang di Baptis menjadi Ciptaan baru. 
Oleh karena itu, sesungguhnya tidak ada yang perlu kita sombongkan di dunia ini, terlebih di hadapan Allah, sebab usaha kita, kekuatan kita, hikmat kita tidak dapat kita pergunakan untuk memahami Maksud Allah, untuk mengerti kehendak Allah, segala sesuatunya tentang Allah dapat kita pahami, itu adalah hanya oleh karna pekerjaan Roh Kudus. Sungguh Allah begitu mencintai dan mengasihi kita.
Di dalam PENGAKUAN IMAN RASULI BAGIAN KE 3 
Tentang Pengudusan dikatakan "Aku percaya akan Roh Kudus Gereja Kristen yang kudus, persekutuan orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan daging, dan kehidupan kekal".
Artinya : aku percaya bahwa dengan pikiran atau kekuatan sendiri aku tidak dapat percaya akan Yesus Kristus Tuhanku, atau datang pada_Nya; tetapi roh kudus telah memanggilku melalui Injil, menerangkan dengan rahmat kurnia_Nya, menguduskan dan menjaga diriku di dalam Iman yang benar. 
Dengan cara yang sama Ia memanggil, mengumpulkan, menerangi, dan menguduskan seluruh Gereja Kristen di dunia ini, dan menjaganya bersama Yesus Kristus dalam satu Iman yang benar. 
Pada akhir zaman, ia akan membangkitkan diriku dan semua orang mati, dan mengaruniakan hidup abadi kepadaku dan kepada seluruh umat yang beriman kepada Kristus. 

Saudara saudari, Karna itu, berbahagialah engkau yang sudah di Baptis dan sungguh percaya kepada Allah Tritunggal. Hiduplah di dalam tuntunan Roh Kudus sebab haruslah demikian, dengarkanlah suara Allah dan lakukanlah kehendak-Nya, sebab Roh Kudus akan selalu menerangi hati kita, memampukan kita dan menguatkan kita dalam menjalani kehidupan sehari hari. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh kudus memelihara dan menyertai kita... Amin 🙏🙏🙏

Sabtu, 13 Juli 2024

Doa adalah pekerjaan Roh Kudus - Renungan Harian Luther Roma 8 : 26 - 30

Selamat pagi dan selamat hari minggu VII setelah Trinitatis untuk kita semua. 


"FIRMAN ALLAH UNTUK KITA HARI INI"
Roma 8 : 26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
Roma 8 : 28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Roma 8 : 30
Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Saudara saudari, satu satunya kekuatan orang percaya adalah DOA. Doa itu adalah perintah Allah, sebab Allah memerintahkan kita untuk berdoa, doa adalah alat komunikasi kita untuk berbicara kepada Allah, untuk bersyukur dan mencurahkan isi hati kita. Namun di dalam hal berdoa, perlu kita mengetahui kebenaran sebab doa tanpa kebenaran maka itu akan sia sia karena doa yang asal asalan tidak ada gunanya dan tidak bermanfaat untuk kita. Oleh karena itu Allah katakan "Doa orang benar Besar Kuasanya". Sesungguhnya orang yang benar benar percaya yang setia kepada Allah yang berpengharapan kepada Yesus Kristus, maka di dalam hidupnya tentu akan selalu memberikan waktunya untuk datang berdoa kepada Allah dalam setiap saat dengan penuh kerendahan hati.
 Dalam Prikop kita hari ini dapat kita lihat bahwa Roh Kudus akan mengajari kita untuk menyatakan permohonan yang benar, Roh kudus akan mengajari kita untuk bersyukur, Roh kudus akan mengajari kita untuk meminta, dan Roh Kudus akan menguatkan kita dalam menjalani hidup, jikalau kita terus menerus membangun komunikasi yang baik lewat doa doa kita. Karena itu, Hidup lah di dalam Iman yang benar agar doamu juga benar terarah sesuai dengan kehendak dan keinginan Allah. Memang di dalam berdoa, kata kata atau susunan kalimat bukanlah penentu di dalam berdoa, namun ingatlah, orang yang memiliki Iman yang benar terdapat Roh Kudus yang berdiam di dalamnya, dan tentu Roh Kuduslah yang akan selalu mengarahkan dan mengajari kita untuk mengungkapkan apa pun yang kita inginkan kepada Allah, hal ini berarti bahwa ketika kita berdoa semata mata itu bukanlah keinginan daging kita, tetapi keinginan Roh Allah yang tinggal di dalam kita, dan yang pastinya Doa yang di tuntun oleh ROH pasti akan Allah dengar dan Allah jawab. Oleh karena itu, melalui FirmanNya dan melalui alat alat Anugerah yang diberikan bagi kita yaitu Baptisan Kudus dan Perjamuan kudus, sesungguhnya itulah yang telah menguatkan bahkan memateraikan kita menjadi milik Allah. Karena itu sesungguhnya orang percaya adalah tempat berdiamnya Roh Kudus, maka hari ini Allah mengingatkan kita, jangan malas untuk berdoa, jangan berdoa hanya saat saat tertentu, tetapi berdoalah setiap saat, sebab Iman tanpa doa adalah mati, orang Percaya tanpa berdoa adalah orang yang mati di dalam Iman, sebab Doa juga adalah napas kehidupan orang percaya. Artinya orang percaya tidak boleh terlepas dari Napas kehidupanNya yaitu Doa. Jangan takut dan jangan ragu dalam berdoa, Ingatlah, Allah begitu mencintai dan mengasihi kita, Allah telah memilih dan melayakkan kita di hadapanNya karena itu, Berdoalah setiap saat dalam hidup mu, "DOAKAN LAH APA YANG KAMU KERJAKAN DAN KERJAKAN LAH APA YANG KAMU DOAKAN". Dan yakinlah doa doa mu akan sampai kepada Allah dan akan dijawab Allah. Karena itu kunci utama dari doa, berdoalah dengan penuh rendah hati oleh tuntunan Roh kudus, sebab Roh kudus akan mengajari kita untuk meminta terlebih untuk bersyukur kepada Allah. Berdoalah Allah akan selalu mendengar dan akan menjawab doa doa kita... 

Salam Minggu VII setelah Trinitatis, mari kita dengar panggilan Allah yang memanggil kita untuk datang menghadapNya hari ini di Altar KudusNya, hari ini, Allah hadir menawarkan Kita pengampunan dosa dan Firman yang menjadi kekuatan kita. 

Kiranya kasih Setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menyertai kita satu hari ini. Amin 🙏🙏🙏

Jumat, 12 Juli 2024

Panduan Acara Ibadah Kebaktian Muda Mudi GKLI - Datangla Kerajaan Mu

 

Acara Ibadah Kebaktian Muda Mudi GKLI



1.     Bernyanyi Kidung Jemaat No. 08 : 1 – 3 (Bagimu Tuhan Nyanyian ku)

1. BagiMu, Tuhan, nyanyianku, kar'na setaraMu siapakah ?
Hendak kupuji Kau selalu; padaku Roh Kudus berikanlah,
Supaya dalam Kristus, PutraMu,
kidungku berkenan kepadaMu.

2. O tuntun aku ke PutraMu,
agar padaMu 'ku dituntunNya:
dan RohMu diam dalam rohku,
membuat mata hatiku cerah,
sehingga kurasakan damaiMu
dan kuungkapkan dalam kidungku.

3. Beri berkatMu, Maha Tuhan,
gar benar kudus puianku,
dan doa juga kulagukan
di dalam Roh dan kebenaranMu,
jiwaku pun padaMu bersyukur,
bersama bala sorga bermazmur.

2.     Doa Pembuka

Bapa kami yang ada di Surga, kini kami datang dengan penuh rendah hati kehadapanMu, mengucap syukur atas segala Anugerah Mu dalam hidup kami satu minggu ini. Terimaksih atas kesehatan dan kekuatan yang telah Engkau berikan kepada kami, dan terimakasih juga pada saat ini Engkau telah mengingatkan kami, agar kami datang ke tempat ini untuk dengar-dengaran akan FirmanMu. Sebentar kami akan mendengarkan, belajar dan ingin melakukan FirmanMu, kiranya tuntun dan ajarlah kami, agar kami selalu setia untuk melakukan kehendakMu. Kami juga berdoa untuk teman teman kami yang tidak dapat datang di malam hari ini, berkatilah juga mereka dan ingatkanlah mereka agar jangan menjauh dari hadapanMu, agar kiranya kami dapat bersama sama di tempat ini untuk belajar akan kebenaran Firman Mu.

 Bapa kami yang di Surga, kami juga memohon, kiranya Engkau selalu memberkati kedua orang tua kami, berikan mereka kesehatan dan kesabaran dalam mengajari kami, mendidik kami terlebih dalam mendoakan kami. Atas segala dosa pelanggaran kami, Tuhan ampunilah kami dan kuatkan jugalah kami agar kami kuat untuk melawan kuasa iblis yang membuat kami menjauh dari hadapanMu. 

Inilah doa dan permohonan kami, Dalam nama bapa dan Putera dan Roh Kudus kami telah berdoa. Amin

3.     Benyanyi Kidung Jemaat No. 402 : 1 – 2 (Ku perlukan Juru selamat)

1.     Kuperlukan Jurus'lamat, agar jangan 'ku sesat;
s'lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.

Reff : Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
          Bila Tuhanku membimbing, 'ku di malam pun tent'ram.

2.     Kuperlukan Jurus'lamat, kar'na imanku lemah.
HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.

Reff : Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
          Bila Tuhanku membimbing, 'ku di malam pun tent'ram.

4.     Renungan

 Nats     : Markus 4 : 26 – 29

Thema : Datanglah Kerajaan Mu                                (Hal. 117)

Tujuan : Supaya anak remaja dan Pemuda/i dimampukan untuk memohon kepada Allah :

1.     Memerintah kita dengan AnugerahNya

2.     Memberikan pengampunan, kehidupan dan Keselamatan

3.     Menolong kita mempercayai FirmanNya dan hidup sebagai anak anakNya.

Hafalan : Doa Bapa kami – Permohonan kedua beserta dengan maksudnya (Markus 1 : 15).

DATANGLAH KERAJAANMU.

Maksudnya adalah

Sesungguhnya Kerajaan Allah dengan sendirinya datang, walaupun kita tidak memintanya. Tetapi kita minta di dalam doa, supaya  KerajaanNya datang juga kepada kita.

Bagaimanakah hal ini terlaksana?

Demikian : 

Apabila Bapa kita yang di Sorga memberikan RohNya yang kudus supaya dengan anugerahNya kita dapat percaya kepada FirmanNya yang kudus, dan berbuat sesuai dengan kehendakNya dalam hidup kita, masa kini dan masa mendatang selama-lamanya. 

5.     Bernyanyi Kidung Jemaat No. 340 : 1 – 3 (Hai Bangkit Bagi Yesus)

1. Hai bangkit bagi Yesus, pahlawan salibNya! Anjungkan panji
Raja dan jangan menyerah. Dengan semakin jaya Tuhanmu ikutlah,
Sehingga tiap lawan berlutut menyembah.

2. Hai angkit bagi Yesus, dengar panggilanNya! Hadapilah tantangan,
hariNya inilah! Dan biar tak terbilang pasukan kuasa g'lap,
semakin berbahaya, semakin kau tegap.

3. Hai bangkit bagi Yesus, pohonkan kuatNya; tenagamu sendiri tentu
tak cukuplah. Kenakan perlengkapan senjata Roh Kudus;
berjaga dan berdoa supaya siap t'rus!

6.     Doa penutup + Doa Bapa Kami + Berkat

7.     Latihan Koor

Tetaplah Berjuang melewati susah mu dengan Berpengharapan kepada Allah - Roma 8 : 18 - 25

Selamat pagi. 


Firman Allah untuk kita hari ini. 
Roma 8 : 18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Roma 8 : 24
Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?
Roma 8 : 26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

DOA BAPA KAMI (permohonan ke 6) 
Dan jangalah membawa kami ke dalam pencobaan.
Maksudnya adalah:
Sesungguhnya Allah tidak mencobai seorang pun, tetapi kita minta di dalam doa supaya Allah melindungi dan memelihara kita, sehingga iblis, dunia, daging kita tidak akan menipu maupun menyesatkan kita ke dalam hal-hal yang sangat memalukan dan bercela. Dan sekiranya kita diserang oleh pencobaan-pencobaan tersebut, pada akhirnya kita masih dapat mengalahkan serta memperoleh kemenangan atasnya. 

Saudara saudari, dalam hidup ini tidak ada kita yang terlepas dari penderitaan, setiap hari ada yang menderita, setiap saat ada yang lelah dalam menjalani hidup. 
Sesungguhnya Allah selalu mengingatkan kita umat tebusan_Nya bahwa justru di dalam kelemahan dan penderitaanlah pengharapan kita kepada Allah harus sungguh nyata. 
Jika kita lihat Ayub, sungguh itu adalah penderitaan yang luar biasa, yang tidak di alami oleh siapa pun selain Ayub. Namun mari kita lihat penyelesaian penderitaannya itu. Tidak ada satupun yang hilang dari padanya, termasuk Nyawanya, Iblis yang memberikan penderitaan itu tidak berhak mengambil nyawanya sebab Allah ada bersama sama dengan Ayub, Ayub memiliki Iman dan pengharapan yang kokoh kepada Allah. Demikianlah kiranya kita, Allah mengijinkan kita hidup bergandengan dengan penderitaan. Itu berarti bahwa perjuangan hidup ini, tidaklah mulus mulus saja, kita tidak bisa lari dari penderitaan, kita tidak bisa menghindar dari padanya, dan itu menandakan bahwa kita tidak bisa hidup tanpa Allah. Saat ini Allah mengingatkan kita, hadapilah penderitaan dengan penuh pengharapan kepada Allah dan percayalah Allah akan selalu menyertai dan menguatkan kita dalam menghadapi masalah. Tetaplah hidup di dalam Iman yang benar sehingga Roh tetap bekerja dalam menuntun kita, termasuk mendorong kita untuk berdoa kepada Allah. Sebab di dalam doa doa kita lah kita dapat memohon kekuatan dan pertolongan Allah dalam hidup kita. Jadi ketika kita susah dan menderita, tetaplah berpengnarapan kepada Allah. Yakinlah bahwa penderitaan di dunia ini akan berakhir dan jika telah tiba saatnya perjuangan kita di dalam Iman yang benar akan mengantarkan kita kepada kehidupan yang kekal. Tetaplah berjuang dan jangan lupa untuk berdoa kepada Allah kita 😊

Kiranya Kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menyertai kita semuanya. 
Amin

Kamis, 11 Juli 2024

Orang percaya adalah orang Berhutang - Cicil Lah Hutang mu - Roma 8 : 12 - 17

SELAMAT PAGI


Firman Allah untuk kita hari ini : 
Roma 8 : 12
Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.
Roma 8 : 13
Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Roma 8 : 17
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Saudara saudari, kita adalah orang orang yang telah di menangkan/dimerdekakan oleh Allah dari kuasa dosa(perhambaan iblis). Karna itu, kita adalah sungguh sungguh orang yang telah MERDEKA yaitu orang orang yang telah di tebus Allah melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus dari perhambaan dosa. Sadarilah bahwa kita tidak akan bisa memerdekakan diri kita sendiri, kita tidak bisa menyelamatkan diri kita sendiri melawan kuasa Iblis.
 Di sinilah kita harus memahami dan mensyukuri kasih setia Allah kepada kita umat ciptaan-Nya. Sungguh hanya melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristuslah yang mampu me-merdekakan kita. Oleh karena itu, sekarang kita adalah milik Allah seutuhnya. Karena itu, setiap orang yang telah menjadi milik Allah yang telah beroleh pembenaran. Maka selama kita masih hidup di dunia ini kita BERHUTANG kepada Allah (pada Konsistensinya Hutang harus di bayar) Oleh karena itu marilah membayar hutang KESELAMATAN kita kepada Allah melalui segala perbuatan baik yang harus kita lakukan tiap tiap hari dalam hidup kita. Kita telah di materaikan Allah melalui Roh kudusNya, maka hendaklah hidup kita di tuntun oleh ROH ALLAH, melakukan semua keinginan yang baik yang mendatangkan sukacita dan damai sejahtera. 
Dan satu hal yang menjadi sukacita terbesar kita, yaitu kehidupan yang kekal. Kehidupan kekal(sorga) hanya di berikan bagi orang orang yang telah menerima Roh Kudus, Karna itu, kita semua telah menerima Roh Allah memalui BAPTISAN KUDUS, melalui FIRMAN Nya. Maka haruslah kita tetap hidup di dalam tuntunan Roh Allah. Sekarang kita berhutang banyak kepada Allah, yaitu segala perbuatan baik yang di tuntun oleh Roh. Karna itu, bukan hanya hutang yang perlu kita cicil, namun hutang kita kepada Allah haruslah juga kita cicil, berbuat baiklah setiap hari kepada sesama tanpa merasa lelah. Terlebih jangan pernah lupa untuk bersyukur kepada Allah. Sebab kasih setiaNya tidak pernah berubah bagi orang yang hidup di dalam kebenaran..... 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua Melakukan aktivitas dalam satu hari ini. 
Amin.. .. .. 🙏🙏🙏

Rabu, 10 Juli 2024

Hidup untuk melakukan kehendak Allah - Roma 8 : 1 - 10

Selamat pagi ..... 

Firman Allah Untuk kita hari ini :
Roma 8 : 1
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
Roma 8 : 2
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
Roma 8 : 5
Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
Roma 8 : 7
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
Roma 8 : 9
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
Roma 8 : 10
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.


Saudara saudari, di dalam hidup kita ini Firman Allah sudah menyatakan bahwa ada dua perhambaan, yaitu di perhamba oleh keinginan daging dan oleh keinginan Roh. 
Bagi kita, setiap orang yang telah beroleh baptisan Kudus, maka kita adalah ciptaan yang baru. Yang lama sudah berlalu dan kita tidak di perbudak oleh keinginan keinginanan dosa lagi, bagi setiap orang yang telah percaya kepada Allah Tritunggal, maka sesungguhnya Allah telah membebaskan kita dari perhambaan Iblis, setiap orang percaya adalah orang yang memiliki pengharapan dan pembaharuan oleh Iman. 

Oleh karena itu, sesungguhnya Allah sangat berharap kepada kita, jikalau kita sudah menerima Baptisan Kudus_Nya, maka hendaklah HIDUP DI DALAM BAPTISAN yang menuntun kita kepada pertobatan setiap hari, ketika kita sungguh sungguh percaya kepada Allah, maka hendaklah kita memberikan hidup kita menjadi persembahan yang harum kepada Allah melalui kerelaan hati kita untuk selalu setia melakukan segala yang baik. Ingatlah Allah telah menebus dan membayar kita Lunas dari Kuasa maut oleh darah Kristus, maka hendaklah hidup kita kira persembahkan hanya kepada Allah. 
Karena itu, marilah kita menjaga diri, mengawasi diri, dan tetap berpengharapan kepada Allah agar kita selalu di kuatkan dan di mampukan dalam melawan hawa nafsu keinginan daging. Lakukan lah hal hal yang baik, yaitu segala bentuk keinginan keinginan Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan,kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 2:22-23). 
Karna kita sudah milik Allah, maka hendaklah dalam hidup kita, kita belajar dan berjuang untuk selalu melakukan kehendak kehendakNya. 

Selamat bekerja dan Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara hati dan pikiran kita semua.... Amin 🙏🙏🙏🙏

theologi Lutheran

JAMITA MINGGU X SETELAH TRINITATIS - PERCAYALAH DAN JANGAN TAKUT - MATEUS 14 : 22 - 33

  2026 JAMITA MINGGU   X DUNG TRINITATIS MATEUS 14 : 22 - 33   THEMA : PERCAYALAH DAN JANGAN TAKUT Pendahuluan : Saudara saudari, ...

what about theologi luther ?