Senin, 06 Januari 2025

Penjelasan tentang Epifanias

Epipanias

1. Pengertian EPIPANIAS
Epifanias berasal dari bahasa Yunani Koine: ἐπιφάνεια, epiphaneia, "manifestasi", "penampakan jelas" atau Teofani dalam bahasa Yunani Kuno (ἡ) Θεοφάνεια, Τheophaneia berarti "penampakan Tuhan" dalam bahasa Batak di katakan Hapapatar.


2. Sejarah Epipanias
Epipanias atau Hari Raya Penampakan Tuhan adalah sebuah hari raya keagamaan dalam sejumlah denominasi gereja Kristen yang di laksanakan setiap tanggal 6 Januari "merayakan wahyu Allah sebagai manusia" manifestasi Yesus Kristus terhadap dunia dalam bentuk kelahiran-Nya, Firman menjadi daging.
Dalam Gereja Ritus Barat maupun Timur memiliki pemahaman yang sama mengenai Epifani ini yaitu Manifestasi Yesus Kristus kepada dunia (papatarhon hadirion ni Debata tu portibion marhite Jesus Kristus. Meskipun mereka sama sama memahami epipanias sebagai pernyataan Allah lewat Kristus namun dalam penghayatan akan peristiwa tersebut agaknya gereja barat dan timur berbeda sebab dalam Gereja Barat, Epifani dilakukan untuk memperingati kedatangan Orang-orang Majus dari Timur disebut Tiga Raja, nama dari ke tiga orang Majus tersebut adalah Gaspar, melchior dan balthasar yang mengunjungi Yesus yang baru saja lahir, hal ini menunjukkan Manifestasi Bayi Yesus Kristus terhadap orang Yahudi maupun di luar bangsa Yahudi (berarti seluruh dunia) sebagai Anak Allah.
Namun dalam Gereja Timur mereka melakukan ibadah Epipanias adalah untuk memperingati pembaptisan Yesus Kristus oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, yang menunjukkan Manifestasi Yesus Kristus memulai karya Pelayanan-Nya sebagai Anak Allah atau sering pula disebut Teofani.

 
Sedangkan dalam sejarah ke Kristenan hari Epifani dirayakan pada 6 Januari dan memperingati empat peristiwa sekaligus, yaitu :
1. kelahiran Yesus,
2. kedatangan orang-orang majus,
3. Pembaptisan Yesus,
4. dan pernikahan di Kana.
Secara nyata tradisi ini bertahan hingga abad kelima di gereja Katolik Roma dan Gereja Timur.
Dan pada tahun 567, Konsili Tours memisahkan tradisi kelahiran Yesus dan Hari Raya Epifani.
Pada tahun 1955, Paus Pius ke-12 memisahkan pembaptisan Yesus dari Hari Raya Epifani, sehingga Hari Epifani dirayakan secara terpisah.
Dan dapat di pahami bahwa "epifani" secara bahasa berarti suara dari surga yang menyatakan/Yesus sebagai Anak Allah. Perayaan Hari Epifani merupakan ritual sakral untuk menampakan martabat ilahi Yesus sebagai Putera Allah sang Penebus dunia.

3. Mengapa Epipanias di rayakan ?
Epipanias selalu di rayakan pada tanggal 6 Januari dengan di hitung maju 12 hari setelah natal 25 Desember, hari raya epifani ini di rayakan untuk mengingat btiga orang bijak yang menurut Alkitab, membawa hadiah berupa Emas, kemenyan dan mur kepada bayi Yesus. Ke tiga persembahan syang mereka bawa sesungguhnya telah menyatakan bahwa Yesuslah Raja, Imam dan Nabi. Orang orang maju tersebut di perkirakan datang mengunjungi Yesus setelah 2 tahun kelahirannya, sebab penginjil Matius mencatatnya dalam Matius 2:16.

Jumat, 03 Januari 2025

Hendaklah kamu selalu Rendah hati, lemah lembut dan Sabar - Efesus 4 : 1 - 3

Selamat pagi ... 
Firman Tuhan untuk kita. 
Efesus 4 : 1
Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.
Efesus 4 : 2
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.
Efesus 4 : 3
Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.

Saudara saudari, perlu kita memahami bahwa yang mendirikan Gereja adalah Allah sendiri melalui orang osang kudus, dan Gereja sendiri adalah tubuh Kristus, namun jika Gereja terus mengalami konflik maka di pastikan bahwa Gereja itu tidak akan maju dan tak akan jadi berkat. Ini akan berdampak serius, gereja itu akan mengalami kemunduran. Tentu saja gereja semacam ini tidak memuliakan Tuhan. Oleh karena itu, kesatuan dalam gereja sangatlah penting khususnya bagi perluasan Kerajaan Allah.

Melalui perikop ini, Rasul Paulus berharap agar jemaat Efesus hidup berpadanan dengan panggilan mereka (1), yaitu hidup seperti Kristus: rendah hati, lemah lembut, dan sabar (2). Mereka harus penuh kasih dan saling membangun. Dalam persekutuan harus ada usaha memelihara kesatuan Roh yang diikat oleh damai sejahtera, sebagaimana orang percaya merupakah satu tubuh, satu Roh, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, serta satu Allah dan Bapa (5-6).

Paulus juga menugasi para pemimpin rohani untuk memperlengkapi umat Tuhan (12). Tujuannya adalah agar jemaat terdidik dalam pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus, mencapai kesatuan iman yang sejati dan memiliki pengenalan yang benar akan Kristus, serta bertumbuh sesuai kepenuhan Kristus. Dengan demikian umat tidak mudah diombang-ambingkan ajaran sesat, kepalsuan, dan tipu muslihat manusia yang ingin menjauhkan umat dari Tuhan. Sebaliknya, umat dapat bertumbuh dan berdiri teguh dalam kebenaran yang didasarkan pada kasih serta semakin serupa dengan Kristus sebagai Kepala jemaat. Di samping itu, umat juga dapat saling membangun, mengasihi, dan melayani sesuai karunia masing-masing.

Oleh karena itu, marilah kita mensyukuri dan menyadari bahwa sesungguhnya kita juga adalah anggota tubuh Kristus yang beraneka ragam dengan peranan yang beragam pula. Oleh sebab itu kita harus saling menghargai, saling mengisi, dan saling melayani sesuai karunia masing-masing. Kristus telah memanggil dan mengumpulkan kita, bahkan mempersatukan kita dengan KasihNya. Dalam kesatuan itu, kita tetap memiliki keragaman agar kita dapat saling memperlengkapi di antara sesama umat Tuhan. 
Oleh karena itu, kesadaran akan kesatuan kita sebagai anggota tubuh Kristus harus diimbangi dengan kesediaan untuk menerima keanekaragaman di antara kita. Hiduplah di dalam Kasih Kristus dan saling melengkapi lah dengan kasih yang dari padaNya. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Kamis, 19 Desember 2024

YAKIN karna Tuhan kita adalah Allah yang hidup

Selamat pagi. 
Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 16 : 7
Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
Mazmur 16 : 8
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Mazmur 16 : 9
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
Mazmur 16 : 10
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Mazmur 16 : 11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.


Saudara saudari, Mazmur ini dimulai dengan doa permohonan agar Tuhan melindungi pemazmur (1). Akan tetapi ayat-ayat selanjutnya merupakan pernyataan keyakinan pemazmur bahwa Tuhan pasti melindungi dirinya (2-11). Pemazmur sungguh yakin, bahwa Tuhan adalah yang terbaik bagi hidupnya (2, 5). Seperti seorang yang beroleh harta warisan atau tanah pusaka, demikian anak-anak Tuhan mendapatkan yang terbaik. Itu sebabnya pemazmur memuji Tuhan dan tetap hidup mengandalkan-Nya (7-8). Oleh karena itulah pemazmur berpendapat bahwa Justru orang-orang yang menyembah ilah lain rugi besar (3), sehingga pemazmur tidak akan pernah mau terikut ikut dengan mereka yang menyembah berhala dan dengan demikian menyangkali Tuhannya!

Melalui renungan ini dapat kita memahami bahwa, memiliki Tuhan berarti memiliki hidup sejati karena Tuhanlah satu-satunya sumber hidup. Karena itu memiliki Tuhan berarti memiliki segala-galanya. Ayat 8-11 dikutip oleh Rasul Petrus dari (Kis. 2:25-28) dan juga (Kis. 13:35-37) untuk menjelaskan Tuhan Yesus yang bangkit. Artinya karena Kristus diutus Allah ke dalam dunia untuk menjalankan misi-Nya, mati menebus manusia berdosa, maka setelah tuntas misi penyelamatan tersebut, Allah membangkitkan Dia sebagai Allah yang hidup.

Inilah keyakinan pemazmur bahwa ia memiliki jaminan akan hidup bahagia dan selamanya dalam keberkatan karena Allah adalah sumber hidupnya. Keyakinan ini bukan hanya milik pemazmur atau umat Tuhan pada masa Perjanjian Lama, tetapi terlebih lagi milik umat Kristen sejati. 

Oleh karena itu, hendaklah setiap kita yang percaya kepada Tuhan Yesus yang bangkit dari kematian, harus mempercayai bahwa suatu hari kelak, kita pun akan dibangkitkan dari kematian untuk masuk ke dalam hidup yang kekal. Itulah keyakinan iman anak-anak Tuhan yang telah mengalami penebusan. Karena itulah juga kita dapat berkata Tuhanku hidup, aku pun akan hidup. Apakah itu juga keyakinan iman Anda? Yakinlah dan hiduplah dalam Tuhan Yesus.


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏🙏

Rabu, 18 Desember 2024

Contoh Kata Sambutan Panitia Natal

 

Kata Sambutan Ketua Natal :

 Selamat Natal Ma di Hita Saluhutna Amang Inang!

Tarpuji ma Tuhan Debata di Ulaon Las ni roha ima di Pesta Natal Keluarga GKLI Batu Aji na tapatupa di borngin on.

Na huhormati Amang Pendeta Resort. “Tamu undangan Spesial/Dewan”, Amang Guru Huria, songoni nang angka dongan pangula ni Huria, dohot angka dongan na huhaholongi hami tamu undangan nami na ro sian GKLI baloi kolam, ro di sude ruas ni huria GKLI na ro di bagasan borngin on. Selamat natal ma di hita saluhutna amang ianang.

Hami sebagai Ketua panitia Natal naung tarpillit di tahun 2024, parjolo sahali mandok mauliate ma di Tuhan Debata naung mangalehon hasehaton sahat tu sadari on, jala mauliate ma nang di pos ni roha muna na mangalehon tanggung jawab on tu hami. Molo marningot do hami di angka persiapan persiapan Natal naung tapatupa nunga hurang lobi 2 bulan sahat tu sadari on, sialani i tangkas do hu antusi hami, ianggo so dohot hamu amang inang na mandukung hami ndang boi tarpatupa hita pesta natal on di borngin on, siala ni i mauliate godang ma amang inang di angka sada ni roha naung tapatupa di huria on, lumobi ma di hasadaon ni rohanta na laho patupahon pesta Natal ta on.

Di ulaonta di borngin on godang do angka hahurangan na terjadi, baik di angka cara penyambutan, songoni nang di angka sipatupaon naso sempurna dope, alani i gomos hami mangido amang inang, rap marsialapan roha ma hita di angka hahurangan jala pos rohanta di tahun angka na naeng ro rap ma hita manangianghon asa lam tu dengganna ma tapatupa.

Hombar tu Tema Natal ta di borngin on : “Sada ma rohanta di bagasan holong na sian Debata

Anggiat ma tutu amang inang lam tarida nian hasadaon ni rohanta lumobi ma di huria on, baik di angka hami dongan pangula, songoni nang hita angka ama, dohot di angka ina pe nang di sude pinomparta na adong di huria on, sai gabe ma nian hasadaon ni roha i di hita, jala lam marlipat ganda ma angka pasu pasu ni Debata di hita.

Jala di borngin on mansai las hian roha nami siala haradeon ni angka ama nami ina nami naung ro mangadopi undangan nami di borngin on, sialani i atas nama ketua Natal : hupasahat hami ma amang Inang hamuliateon ni roha nami di haroro muna di borngin on, sai di pasu pasu Tuhan Debata ma hamuna, jala di padao ma sian hita angka arsak ni roha nang parsahiton. Jala pos ma rohanta di Tuhan Debata di lehon ma di hita torang ni pingkiran nang holong ni roha laho mandapothon Natal 25 Desember songoni nang tahun baru 2025. Sai Tuhan Debata ma donganta.

 

Songoni hata sambutan na boi hupasahat hami.

Mauliate ma di Tuhan Debata jala mauliate ma nang di hita saluhutna.

Horas….horas…. horas….

Selamat Natal.


Minggu, 15 Desember 2024

Tuhan memberkati Bumi dan segala Isinya

Selamat pagi. 
Firman Tuhan untuk kita. 
Mazmur 67 : 2
 Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. 
Mazmur 67 : 3
 supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
Mazmur 67 : 4
 Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
Mazmur 67 : 6
Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
Mazmur 67 : 7
Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
Mazmur 67 : 8
Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takut akan Dia!

Saudara saudari, jika kita membaca mazmur ini, sungguh begitu Singkat tapi padat. Mata kita semakin tercelik. Ini merupakan Mazmur Mesias atau Mazmur Milenium. Bukankah Doksologi dan ucapan Berkat Iman ada di dalamnya? (ayat 2, bdk. Bil. 6:24-25). Siapakah "jalan-Mu" itu, kalau bukan Kristus yang berkata "Akulah jalan" (Yoh. 14:6)? Siapakah yang memungkinkan kita beroleh keselamatan? Siapakah yang akan memerintah suku-suku bangsa sehingga mereka bersorak? (Bdk. Why. 7:9). Bukankah Dia yang memegang pemerintahan atas dunia? (Why. 11:15).

Segala ujung Bumi. Setiap manusia tinggal di ujung bumi. Pemazmur berharap kiranya setiap orang di segala ujung bumi takut akan Allah. Cocokkah ini dengan Amanat Agung Sang Mesias dalam Mat. 28:19-20? 
Memang dalam kenyataanya, semakin maju dunia modern ini, justru semakin tercabik-cabik dalam masa globalisasi. Tetapi setiap orang percaya harus merindukan agar seluruh ujung bumi diberkati Allah melalui iman percaya mereka kepada Tuhan Yesus Kristus. Biarlah ujung bumi mendengar suara-Nya. Dan janganlah terpedaya oleh janji persatuan yang di luar Kristus. Sebab hanya Yesus Kristuslah yang mampu memulihkan kehidupan kita dengan utuh dan mendamaikan hati kita, termasuk memperdamaikan hubungan kita dengan Allah. Tetaplah andalkan Tuhan dan berpengharapan kepadaNya. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita. 
Amin 🙏

Sabtu, 14 Desember 2024

Kasihmu adalah bukti Iman yang sesungguhnya

Selamat pagi dan salam Adven III
 

Firman Tuhan untuk kita.
2 Petrus 1 : 3
Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.
2 Petrus 1 : 4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
2 Petrus 1 : 5
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
2 Petrus 1 : 6
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
2 Petrus 1 : 7
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

Saudara saudari, pada renungan kita hari ini Rasul Petrus kembali menyampaikan khotbah mininya lewat surat yang di tuliskannya karena ia sadar waktunya tidak akan lama lagi berakhir dari dunia (12-15). Surat Petrus yang kedua ini bisa dianggap sebagai surat wasiatnya kepada jemaat yang selama ini ia gembalakan. Ia mendorong mereka untuk bertumbuh terus menjadi serupa seperti Kristus. Petrus juga memberi pengharapan bahwa kalau mereka bertekun dalam panggilan dan bertumbuh, mereka berhak masuk ke  kerajaan Kekal (11). 

Itulah nasihat Petrus di penghujung khotbah mininya (3-11). Kalau orang Kristen tidak bertumbuh dalam kebajikan, ia menjadi seperti orang buta dan picik, tidak sadar sudah menerima anugerah (8-10). Ingat dan ketahuilah, sesungguhnya kita telah memiliki segala anugerah yang Allah berikan untuk hidup saleh dan pengenalan yang benar akan Allah (3). Hidup saleh itu adalah mengambil bagian dari kodrat Ilahi dan luput dari hawa nafsu dunia yang membinasakan (4). Maka, tanggung jawab kita adalah bertumbuh menjadi dewasa dalam iman. Hal itu dipaparkan oleh Petrus di ayat 5-7. Dalam Firman ini, rasul Petrus bukan membicarakan tingkatan iman. Tetapi Petrus mengingatkan kembali bahwa setiap orang yang telah beroleh anugerah Allah harus tau bersyukur kepada Allah lewat mempersembahkan hidup untuk Allah melalui segala perbuatan yang baik "buah Roh" atau kebajikan yang seharusnya nyata dalam kehidupan anak Tuhan (Yakobus 1:3-4).
Setiap kali kita mengembangkan satu karakter Kristus dalam hidup kita, hal itu akan memperkuat kebajikan atau karakter lain yang sudah kita miliki. Itulah yang Petrus hendak sampaikan.

Oleh karena itu, melalui renungan harian Luther kita ini, marilah kita meneliti diri kita masing masing. Apakah kita sedang bertumbuh dalam iman? Atau jangan-jangan kita sedang hanyut ikut arus dunia yang berdosa ini. Kiranya melalui nasihat Petrus ini kita di dorong untuk maju terus dalam iman, semakin hari semakin serupa seperti Kristus. Ingat satu karakter Kristus terbentuk dalam diri Anda, berarti karakter lain pun akan diperkuat. Tetaplah hidup di dalam kasih, dan jadikanlah kasih sayang mu terhadap sesama menjadi bukti bahwa kamu adalah milik Kristus. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Jumat, 13 Desember 2024

Tinggalkan lah Kemalasan dan usahakanlah segala perbuatan yang baik

Selamat pagi.
Firman Tuhan Untuk kita. 
2 Tesalonika 3 : 6
Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.
2 Tesalonika 3 : 7
Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
2 Tesalonika 3 : 9
Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.
2 Tesalonika 3 : 10
Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
2 Tesalonika 3 : 13
Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.

Sudara saudari, kita tau pada umumnya pabila orang berada dalam masa penantian, maka mereka cenderung akan berdiam diri atau menanti dengan pasif. Demikianlah juga dengan warga jemaat di Tesalonika. Oleh karena sikap dan pengajaran orang-orang tertentu, sebagian jemaat juga menjadi tidak bekerja, dengan alasan bahwa kedatangan Kristus yang kedua kali akan segera tiba.

Dalam renungan harian kita saat ini, perikop Ini adalah merupakan bagian terakhir dari 2 Tesalonika. Bila pada ucapan syukur awal (ayat 1: 5) Paulus memberikan indikasi bahwa jemaat yang telah menderita ini layak menjadi warga Kerajaan Allah, maka di sini ia memberikan semacam petunjuk praktis yang dapat dilakukan oleh jemaat untuk mencapai kondisi itu. Paulus telah mendengar tentang kelakuan anggota-anggota jemaat yang kalau dibiarkan dapat memberikan dampak kehidupan persekutuan yang terganggu. 1) Ada dari antara mereka yang tidak melakukan pekerjaannya: karna menganggap bahwa Hari Tuhan telah dekat sehingga tidak perlu lagi bekerja; mungkin juga memanfaatkan kebaikan anggota gereja yang lain atau orang lain. Sesungguhnya, apapun alasannya, sikap demikian tidaklah sehat. 

Paulus juga menasihati agar jemaat menjauhi mereka yang bermasalah. Mereka yang tidak bekerja harus diberitahukan bahwa mereka harus bekerja dan tidak menggantungkan keperluan makan mereka kepada orang lain. Paulus memakai dirinya sebagai teladan. Ia dan Silas sebenarnya dapat mengklaim makanan dari jemaat, namun mereka melakukan tugas (sampingan) sendiri. Jemaat juga dinasihatkan agar melakukan kebaikan tanpa jemu (ayat 11-13). 

Dengan teladan diri dan nasihatnya, Paulus ingin mengajarkan bahwa umat Kristen tidak boleh menjadi umat yang malas dengan dalih apa pun, termasuk dalih rohani sekalipun. Jangan sampai kita memakai iman kita untuk membenarkan gaya hidup yang malas. Dalam masa Adven ini kita juga dipanggil untuk tetap bekerja dengan rajin dan tekun. Kita bekerja memang pertama-tama untuk mencari nafkah, tetapi lebih penting lagi untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa kita adalah pengikut Kristus yang sesungguhnya bukanlah orang-orang yang malas, melainkan orang-orang yang rajin bekerja. 

Dalam kehidupan di dunia ini, kita perlu memperlihatkan kesungguhan dalam hidup beriman. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa menaati Kristus sambil giat bekerja mempunyai dampak nyata dalam kehidupan manusia. Karna itu jadilah seperti perkataan Dr. Martin Luther "walaupun besok saya tau akan hari kiamat namun hari ini saya akan tetap menanam Apel".
Artinya, walaupun besok Kristus akan datang atau dunia akan berakhir, tetaplah berbuat yang terbaik dan jauhkanlah kemalasan. 


Kiranya kasih setia Alla Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita. Amin 🙏

theologi Lutheran

Bagian 2 - penjelasan tentang Pengakuan Iman Nicea

Tanggal pasti dan penulis pengakuan iman Athanasius tidak diketahui. Pengakuan ini mengambil namanya dari tradisi teologis Santo Athanasius....

what about theologi luther ?