Senin, 22 Juli 2024

Berakar dan bertumbuh karna Allah - Roma 11 : 14 - 23

Selamat pagi 


Firman Allah untuk kita hari ini. 
Roma 11 : 17
Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
Roma 11 : 18
janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
Roma 11 : 22
Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.
Roma 11 : 23
Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.

Saudara saudari, sesungguhnya tumbuhan tidak dapat bertumbuh bahkan berbuah tanpa akar yang sehat dan kuat, demikianlah kiranya dengan kita, sesungguhnya manusia tanpa Allah tentu tidak dapat bertumbuh dengan Sehat terlebih berbuah yang banyak, akar yang menopang dan membuat batang bertumbuh, Allah yang menopang manusia dan membuat kita hidup, karna itu perlu kita sadar bahwa kita tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa pemeliharaan Allah. Dan itulah sebabnya Yesus juga katakan "di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa apa". Hal ini adalah keputusan dari Allah, yang berarti bahwa segala sesuatu kebaikan yang murni  dapat kita peroleh hanya oleh karna ketika kita bersandar dan sungguh hidup di dalam Allah dengan benar. Ingatlah kemurahan Allah akan kita, Allah yang telah memilih kita dan yang merangkul kita menjadi milik-Nya sehingga kita menjadi utuh milik Allah asal kita tetap hidup bersandar kepada Allah. Oleh karena itu, tidak ada sebenarnya kesempatan bagi kita untuk menyombongkan diri, membanggakan diri, terlebih menganggarkan kekuatan kekuatan kita, sebab pohon TANPA akar tidak akan dapat bertumbuh, akar yang menopang pohon dan dahan sehingga tetap berdiri tegak. Allah adalah Akar kita, jadi sesungguhnya segala sesuatu yang kita peroleh, yang kita miliki itu datang dari Allah. Sadarilah itu, dan marilah mempergunakan sisa hidup kita hanya untuk kemuliaan Allah, jangan menyombongkan diri terlebih dihadapan Allah. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semuanya
Amin 🙏🙏🙏

Minggu, 21 Juli 2024

Yesus Kristus adalah Kemenangan kita - ² Korintus 4 : 14

Selamat pagi.. 
Firman Allh untuk kita. 
2 Korintus 4 : 14
Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.
2 Korintus 4 : 16
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
2 Korintus 4 : 17
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.


Saudara saudari, di dalam dunia ini tidak ada yang Abadi selain Roh Allah yang tinggal di dalam kita. Kita tahu upah Dosa ialah kematian kekal, dosa membuat kita hina di hadapan Allah. 
Dalam perikop kita hari ini, Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa Kematian dan Kebangkitan Yesus Kristus adalah jaminan keselamatan kita. Sebab di dalam kematian Yesus Kristus, dosa yang membuat kita hina di hadapan Allah telah terbayar lunas oleh darah Yesus Kristus yang tercurah. Kebangkitan Yesus Kristus adalah kemenangan kita, dan itu membuktikan bahwa Yesus Kristus sungguh anak Allah yang bangkit dari kematian mengalahkan maut. Oleh karena itu, sekarang kita adalah umat tebusan Allah, Allah telah memanggil kita dari kegelapan kepada terang, Allah memilih kita dan telah memateraikan kita oleh Baptisan KudusNya sehingga kita menjadi milik Allah. Itulah sebabnya Rasul Paulus mengatakan bahwa kebangkitan Yesus Kristus dari kematian itulah sukacita terbesar kita bahwa setiap orang yang telah meninggal di dalam Yesus Kristus akan di bangkitkan kembali dan akan berada di Surga. KebangkitanNya adalah keselamatan kita, kita tidak menemukan Keselamatan kekal dari dunia ini, keselamatan kekal (surga) hanya ada di dalam Yesus Kristus, karena itu hiduplah dengan benar di dalam tuntunan Iman yang telah Tuhan berikan kepadamu. Walaupun di dalam dunia ini kita harus menderita, baik menderita oleh karna memperjuangkan Iman, ataupun desakan desakan dari keinginan dunia ini. Tetaplah teguh di dalam Iman. Dan berjuanglah hingga saatnya Kristus memanggil kita dalam keadaan setia di dalam Iman yang benar. 

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semuanya. 
Amin

Sabtu, 20 Juli 2024

Kepenuhan di dalam Allah - Efesus 2 : 13 - 22 RENUNGAN HARIAN LUTHER

Selamat pagi . 
Firman Allah untuk kita hari ini :
Efesus 2 : 13
Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
Efesus 2 : 14
Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Efesus 2 : 21
Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
Efesus 2 : 22
Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Saudara saudari, kepenuhan di dalam Allah sungguh telah di nyatakan_Nya bagi kita melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Yesus Kristus telah memperdamaikan kita dengan Allah. Dahulu kita adalah orang orang hina, orang yang tidak pantas datang kepada Allah karna kedurhakaan kita terhadap Allah, seperti yang di katakan Paulus dahulu kita adalah orang jauh (orang yang berada di luar Kristus). Karena itu syukurilah Anugerah yang telah Allah kerjakan untuk kita, Allah telah membuat kita hidup di dalam damai, dan hidup di bawah pemeliharaan Allah. Sekarang Roh Allah telah berdiam di dalam kita, karena itu, jagalah kekudusan dirimu dan hiduplah di dalam tuntunan Roh, berbuah lah di dalam pemeliharaan Allah. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua... 
Amin

Jumat, 19 Juli 2024

Apakah Iman Itu?. apakah semua orang memiliki Iman? Roma 10 : 14-21

Selamat pagi... 


FIRMAN ALLAH UNTUK KITA HARI INI
Roma 10 : 14
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?
Roma 10 : 15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"
Roma 10 : 16
Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?"
Roma 10 : 17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Saudara saudari, Iman adalah kekuatan orang percaya, Iman tidak dapat di ukur oleh siapa pun, dan tidak dapat kita lihat secara kasat mata. Sesungguhnya Iman itu sendiri di buat oleh Allah, Allah yang membuat kita ber Iman, Roh Kudus yang menanamkan Iman dalam diri kita. Jadi yang membuat Iman semakin besar bukanlah pekerjaan kita, tetapi ketika kita setiap saat mendengar FirmanNya disitulah Iman akan semakin bertumbuh, sebab pendengaran akan Injil melahirkan Iman. 

Saudara saudari dalam menjalani hidup ini, kita tidak dapat terlepas dari Allah, oleh karena itu supaya kita tetap merasa kita berjalan dengan Allah sesungguhnya Imanlah yang menyatakannya, sebab di dalam Iman kita akan di ajari untuk selalu setia berdoa, di dalam Iman kita di dorong untuk selalu berpengharapan kepada Allah dan di dalam Iman kita selalu di tuntun dalam menjalani hidup kita yang penuh pengharapan. Jadi Imanlah yang mengajari kita, mengarahkan hidup kita dan Imanlah yang menolong kita untuk menjalani hidup ini, SEBAB HIDUP TANPA IMAN MAKA KITA AKAN PUTUS ASA, Iman menuntun kita dalam perjalanan hidup yang penuh pengharapan yang kuat kepada Allah, maka jangan kita berleha leha dalam menjalani hidup. Tetaplah mendekatkan diri kepada Allah, setiap saatlah membaca dan merenungkan Firman, dan teruslah mendengarkan Firman Allah, sebab Iman akan semakin besar jikalau kita setiap saat mendengar suara Allah. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak da Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. 
Amin

Kamis, 18 Juli 2024

Yesus adalah Jalan dan Kebenaran Hidup - Renungan harian Luther Roma 10 : 1 - 13

Selamat pagi... 

Firman Tuhan untuk kita.. 😊


Roma 10 : 4
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
Roma 10 : 9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Roma 10 : 10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Saudara saudari Yesus Kristus adalah tujuan hidup kita dan kegenapan dari 10 hukum Taurat, sebab Taurat bicara tentang Dia dan hanya Dia yang dapat menggenapi Taurat dengan seutuhnya. Manusia yang telah penuh dengan dosa tidak mungkin dapat menjangkau Allah dengan usaha sendiri atau turun ke neraka untuk menanggung sendiri segala dosa yang di perbuatnya demi memperkenan Allah. Yesus Kristus telah melakukan itu semua. Ia adalah Allah yang menjadi manusia sehingga manusia tidak perlu mencari Allah dengan usaha sendiri atau dengan kekuatannya sendiri. Yesus telah menanggung derita dan hukuman dosa akibat pelanggaran manusia agar terbebas dari murka Allah. Jalan keselamatan telah terwujud dalam Yesus Kristus. 
Oleh karena itu Allah adalah maka kasih dan adil, Allah telah menolong dan menyelamatkan kita. Oleh sebab itu sadari dan syukurilah Anugerah Allah. Sekarang Allah hanya menuntut respons sederhana: HATI YANG SSUNGGUH PERCAYA DAN YANG MELAHIRKAN PENGAKUAN BAHWA YESUS ADALAH JURUSELAMAT DAN TUHAN. Setiap orang yang menyerukan Yesus Tuhan sama dengan menyerukan bahwa Ia sesungguhnya adalah Allah sendiri yang telah mengambil alih ketidakmungkinan manusia dengan menggenapi semua tuntutan Taurat. 

Jikalau kita lihat yang terjadi pada saat ini bukan hanya orang Yahudi yang menutup diri dari anugerah Allah. Banyak sesama kita penganut agama yang serius mencari Allah, yang hidup dalam kegelapan religius yang mereka ciptakan sendiri. Karena itu kita yang telah memahami kebenaran, mari beritakanlah yang benar dan hidup lah di dalam Iman yang benar, yaitu IMAN YANG MENYELAMATKAN, supaya semakin banyak yang percaya dan mengaku Yesus Kristus adalah Jalan kebenaran hidup. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua... Amin

Rabu, 17 Juli 2024

yang di ciptakan jangan protes dengan pencipta Roma 9 : 20 - 33

Selamat pagi.. 

Firman Allah untuk kita hari ini. 
Roma 9 : 20
Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?"
Roma 9 : 21
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Saudara saudari yang terkasih, kita adalah ciptaan Allah yang paling mulia, Allah yang membentuk kita segambar dan serupa dengan Allah. Sungguh kita tidak dapat memprotes apa yang terjadi pada kita sekarang kepada sang pencipta atau Allah. Namun hendaklah kita mensyukurinya. 
Segala sesuatu yang terjadi pada saat ini, baik susah maupun bahagia, tetaplah bersyukur kepada Allah. Allah tidak pernah mendatangkan yang buruk kepada kita, dan Allah tidak pernah merencanakan yang tidak baik terhadap kita. 

Sama halnya, dengan kata lain mana ada periuk atau belanga kurang puas dengan apa yang diputuskan dan dibuat oleh Sang tukang periuk? 
Dari tanah liat yang sama, tukang bisa saja dan berhak menciptakan sesuatu yang mulia atau yang kurang mulia. Tapi lihatlah tukang periuk berhak membuat periuk kecil atau besar. Oleh karena itu sungguh sangat mulia jikalau Allah menciptakan kita segambar dan serupa dengan dirinya, itu berarti kita harus menyerupai Allah baik dari karakter, pola pikir, dan khususnya kesetiaan. 

Kalau bangsa yang sudah dipilih untuk mendapatkan kemuliaan namun tetap mengeraskan hati, janganlah heran kalau yang tadinya bukan umat malah malah diberi peluang untuk dijadikan umat-Nya. Dengan mengutip nubuat Hosea dan Yesaya, Paulus hendak mengingatkan warga jemaat di Roma bahwa yang bukan umat Allah diangkat menjadi umat-Nya, tetapi orang Israel malah hanya sedikit yang diselamatkan. Dan kalau yang asli saja dapat dibuang, apalagi kita?

Kita selamat bukan karena kita layak atau Selamat pagi Amang Inang.... 

Firman Allah untuk kita hari ini. 
Roma 9 : 20
Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?"
Roma 9 : 21
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Saudara saudari yang terkasih, kita adalah ciptaan Allah yang paling mulia, Allah yang membentuk kita segambar dan serupa dengan Allah. Sungguh kita tidak dapat memprotes apa yang terjadi pada kita sekarang kepada sang pencipta atau Allah. Namun hendaklah kita mensyukurinya. 
Segala sesuatu yang terjadi pada saat ini, baik susah maupun bahagia, tetaplah bersyukur kepada Allah. Allah tidak pernah mendatangkan yang buruk kepada kita, dan Allah tidak pernah merencanakan yang tidak baik terhadap kita. 

Sama halnya, dengan kata lain mana ada periuk atau belanga kurang puas dengan apa yang diputuskan dan dibuat oleh Sang tukang periuk? 
Dari tanah liat yang sama, tukang bisa saja dan berhak menciptakan sesuatu yang mulia atau yang kurang mulia. Tapi lihatlah tukang periuk berhak membuat periuk kecil atau besar. Oleh karena itu sungguh sangat mulia jikalau Allah menciptakan kita segambar dan serupa dengan dirinya, itu berarti kita harus menyerupai Allah baik dari karakter, pola pikir, dan khususnya kesetiaan. 

Kalau bangsa yang sudah dipilih untuk mendapatkan kemuliaan namun tetap mengeraskan hati, janganlah heran kalau yang tadinya bukan umat malah malah diberi peluang untuk dijadikan umat-Nya. Dengan mengutip nubuat Hosea dan Yesaya, Paulus hendak mengingatkan warga jemaat di Roma bahwa yang bukan umat Allah diangkat menjadi umat-Nya, tetapi orang Israel malah hanya sedikit yang diselamatkan. Dan kalau yang asli saja dapat dibuang, apalagi kita?

Kita selamat bukan karena kita layak atau memiliki hak diselamatkan, tetapi keselamatan itu semata-mata anugerah Allah. Panggilan kita saat ini adalah memelihara keselamatan yang telah kita terima. Sebab, mengabaikan keselamatan itu adalah sama hal nya dengan kita yang mengambil keputusan untuk masuk neraka. 
Oleh karena itu, mari semua mensyukuri Anugerah Allah. Tidak ada yang dapat kita protes kepada Allah, cukup syukuri dan kita nikmati dan tetap setia kepada Allah. Sebab Allah selalu merencanakan yang baik bagi kita


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kita semua hak diselamatkan, tetapi keselamatan itu semata-mata anugerah Allah. Panggilan kita saat ini adalah memelihara keselamatan yang telah kita terima. Sebab, mengabaikan keselamatan itu adalah sama hal nya dengan kita yang mengambil keputusan untuk masuk neraka. 
Oleh karena itu, mari semua mensyukuri Anugerah Allah. Tidak ada yang dapat kita protes kepada Allah, cukup syukuri dan kita nikmati dan tetap setia kepada Allah. Sebab Allah selalu merencanakan yang baik bagi kita


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kita semua

Selasa, 16 Juli 2024

Umat Pilihan Allah HARUS Bertanggung Jawab Kepada Allah (Roma 9 : 1 - 19)

Selamat Pagi. 

Firman Allah untuk kita hari ini terambil dari :

Roma 9 : 5
Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!
Roma 9 : 6
Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel,
Roma 9 : 8
Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.

Saudara saudari yang terkasih, Israel adalah bangsa pilihan Allah, pewaris perjanjian Allah. Sebab dari merekalah akan lahir Mesias sang penyelamat kita. Mereka memiliki hak istimewa untuk menjadi saksi mata penyataan kemuliaan Allah, terutama ketika mereka keluar dari Mesir. Allah memilih Israel untuk menjadi kerajaan Imam (Kel. 19:5-6) untuk membawa bangsa-bangsa kepada Allah (Yes. 42:6). Semua keistimewaan ini tidak diperoleh bangsa lain. Namun, walaupun mereka adalah umat pilihan Allah, mereka menolak Yesus Kristus yang datang sebagai Anak Allah, mereka malah menyalibkan Yesus Kristus yang akan menyelamatkan mereka. Penolakan ini berdampak fatal bagi mereka. Kita tahu, Israel sendiri seolah tutup mata terhadap fakta tersebut. Mereka membanggakan diri sebagai keturunan Abraham dan umat pilihan. Padahal pilihan Allah atas Israel bukan hanya karena faktor keturunan (ayat 6 -10). Ingatlah bagaimana Allah memilih Ishak dan bukan Ismael, memilih Esau dan bukan Yakub. Jadi tidak semua keturunan Abraham merupakan pewaris perjanjian. Orang tidak bisa menyatakan diri sebagai pewaris berkat Allah hanya karena ia keturunan orang yang diberkati Allah. Fakta bahwa Allah memilih yang satu dan bukan yang lain sama sekali tidak memperlihatkan ketidak adilan Allah. Allah tidak mungkin bertindak tidak adil terhadap kita. Menjadi pilihan dihadapan Allah itu adalah kasih karunia. Kemurahan dan belas kasihan Allah diberikan menurut kehendak Allah dan bukan kehendak manusia. Bila Allah bertindak berdasarkan kebenaran manusia, tak seorang pun selamat sebab semua orang pendosa (jahat). 

Kita menjadi orang yang beroleh kasih karunia di hadapan Allah itu juga bukan berdasarkan perbuatan kita (ayat 11). Allah memilih bukan karena seseorang lebih saleh dan yang lain lebih jahat. Allah adalah Maha kudus dan harus menghukum setiap orang yang berdosa, tetapi Allah penuh kasih dan ingin menyelamatkan orang-orang berdosa. Bila ada yang tidak diselamatkan, ini berarti keadilan-Nya dijalankan. Bila ada yang diselamatkan, itu berarti kasih-Nya sungguh dinyatakan. Maka jika keselamatan kita memperlihatkan pilihan Allah atas kita, jangan sombong. Namun hiduplah di dalam Kasih KaruniaNya agar orang lain pun beroleh karunia itu. Jikalau anda terpilih menjadi orang terbaik, orang terpandang, atau menjadi seorang pimpinan, jangan pernah menjadi menyombongkan diri dengan pilihan tersebut, tetapi sadarilah Pilihan itu adalah atas pekerjaan Allah, Dan hendaklah bertanggung jawablah kepada Allah atas pilihan tersebut. Syukurilah, jika sekarang kita telah menjadi umat pilihan Allah untuk memperoleh berkatNya yang baru setiap hari. 


Kiranya Kasih Setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. 
Amin

theologi Lutheran

Kristus yang Membuka Pikiran dan Mengutus Gereja-Nya - KENAIKAN YESUS KRISTUS Lukas 24:44-53

Khotbah ibadah peringatan kenaikan Yesus Shalom.... Firman Allah untuk kita. Lukas 24:44 - 53 Saudara saudari, dalam bacaan kita...

what about theologi luther ?