Minggu, 28 Juli 2024

Bolehkah kita Berhutang? - Hidup baru - Roma 13 : 8 - 14

Selamat pagi ☀ ๐ŸŒ⏰ 


Firman Tuhan Untuk kita hari ini... 

Roma 13 : 8
Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.
Roma 13 : 9
Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!
Roma 13 : 10
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Saudara saudari yang terkasih, Hutang adalah kewajiban yang harus dilunasi. Namun ada hutang yang akan terus ada, yaitu hutang MENGASIHI. Terjemahan secara  harfiah dari ayat 8a adalah, "Janganlah kamu berhutang apa pun kepada siapa pun kecuali (berhutang) untuk mengasihi satu sama lain." Kuasa Injil memang mencondongkan orientasi hidup kita untuk mengasihi sesama, dan kasih adalah kegenapan dari ke 10 hukum Taurat (8-10).

Dalam Roma 6:14-15, Paulus berkata bahwa orang percaya tidak lagi hidup di bawah hukum Taurat. Ini tidak berarti bahwa kita bebas dari segala hukum sehingga bisa melakukan apa pun semaunya. Injil tidak membuat kita mengabaikan hukum melainkan menggenapi seluruh tuntutan hukum taurat yang mustahil terjadi tanpa kuasa Injil. Ketaatan yang utama dari tuntutan Injil, yaitu mengasihi sesama, merupakan penggenapan dari hukum Taurat. 

Mengapa kasih merupakan kegenapan dari hukum Taurat?
 Karena kasih tidak akan melakukan hal yang jahat terhadap sesama (10). Dan dalam relasi umat dengan sesamanya, hukum Taurat merupakan perintah untuk berbuat baik. Maka syukur kepada Allah di dalam Kristus, yang telah memampukan kita untuk mengasihi sesama.

Selanjutnya Paulus mengingatkan orang percaya untuk memiliki totalitas dalam cara hidup yang baru berhubung dengan realitas barunya di dalam Kristus (11-14). Kita sudah hidup dalam hidup yang baru di mana Kristus memerintah atas kita. Maka sudah saatnya kita "bangun dari tidur", meninggalkan hidup lama. Realitas hidup baru menjadi alasan untuk menanggalkan semua cara hidup lama (hidup dalam dosa). Menanggalkan atribut hidup lama dikontraskan dengan mengenakan Kristus dalam diri kita (14a), yaitu mengadopsi karakter dan nilai-nilai dari Allah dalam hidup kita. Sebab hanya dengan mengenakan Kristus, kita dapat menolak keinginan daging dari kehidupan yang lama. 

Di dalam Kristus kita telah hidup dalam realitas baru. Hidup kita pun harus berpadanan dengan nilai-nilai hidup baru ini, yaitu selalu mengasihi sesama dan menolak perbuatan-perbuatan yang memalukan, oleh karena itu lakukan lah segala yang baik yang mendatangkan damai sejahtera, penggenapan Hukum Taurat adalah bukti nyata keselamatan kita, dan itulah cara Allah menyuarakan bahwa kita di selamatkan bukan oleh tuntutan atau karna ketaatan kita melakukan hukum Taurat, namun hanya oleh karna Anugerah Allah. Namun ingatlah orang yang sudah hidup di dalam Anugerah Allah maka keinginan nya setiap hari secara otomatis adalah melakukan hukum Allah, yaitu mendatang damai sejahteta dan menjauhkan diri dari segala dosa (pelanggaran hukum). 


Kiranya kasih setia Allah Bapa Anak dan Roh Kudus memelihara kita semua. 
Amin ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Sabtu, 27 Juli 2024

Memberitakan injil dengan dukungan Doa - Efesus 3 : 14 - 21

Salam Minggu IX setelah Trinitatis. 
Firman Tuhan untuk kita hari ini. 


Efesus 3 : 16
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,
Efesus 3 : 17
sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
Efesus 3 : 18
Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
Efesus 3 : 19
dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Saudara saudari jika kita perhatikan dalam perikop kita hari, Paulus mengatakan bahwa dalam pemberitaan Injil haruslah berjalan seiring dengan Berdoa. Doa merupakan sumber kekuatan kita dalam memberitakan Injil dan secara khusus juga untuk penerima Injil. Sebab dalam memberitakan injil tanpa doa hal itu tidak bisa menembus hati pendengar jikalau tanpa pekerjaan Roh kudus. Lalu apakah isi doa Paulus? 
Ada empat hal yang didoakannya dan yang perlu kita lakukan dalam hidup kita, yaitu. 
1. Paulus berdoa agar Allah menguatkan jemaat Efesus (ayat 16). Biarlah Roh Kudus menguatkan hati orang percaya, dan Kristus tinggal dalam hati orang percaya. Bagi setiap orang yang percaya akan Yesus Kristus, maka Allah Bapa, Roh Kudus dan Yesus tinggal dalam hati kita. Paulus mendoakan agar orang percaya semakin dalam memiliki relasi dengan Kristus melalui pemeliharaan Roh Kudus lewat doa doa kita yang tidak terputus putus. 

2. Paulus berdoa agar orang percaya berakar dan hidup penuh di dalam Kasih Kristus, serta menguasai semua aspek kehidupan (ayat 17). Paulus memakai metafora tumbuhan (akar) dan bangunan (fondasi) yang berarti demikianlah hidup kita, fondasi dari hidup kita adalah Allah Tritunggal. Sebab tanpa akar yang kuat maka kita akan goyah dengan keadaan dunia yang menggoda bahkan menghancurkan Ima  kita, tetapi jikalau kita tetap berfondasi kepada Kristus dan berakar dari Nya maka kita akan berbuah yang sehat yaitu Damai sejahtera meskipun dunia begitu jahat. 

3. Paulus berdoa agar jemaat memahami kasih Kristus (ayat 18). Dalam hal ini Paulus berdoa agar jemaat ataupun kita semakin mengenal kasih Kristus. Dengan semakin mempraktikkan kasih yang sesungguhnya, maka kita harus menjauhkan diri dari perpecahan baik dalam keluarga, Gereja ataupun masyarakat. 

Saudara saudari, seperti apakah Kasih Kristus itu? 
JOHN STOTT memberi komentar yang menarik tentang Kasih: “Kasih Kristus demikian lebar sehingga meliputi semua etnis manusia tanpa membatasi suku dan budaya, kasih Yesus demikian panjang sehingga bertahan hingga kekekalan, kasih Yesus demikian dalam sehingga menjangkau orang yang paling berdosa termasuk aku dan kamu, dan kasih Yesus demikian tinggi sehingga meninggikan, atau menempatkan kita ke Surga”. 

Dalam hal ini Paulus juga berdoa agar orang percaya dipenuhi kepenuhan Allah (ayat 19). Kepenuhan Allah berarti kelimpahan anugerah-Nya yang dicurahkan untuk memenuhi kita. Kepenuhan Allah dapat juga berarti kepenuhan yang memenuhi Allah sendiri yakni kesempurnaan-Nya dalam memelihara kita. Orang Percaya akan menjadi kudus sama seperti Bapa adalah kudus. Inilah keadaan orang percaya seperti yang juga Tuhan Yesus perintahkan dalam Matius 5:48 "Ipe, ingkon sun denggan do rohamuna songon Amamuna di banua ginjang na sun denggan roha i"
Hendaklah kamu memiliki hati yang baik seperti Allah pemilik hati yang terbaik. 

Oleh karena itu, hendaklah doa-doa kita berorientasi bukan hanya pada kebutuhan dan keinginan kita saja, tetapi pada maksud-maksud baik Allah yang kekal dalam Yesus Kristus, yaitu Anugerah keselamatan kita, oleh itu dalam perjalanan hidup kita ini jangan pernah lupa untuk berdoa. 

Salam minggu dan jangan lupa ber_Ibadah. 

Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. 
Amin ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Taatlah terhadap Pemerintah - Roma 13 : 1 - 7

Selamat pagi. 


Firman Allah untuk kita hari ini :
Roma 13 : 1
Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.
Roma 13 : 2
Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
Roma 13 : 4
Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.
Roma 13 : 7
Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.

Saudara saudari akhir-akhir ini kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah cenderung menurun, karna memang yang terjadi kualitas dari kepemimpinan atau otoritas seorang pemimpin sudah kendor dan banyak berlomba menjadi pemimpin oleh dorongan ingin beroleh kekayร an. Dalam perikop kita hari ini Paulus mengajarkan bagaimana hubungan Umat Kristen dengan pemerintah. Seperti apakah pemerintah yang baik ? dan bagaimana orang Kristen harus bersikap terhadap pemerintah?. 

PERTAMA, pemerintah yang baik dibangun oleh Allah dan berasal dari Tuhan sendiri (1). Sehingga sumber nilai, hukum, ketetapan, dan berbagai kebijakan yang keluar dari si pemerintah tersebut haruslah berasal dari Tuhan. Melawan pemerintah berarti berbuat kejahatan dan membuahkan hukuman. Dalam konteks ini, tanggung jawab umat Kristen terhadap pemerintah adalah harus tunduk kepada pemerintah dan segala peraturan yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan dan kedamaian. 

KEDUA, pemerintah adalah hamba Tuhan untuk kebaikan masyarakat (4-5). Pemerintah memiliki hak untuk mengatur, namun ia tetap hamba yang harus tunduk kepada Tuhan. Sebagai hamba Tuhan, pemerintah harus melayani masyarakat dengan bersikap adil: memuji masyarakat yang berbuat baik dan menghukum masyarakat yang berbuat jahat (melanggar hukum) atau aturan pemerintah. Pemerintah adalah alat Tuhan untuk menciptakan kedamaian, keteraturan, dan kesejahteraan bagi masyarakat. Coba bayangkan bagaimana negara ini jika tanpa pemerintah. Semua tujuan kedamaian tidak akan tercapai jika kejahatan dan pelaku kejahatan dibiarkan begitu saja. Tanggung jawab orang percaya adalah menjauhi tindakan kejahatan dan melakukan seluruh peraturan kenegaraan yang mendatangkan kedamaian dan kesejahteraan. 

KETIGA, pemerintah juga bertanggung jawab untuk mengusahakan kesejahteraan sosial seluruh masyarakat (6-7). Isu pengumpulan pajak dan cukai menjadi hal yang sangat penting di dalam bagian ini. Pengelola pajak dan cukai juga disebut sebagai pelayan-pelayan Allah, yang seharusnya jauh dari keinginan untuk melakukan KORUPSI. Pajak dan cukai harus didistribusikan secara tepat kepada orang-orang yang layak menerimanya. Maka umat Kristen pun wajib membayar pajak dan segala bentuk tagihan yang di tentukan pemerintah demi kedamaian dan kesejahteraan. 

Oleh karena itu, marilah taat dan  hormat kepada Pemerintah, sebab mereka adalah wakil Allah dalam menjaga dan melestarikan kedamaian dan kesejahteraan di dunia ini. 
Bagaimana pun keberadaan pemerintah kita saat ini, kita harus mensyukurinya. Kita pun harus berdoa agar pemerintah peka terhadap situasi dan kondisi yang dihadapi rakyat serta bertanggung jawab atasnya kesejahteraan masyarakatnya. Dan yang terpenting kita harus berdoa kepada Allah agar pemerintah terbeban untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga Allah akan memberikan kita kedamaian dan kesejahteraan lewat pemerintah kita, baik pemerintah setempat, daerah, maupun ke yang lebih tinggi. 


Kiranya Kasih Setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua

Amin ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜‡

Acara Ibadah Muda/I GKLI - Berikanlah kami makanan kami yang secukupnya - 1 Raja raja 17 : 1 - 16

 

Acara Ibadah Muda/I GKLI

1.     Kidung Jemaat No. 03 : 1 – 3 (Kami Puji dengan Riang)

1. Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
Bagai bunga t'rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t'lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b'ri sinarMu menyerap.

2. Kau memb'ri, Kau mengampuni, kau limpahkan rahmatMu
Sumber air hidup ria, lautan kasih dan restu.
Yang mau hidup dalam kasih Kau jadikan milikMu
Agar kami menyayangi, meneladan kasihMu.

3. Semuanya yang Kaucipta memantulkan sinarMu.
Para malak, tata surya naikkan puji bagiMu
Padang, hutan dan samud'ra, bukit, gunung dan lembah,
Margasatwa bergembira 'ngajak kami pun serta.

2.     Doa Pembuka

Bapa kami yang ada di Surga, kini kami datang dengan penuh rendah hati kehadapanMu, mengucap syukur atas segala Anugerah Mu dalam hidup kami satu minggu ini. Terimaksih atas kesehatan dan kekuatan yang telah Engkau berikan kepada kami, dan terimakasih juga pada saat ini Engkau telah mengingatkan kami, agar kami datang ke tempat ini untuk dengar-dengaran akan FirmanMu. Sebentar kami akan mendengarkan, belajar dan ingin melakukan FirmanMu, kiranya tuntun dan ajarlah kami, agar kami selalu setia untuk melakukan kehendakMu. Kami juga berdoa untuk teman teman kami yang tidak dapat datang di malam hari ini, berkatilah juga mereka dan ingatkanlah mereka agar jangan menjauh dari hadapanMu, agar kiranya kami dapat bersama sama di tempat ini untuk belajar akan kebenaran Firman Mu.

 Bapa kami yang di Surga, kami juga memohon, kiranya Engkau selalu memberkati kedua orang tua kami, berikan mereka kesehatan dan kesabaran dalam mengajari kami, mendidik kami terlebih dalam mendoakan kami. Atas segala dosa pelanggaran kami, Tuhan ampunilah kami dan kuatkan jugalah kami agar kami kuat untuk melawan kuasa iblis yang membuat kami menjauh dari hadapanMu. 

Inilah doa dan permohonan kami, Dalam nama bapa dan Putera dan Roh Kudus kami telah berdoa. Amin

3.      Kidung Jemaat No. 17 : 1 – 3 (Tuhan Allah Hadir)

1. Tuhan Allah hadir pada saat ini. Hai sembah sujud disini.
Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia.
Marilah, umatNya, hatimu serahkan dalam kerendahan.

2. Tuhan Allah hadir, Yang dimuliakan dalam sorga siang - malam
"Suci, suci, suci" untuk selamanya dinyanyikan malak sorga.
Ya Allah, t'rimalah pujian jemaat beserta malaikat.

3. Kami menanggalkan hasrat sia - sia, keinginan manusia;
jiwa raga kami, hidup seluruhnya, Tuhan, kaulah yang empunya.
Dikaulah, Yang Esa, patut dimuliakan seberhana alam.

4.     Renungan Singkat

Nats     : 1 Raja raja 17 : 1 – 16

Thema : Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya (Hal.120-121)

Tujuan : Supaya anak Remaja dan pemuda/I di mampukan untuk memohon   

 kepada Allah untuk menolong :

1.   Menyadari bahwa Tuhan memberikan makanan setiap hari

2.   Bersyukur atas apa yang diberikanNya

3.   Menunjukkan rasa syukur dengan menggunakan makanan itu untuk melakukan kehendak Allah

4.   Merasa puas dengan apa yang tuhan berikan.

Hafalan : Doa Bapa kami “Permohonan ke Empat beserta dengan maksudnya; Matius 6 : 23, Matius 5 : 45, Filipi 4 : 6, Amsal 30 : 8.

Doa Bapa Kami Permohonan ke Lima

Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Maksudnya adalah:

Sesunguhnya Allah selalu memberi makanan sehari-hari kepada kita walaupun kita tidak minta, demikian juga kepada semua orang jahat. Tetapi kita minta di dalam doa, supaya Dia membimbing kita untuk menyadarinya dan untuk menerimanya dengan ucapan syukur dan terimakasih. Itulah yang kita mintakan.

Apakah yang dimaksud dengan makanan sehari-hari?

Antara lain: Makanan, minuman, pakaian, perumahan, ladang, ternak, uang, barang-barang, suami-istri yang rukun, anak-anak yang baik, pelayan-pelayan yang baik, pegawai-pegawai yang baik dan setia, pemerintah yang baik, damai sejahtera dan ketertiban, sahabat yang baik, tetangga yang setia dan segala sesuatu kebutuhan hidup. 

5.     Kidung Jemaat No. 287b : 1 – 3 (Sekarang Bersyukur)

1. Sekarang b'ri syukur, hai hati mulut, tangan!
Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Dib'riNya kita pun anug'rah dan berkat
Yang tak terbilang, t'rus, semula dan tetap.

2. Yang Mahamulia memb'rikan sukacita,
damai sejahtera di dalam hidup kita.
KasihNya tak terp'ri mengasuh anakNya;
TolonganNya besar seluas dunia!

3. Muliakan Allahmu yang tiada terbandingi
Sang Bapa, Anak, Roh di takhta mahatinggi.
Tritunggal yang kudus kekal terpujilah,
Sekarang dan terus selama-lamanya!

6.     Doa Penutup + Doa Bapa Kami + Berkat

7.     Latihan Koor


Buku panduan pengajar :


Kamis, 25 Juli 2024

Tetaplah Hidup Di Dalam Kasih - Roma 12 : 9 - 22

Selamat pagi

Firman Allah untuk kita hari ini. 
Roma 12 : 9
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
Roma 12 : 13
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!
Roma 12 : 15
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Saudara saudari Kasih tidak boleh pura-pura, sebab bila demikian kita menipu diri sendiri, mendustai orang yang kita kasihi. Hal itu ditolak oleh Tuhan, sebab mengasihi sesama adalah perintah Tuhan yang harus kita lakukan. Di dalam Tubuh Kristus, kasih harus aktif timbal balik. Kasih yang sudah kita terima lebih dahulu dari Tuhan itu menjadi suatu pertanda bagi kita untuk saling mengasihi tanpa mengharapkan Imbalan, sebab Kristus juga tidak mengharapkan Imbalan dari Pengorbanan nya, cukup kita percaya dan tetap setia kepadaNya. Sikap seorang Kristen haruslah hidup di dalam kasih, sebab percuma kita seorang Kristen tetapi kita membenci saudara kita. Sikap dan tindakan kasih itu haruslah menjadi persembahan yang hidup kepada Tuhan (Mat. 25:40).
Marilah kita berlomba lomba untuk saling mengasihi dalam hidup kita, menciptakan sukacita dan kedamaian, sebab itulah sesungguhnya hidup orang percaya, berdamai dan saling mengampuni... 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kita semua. Amin ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.

Rabu, 24 Juli 2024

Persembahan yang Hidup bukanlah uang Roma 12 : 1 - 8

Selamat pagi. 


Firman Allah untuk kita hari ini. 

Roma 12 : 1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Roma 12 : 3
Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Saudara saudari pada saat ini banyak orang yang memahami Ibadah dalam arti hanya sebatas menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan. Dalam perikop kita hari ini paulus mengatakan bahwa Ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan (1-2) dan setiap hari hidup kita harus hidup sebagai tubuh Kristus yang satu untuk semua (3-5). 

Ibadah Yang Sejati Adalah Mempersembahkan Seluruh Hidup Kita Untuk Allah. Kata "mempersembahkan" di dalam Perjanjaian lama berkaitan dengan para Imam (pendeta) yang mempersembahkan kurban kepada Tuhan. Ada syarat agar kurban berkenan kepada Tuhan. 
Dalam konteks Ibadah Kristen:
 PERTAMA, Tuhan menerima persembahan yang hidup. Seperti tradisi Perjanjian lama, hanya hewan hidup (bukan bangkai) yang dipersembahkan. Namun yang yang dimaksud Firman Allah pada hari ini berbeda dengan zaman Perjanjian Lama, kurban kita saat ini tidak harus disembelih, mati dan habis dibakar, tetapi oleh karna penebusan Allah melalui Yesus Kristus, itu menjamin bahwa kita telah di bayar lunas dari kutukan Dosa (kuasa Iblis) maka hendaklah kiranya kita mempersembahkan hidup kita dengan seutuhnya hanya kepada Allah, lewat perkataan kita, pikiran kita dan termasuk perbuatan kita terhadap sesama dan itu adalah kurban persembahan yang hidup. 

Yang KEDUA, Tuhan Allah menerima persembahan hidup yang kudus dan tidak bercela, yaitu perjalanan hidup kita yang setiap saat menjauhi dosa (mangorom diri) melawan kehendak Iblis.

KETIGA, suatu kepastian bahwa Tuhan merindukan dan akan menerima persembahan kita yang berkenan kepada-Nya, lewat hidup kita yang selalu menyenangkan-Nya hati Tuhan. 

Saudara saudari, BAGAIMANA KITA MELAKUKAN IBADAH YANG SEJATI?
Ibadah yang sejati dapat kita lakukan jikalau kita tidak mengikuti kehidupan duniawi, tetapi mengikuti keinginan Roh Kudus yang berdiam di dalam hati kita, mendengarkan suaraNya (panggora ni tondi) dan melakukan perintah-Nya (Firman/Hukum Taurat Allah) dan hidup di dalam Iman yang benar, sebab Iman yang benar ini akan memimpin hidup kita dalam melakukan kehendak-Nya, jadi Ibadah yang sejati bukan urusan pribadi semata melainkan itu adalah tanggung jawab kita untuk menjadi satu di dalam Kristus, saling mengasihi, saling membangun dan saling melayani sesama, walaupun kita memiliki kemampuan yang berbeda beda, karunia yang berbeda tapi jangan pergunakan itu untuk menyatakan kekurangan sesama, tetapi pergunakan lah untuk saling melengkapi dalam segala hal. Ibadah yang sejati sungguh indah, oleh karena itu marilah kita mempersembahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan, lewat karunia yang kita peroleh dan sungguh itu juga akan mengajarkan kita untuk saling memberikan diri melayani sesama, lewat damai dan sukacita. . 

Kiranya Kasih setia Allah memelihara dan menolong kita semuanya. 
Amin ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Roma 11 : 33 - 36 Dari dia dan untuk dia. Manusia diciptakan untuk Allah

Shalom.... 


Firman Allah untuk hari ini :

Roma 11 : 33
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Roma 11 : 34
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
Roma 11 : 35
Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
Roma 11 : 36
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

TAK TERSELAMI, HIKMAT DAN KUASA ALLAH
Saudara saudari, pernahkah merenungkan bagaimana keadaan kita sebelum mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? 
Kita butuh diselamatkan dan dilepaskan dari hukuman, kutuk, dan akibat-akibat dari dosa. Keselamatan diperoleh bukan dengan kekuatan sendiri, bukan pula melalui perbuatan baik. Namun, keselamatan Anugerahkan (diberikan dengan cuma cuma) oleh Allah sendiri kepada kita. 
Dalam perikop hari ini, Paulus memberitahukan rahasia di balik keselamatan Israel dan bangsa-bangsa lain. Paulus berpesan bagi orang-orang yang ia layani supaya jangan menganggap diri mereka pandai (25). Sebab, menganggap diri pandai adalah salah satu sifat buruk manusia yang dapat menutupi kebenaran untuk memahami rencana keselamatan yang dari Allah.

Saudara saudari, sesudah kita masuk dalam anugerah penyelamatan itu, bagaimana kesannya tentang jalan Allah yang menyelamatkan?. 
Sungguh, Pemeliharaan Allah terhadap kita sungguh tidak dapat di ukur, kuasa-Nya tidak dapat di tandingi oleh siapa pun, Cinta dan kasih-Nya tidak ada seorangpun dari antara kita yang dapat menandingi dan membalasnya dengan sempurna, sebab telah nyata, siapakah yang mau mati untuk menyelamatkan orang orang jahat (berdosa) selain Yesus Kristus?.
Sungguh Allah ada di atas segala sesuatu, karena itu patutlah dalam hidup kita selalu bersyukur, merendahkan hati di hadapan Allah, dan termasuk setia kepada Allah. Sebab Allah setiap saat memelihara kita, Allah setiap saat mengasihi kita. Allah sungguh mencintai kita, karena itu jangan pernah tinggalkan Allah, selalu lah merendahkan hati dan memohon pertolongan...... 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kita semua. 
Amin

theologi Lutheran

Kristus yang Membuka Pikiran dan Mengutus Gereja-Nya - KENAIKAN YESUS KRISTUS Lukas 24:44-53

Khotbah ibadah peringatan kenaikan Yesus Shalom.... Firman Allah untuk kita. Lukas 24:44 - 53 Saudara saudari, dalam bacaan kita...

what about theologi luther ?