Senin, 20 April 2026

Berharap pada Kasih setia Allah yang kekal

Shalommm

Firman Allah untuk kita. 
Mazmur 102:1
Doa seorang sengsara, pada waktu ia lemah lesu dan mencurahkan pengaduhannya ke hadapan TUHAN (102:2) 
TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.
Mazmur 102:3
Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!
Mazmur 102:4
Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian.

Saudara saudari, renungan kita hari ini adalah firman Tuhan yang menceriterakan permohonan pemazmur agar TUHAN mendengar teriakan minta tolongnya dan memberkatinya (Bil. 6:26). Keluhan itu muncul karena pemazmur sedang merasa ada sesuatu yang salah dalam hidupnya. Hal itu tampak dari kata yang digunakan oleh pemazmur, contoh : dirinya lemah, menderita, lesu, dan terkucil, Dia merasa dirinya tak berdaya dan penuh dengan penderitaan (9-10), serta menduga Tuhan telah marah, geram, dan melemparkannya (11).

Di tengah pergumulan itu, Pemazmur menggambarkan dirinya layu seperti rumput dan hari-harinya berlalu seperti asap. 
Dalam teologi Lutheran, ini menunjukkan realitas keberdosaan dan ketidakberdayaan manusia di bawah murka Allah atau penderitaan duniawi. 
Dalam keadaan demikian,  Allah sesungguhnya tetap setia, bahkan dalam kelemahan itu, justru RohNya yang kudus akan menuntun dan mengajarkan kita untuk berani berseru kepada Tuhan lewat itu sebabnya dalam perikop kira ini, pemazmur berseru "Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku" (Ayat 3), seruan ini juga menunjukkan dan mengingat kepada kita akan  ketergantungan mutlak kepada Tuhan, bukan dengan mengandalkan kekuatan diri sendiri. 

Oleh karena itu, lewat renungan ini, kiranya "Di tengah kerapuhan dan penderitaan kita yang fana, marilah tetap berharap pada  kasih setia Allah yang kekal dan tidak berubah." Da  percayalah bahwa Yesus juga turut merasakan penderitaan dan kesusahan kita (Ibr. 4:15). Dan ia selalu menghibur dan menguatkan kita agar kita bisa jadi berkat bagi orang lain (2Kor. 1:3-4). Dan marilah tetap berpusat pada kepastian kasih setia Allah yang tidak berubah di tengah kehancuran dan kerapuhan manusia. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kira semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Berharap pada Kasih setia Allah yang kekal

Shalommm Firman Allah untuk kita.  Mazmur 102:1 Doa seorang sengsara, pada waktu ia lemah lesu dan mencurahkan pengaduhannya ke hadapan TUHA...

what about theologi luther ?