Senin, 24 November 2025

Kesetiaan Tuhan untuk selama lamanya - Mazmur 117

Salam Kasih Kristus. 

Firman Allah untuk kita. 
Mazmur 117 : 1
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Mazmur 117 : 2
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Saudara saudari, dalam bacaan Mazmur yang terpendek ini dapat kita memahami bahwa Firman ini menyajikan pujian yang jelas untuk mengingatkan bangsa Israel bahwa kebaikan Tuhan atas mereka bukan semata-mata demi mereka. 
Ajakan pujian ini menggema ke seluruh dunia, dan memproklamasikan Allah Israel sebagai Allah atas bangsa-bangsa, maka patutlah semua bangsa harus memuji dan menyembah Allah Israel.

Mazmur 117 ini menggemakan kembali panggilan Israel untuk menjadi berkat di tengah bangsa-bangsa yang belum mengenal apalagi menyembah Tuhan. Keluaran 19:4-6 dengan jelas memaparkan tujuan Allah menyelamatkan Israel keluar dari perbudakan Mesir, yaitu untuk menjadikan mereka menjadi bangsa khusus milik Allah di tengah-tengah bangsa-bangsa lain. Kasih setia Allah atas mereka (Mzm. 117:2) adalah untuk dibagikan kepada bangsa-bangsa lain. Israel dipanggil untuk menjadi kerajaan imamat dan bangsa yang kudus. Sebagai kerajaan imamat, mereka berfungsi memperkenalkan bangsa-bangsa kafir kepada Allah sejati, pencipta langit dan bumi, yaitu Tuhan Israel. Dengan demikian semua bangsa berkesempatan menyembah Allah Israel.

Sebagai bangsa yang kudus, Israel dipanggil untuk menjadi model tentang umat yang hidup sesuai dengan kekudusan Allah. Dengan demikian bangsa-bangsa kafir beroleh contoh bagaimana hidup berkenan kepada Allah. 
Dan dalam, Mazmur 117 ini mengingatkan Israel akan bahaya sikap eksklusivisme, yaitu menganggap bahwa Allah Israel adalah Allah yang dikhususkan sebagai milik mereka sendiri. Sikap seperti itu adalah arogan, keumatan mereka seolah merupakan hak istimewa dan bukan panggilan untuk melayani bangsa lain.

Untuk apa Tuhan menyelamatkan kita dari perbudakan dan hukuman dosa?
Sesungguhnya bukan semata-mata agar kita menikmati segala kebaikan Allah untuk sekarang dan kelak di surga yang mulia. Tuhan menyelamatkan kita agar kita memberi kesaksian tentang Dia kepada semua orang, dan juga menjadi contoh bagaimana seharusnya manusia hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Oleh karena itu, marilah tetap hidung berpegang dan bergantung penuh kepada Allah dan menjadi teladan iman bagi sesama. 


Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Jamita Minggu I Setelah Epiphanias 2026 MATIUS 3: 13 - 17

  EVANGELIUM DI MINGGU I DUNG EPIPHANIAS  (MINGGU HAPAPATAR) 11 JANUARI 2026   EV :  MATIUS 3: 13 - 17                 Sinurathon ni : Pdt....

what about theologi luther ?