Shalom....
Firman Allah untuk kita.
Mazmur 138:1
Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Mazmur 138:2
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Mazmur 138:3
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Mazmur 138:4
Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;
Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;
Mazmur 138:5
mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.
mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.
Mazmur 138:6
TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh.
TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh.
Mazmur 138:7
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
Mazmur 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
Saudara saudari, dalam bacaan firman untuk kita saat ini, Daud mengundang kita untuk memfokuskan pikiran kita kepada Allah, khususnya mengenai nama dan firman-Nya. Nama-Nya dan firman-Nya melebihi segala sesuatu, sehingga semua yang ada di bumi akan menyanyi bagi Tuhan. Nama-Nya sungguh besar dan berkuasa, firman-Nya teguh dan kekal. Bila kita memfokuskan pikiran kepada-Nya, maka kita akan belajar percaya akan kasih dan kesetiaan-Nya.
Pemazmur membuka nyanyian ini dengan kalimat radikal: "Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu." (ay. 1).
Saudara saudari, kita harus menyadari dan mengetahui bahwa pada zaman Daud, "para allah" merujuk pada berhala bangsa-bangsa pagan atau para penguasa duniawi. Dan di zaman modern pada saat ini "para allah" ini menjelma dan merujuk kepada kekayaan, kesehatan, reputasi, dan kekuatan moral kita sendiri yang membuat kita memfokuskan kita dengan hal hal ini dan menomorduakan Tuhan.
Dengan demikian, lewat Firman Tuhan hari ini kita di ingatkan kembali bagaimanakah dan dimanakah hati berada saat ini. Ketika badai hidup datang, ke mana kita pertama kali mencari pertolongan?
Sering kali kita berlari kepada berhala modern kita atau mengandalkan kesalehan diri sendiri. Dalam pengajaran teologi Lutheran kita di ingatkan dan di ajarkan bahwa mengandalkan diri sendiri adalah berhala dunia yang hanya akan membawa kita pada keputusasaan. Kita adalah orang berdosa karena meragukan Allah saat berada di dalam "kesesakan" (ay. 7). Di dalam kesesakan kita, sesungguhnya kita membutuhkan intervensi yang datang dari luar diri kita yaitu pertolongan dari Allah. Meskipun menghadapi kesesakan dan serangan (ay. 7), kita sebagai orang yang telah dibenarkan "Simul iustus et peccator" harus tetap berada dalam perlindungan yang sejati. Allah tidak pernah meninggalkan kita, bahkan Ia selalu hadir di dalam hidup kita, Kehadiran Allah yang nyata dapat kita nikmati melalui Alat-alat anugerahNya (Means of Grace) lewat Baptisan, Absolusi, dan Sakramen Altar yang memelihara dan menguatkan iman kita serta membuat kita berada di dalam kasih sayangNya.
Oleh karena itu, Lewat firman hari ini, marilah kita juga meneladani Daud. Sebab Daud selalu memuji kasih dan kesetiaan Tuhan, di mana janji Allah melampaui segalanya (2). Marilah kita juga belajar bahwa orang percaya tidak perlu sempit hati pada waktu mengalami kesempitan hidup, demikian juga dengan Gereja Tuhan. Tetaplah memuji Allah, dan bersyukurlah atas kesetiaan-Nya, serta ingatlah bahwa segala kejadian yang datang dan terjadi dalam hidup kita berada di bawah sorotan kuasa dan pengetahuan Allah. Bersandarlah kepada Tuhan, dan yakinlah bahwa Tuhan akan mengubah kesempitan menjadi kesempatan bagi kita untuk menyelami kasih dan kuasa-Nya secara baru.
Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. amin 😊