Kiranya Damai Sejahtera Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara kamu sekalian.... Amin
Rabu, 15 Oktober 2025
Hidup dalam Kebenaran - 1 Petrus 2
Pertobatan mendatangkan Kehidupan - Yoel 1 :1 - 19
Daniel dan singa
Daniel dan Singa
Daniel menjalani hidup yang panjang dan luar biasa. Semasa mudanya, ia diasingkan oleh orang Babilonia. Karena menunjukkan keterampilan kepemimpinan yang luar biasa, Raja Nebukadnezar mengangkatnya ke istana. Ia menjalani hidup yang panjang dalam pelayanannya kepada Babilonia, hingga Persia menaklukkan kekaisaran tersebut. Ia terus melayani orang-orang Persia.
Daniel adalah seorang pejabat terhormat dan menjadi korban politik di jajaran atas Kekaisaran Persia. Musuh-musuhnya berhasil mengesahkan hukum yang tidak dapat dipatuhi Daniel. (Daniel 6) Hukum tersebut mewajibkan tidak seorang pun berdoa kepada allah lain selain raja selama tiga puluh hari. Meskipun mengetahui hukum tersebut, Daniel tetap melanjutkan kebiasaannya berdoa tiga kali sehari, menghadap Yerusalem, mengucap syukur kepada Tuhan. Musuh-musuhnya menyerahkan dia kepada Raja Darius, yang meskipun ia adalah sahabat Daniel dan tidak ingin menghukumnya, maka ia memerintahkan agar Daniel dilemparkan ke singa.
Karena tak tercela, Daniel tidak menanggapi banyak politisi pada zamannya dan mereka yang berkuasa hingga saat ini. Ia tidak membalas, tetapi membiarkan kepolosannya berbicara. Setelah dilemparkan ke singa, Tuhan menghadiahi kepercayaan dan kesetiaan Daniel dengan mengirimkan malaikat untuk melindungi hamba-Nya. Ketika raja melihat Daniel masih hidup, ia memulihkan Daniel dan memerintahkan musuh-musuhnya dilemparkan ke singa.
Daniel telah menjadi teladan bagi pelayanan sipil Kristen. Teladan imannya dipuji oleh penulis kitab Ibrani, bersama teman-temannya, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego . Ia menunjukkan kepada kita cara mengasihi Tuhan dan melayani bangsa kita.
Ester dan Mordekhai
Kisah Nehemia sang pembangun Tembok
Nabi di tugaskan untuk memberitakan Mesias
MALEAKHI SEBAGAI NABI TERAKHIR
Setelah bangsa Yehuda kembali dari pembuangan di Babel. Melalui penguasa Persia, Koresh, mereka telah menetap kembali di tanah perjanjian. Mereka membangun kembali Bait Suci, meskipun tidak semegah Bait Suci Sulaiman. Mereka membangun kembali tembok Yerusalem dan beserta pemulihan kehidupan mereka. Kemudian, bangsa itu merasa terlupakan dan terisolasi, menjadi provinsi kecil dari kekaisaran asing yang luas dan mendunia. Kemudian Allah mengutus nabi Maleakhi. Namanya berarti Utusan, Malaikat.
Maleakhi sebagai nabi utusan Allah berjuang dengan kuasa tuntunan Allah untuk meyakinkan Yehuda akan kasih Allah, menyerukan agar mereka bertobat, dan terutama kepada para imam. Kemudian Ia mengangkat pandangan mereka untuk menatap masa depan. Sebab Allah akan mengutus Maleakhi yang lain seorang utusan - Elia, untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Ia akan mengarahkan hati mereka satu sama lain, sehingga Tuhan tidak perlu membinasakan mereka sepenuhnya. Dengan demikian, suara para nabi pun terdiam. Setidaknya butuh empat ratus tahun sebelum Tuhan akan berbicara lagi melalui seorang nabi. Seluruh umat tidak akan melupakan masa ini. Sebab mereka akan mengumpulkan semua nubuat dan gambaran tentang Mesias dan utusannya. Mereka datang untuk menantikan kerajaan duniawi dan hari Tuhan. Namun, mereka melewatkan kedatangan para Nabi_Putra Lewi dan Daud_Zakharia kedua dan putranya, nabi terakhir dan terbesar.
theologi Lutheran
Dimanakah Bait Allah itu ? - Renungan harian GKLI
Shslom.... Firman Allah untuk kita. Mazmur 11:4 TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya men...
what about theologi luther ?
-
Markus 6 : 14 - 29 Thema : BARANI MA HITA MANGHATINDANGKON NA NASINTONG Patujolo : Jamita minggu VII dung Trinitatis di...
-
PROLOG DAN LITURGI NATAL Liturgi I (Puji Pujian) Prolog : Puji pujian bagi Allah y a ng telah menciptakan Lang...
-
Pengertian Liturgi di Gereja Lutheran GKLI Sebagai Gereja Lutheran memahami bahwa : Ibadah adalah Pesta Al...