Shalom...
Firman Allah untuk kita.
2 Tesalonika 2 : 3-4
(3) Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, (4) yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
Saudara saudari, jikalau kita belajar tentang latar belakang kisah ini, sesungguhnya Jemaat di Tesalonika sedang dilanda kebingungan dan kegelisahan. Ada penyesat yang meniupkan kabar angin bahwa "Hari Tuhan" atau kedatangan Kristus yang kedua kali sudah tiba. Akibatnya, sebagian jemaat menjadi panik, berhenti bekerja, dan kehilangan fokus pada iman mereka.
Melalui Rasul Paulus, Roh Kudus memberikan peringatan keras yang mengguncang sekaligus menghibur kita hari ini. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa sebelum fajar kemenangan kekal itu tiba, sejarah dunia akan melewati masa-masa kegelapan rohani yang hebat. Kita diajar untuk tidak terkejut, tidak terseret, melainkan berdiri teguh di atas satu-satunya fondasi yang kokoh yaitu Kristus yang disalibkan dan bangkit bagi kita.
Oleh karena itu, jika ada ada ajaran yang berpusat pada kehebatan manusia, pencapaian moral kita, atau kepintaran kita untuk menyelamatkan diri sendiri, maka di sanalah rahasia kedurhakaan itu bekerja. Dan jikalau mimbar dalam gereja juga tidak lagi memberitakan Kristus yang disalibkan sebagai satu-satunya jalan keselamatan, melainkan mengagungkan otoritas manusia, nubuat-nubuat palsu, atau kepuasan duniawi, maka gereja sedang membuka pintu bagi kemurtadan.
Sebagai umat tebusan Allah, berhati hatilah dan kembalilah kepada jalan yang benar.
Sebab Injil menyatakan bahwa keselamatan kita tidak bergantung pada seberapa kacau dan menakutkannya dunia ini. Keselamatan kita dijamin oleh Dia yang telah duduk di takhta sejati. Manusia manusia durhaka akan mencoba duduk di Bait Allah untuk menyamakan diri dengan Allah, pada akhirnya semua itu akan sia sia dan menjadi kutuk oleh karena ketidak percayaan. Percayalah dengan sungguh-sungguh bahwa Yesus Kristus adalah Allah sejati, yang mengosongkan diri-Nya, turun ke dunia, bukan untuk dilayani melainkan untuk disalibkan demi menebus dosa-dosa kita.
Di atas kayu salib, Yesus mengalami "kebinasaan" yang seharusnya menjadi milik kita, agar kita yang percaya kepada-Nya memperoleh kehidupan kekal. Kuasa dosa, maut, dan iblis telah dipatahkan di Kalvari.
Oleh karena itu, marilah berpegang Teguh pada Firman dan Sakramen. Jangan biarkan dirimu diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran. Berdirilah teguh pada ajaran Alkitab. Datanglah ke altar Tuhan untuk menerima tubuh dan darah Kristus yang menguatkan dan meneguhkan iman kita ditengah pencobaan. Selagi Tuhan masih memberi kesempatan dan nafas hidup, Janganlah mengejar kekristenan yang hanya menawarkan kenyamanan duniawi atau meninggikan ego manusia. Tetapi, setialah memandang salib Kristus, di mana kekuatan Allah dinyatakan dalam kelemahan, dan kemenangan dinyatakan dalam penderitaan. Dan tetaplah setia menjalankan panggilan hidup kita sehari-hari untuk bekerja dengan bertanggungjawab, mengasihi sesama, dan bersaksi dengan keyakinan penuh bahwa masa depan kita aman di dalam tangan Tuhan.
Kiranya kasih setia Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus memelihara dan menolong kita semua. Amin 🙏🏻