Sabtu, 17 Oktober 2026

Khotbah minggu XX Setelah Trinitatis - Poin poin Khotbah Matius 22 : 15 - 22

                     Evangelium : MATIUS 22 : 15 – 22

                    Thema : HIDUPLAH SEBAGAI MILIK ALLAH DI TENGAH DUNIA

1)      Jangan menjadi orang munafik

J       Orang orang Farisi adalah orang orang munafik, yang terus menerus mencari kesalahan atas Yesus untuk dapat di tangkap, dan di lain sisi mereka juga adalah kelompok yang membenci penjajahan romawi, bahkan mereka juga adalah orang yang selalu bermusuhan dengan orang orang Herodian.

J       Orang Herodian adalah kelompok atau partai politik dari Yahudi pada zaman Yesus, dan mereka adalah pengikut setia dan pendukung dinasti atau raja herodes (pedukung roma).

J       Mereka datang dengan pujian palsu, (16) apakah diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar atau tidak ?

 

Catatan : Jika Yesus menjawab Iya – orang orang Farisi akan menghasut seluruh rakyat untuk mengatakan bahwa Yesus adalah seorang penghianat bangsa Yahudi dan pendukung berhala Romawi.

Jika Yesus menjawab Tidak – orang orang Herodian akan langsung melaporkanNya ke gubernur romawi atas tuduhan pemberontakan politik.

J       Yesus maha tahu – Ia mengetahui hati setiap manusia, sehingga Yesus meminta sebuah koin Dinar dan bertanya : gambar dan tulisan siapakah ini ?

“berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan, dan berikanlah kepada Allah apa yang wajib kamu berikan” 21. 

“Teologi Dua Kerajaan” Allah memerintah dunia ini melalui dua cara yang berbeda (kerajaan dunia – tangan kiri) dan kerajaan rohani (tangan kanan).

J       Karena itu, sebagai orang percaya marilah kita jangan hidup munafik, hendaklah kita patuh kepada pemerintah dengan tidak menjadi pemberontak, melainkan patuhlah selama tidak menuntun kepada dosa, dengan demikian kita telah ikut juga menunjukkan ketaatan kita kepada Allah yang telah menetapkan otoritas tersebut (Rom.13)

 

2)      Hendaklah kita tetap setia kepada Allah dan bertanggung jawablah pada dunia

J       Jika koin dinar itu milik kaisar karena membawa gambar wajah kaisar, lalu apakah yang membawa wajah Allah ?

Dalam kej.1:26-27 “manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah-imagodei)

Itu artinya bahwa : diri, jiwa dan hati serta seluruhnya adalah milik Allah. Jika kaisar atau pemerintah meminta kewajiban atas koin logam atau hal lain itu juga demi kesejahteraan kita. Demikianlah Allah juga meminta seluruh hidup kita, kesetiaan yang mutlak dan hati kita untukNya. Namun adakah yang dapat melakukannya dengan benar ? “TIDAK”

Gambar Allah dalam diri kita telah rusak oleh karena DOSA. Dan Hukum taurat menyatakan bahwa kita tidak sempurna untuk memberi kepada Allah atas apa yang sepenuhnya menjadi milik Allah secara sempurna.

J       Ketika kita tidak dapat dengan sempurna memberikannya kepada Allah, Justru Allah memberikannya dengan sempurna kepada kita. Ia memberikan Yesus kepada kita (Kolose 1:15-16) sehingga Kristus menjadi kesempurnaan kita, dan Allah tidak lagi memandang kesempurnaan atas perbuatan perbuatan kita, melainkan kesempurnaan oleh Kristus Yesus dalam Iman.


J       Bagaimana hidup yang sempurna dalam Iman ?

      Dengan cara tetap setia kepada Allah dan bertanggung jawab kepada dunia/pemerintah.

Tidak ada komentar:

theologi Lutheran

Khotbah minggu XX Setelah Trinitatis - Poin poin Khotbah Matius 22 : 15 - 22

                           Evangelium : MATIUS 22 : 15 – 22                          Thema : HIDUPLAH SEBAGAI MILIK ALLAH DI TENGAH DUNIA ...

what about theologi luther ?